Forum Pencinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. Lovers and Conservation Forum Traditional Silat Indonesia.
[ in English ] [ in English ]Jun 11th, 2008 | By admin | Category: Featured Articles Visited 5328 times, 8 today [ in English ] June 11th, 2008 | By admin | Category: Featured Articles Visited 5328 times, 8 today [ in English ]
Lahir dari Sebuah Keprihatinan Birth of A Concern

Mungkin nama Forum Pencinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia masih sedikit asing di telinga Anda. Perhaps the name Lovers Forum and Conservation of Traditional Silat Indonesia is still a bit foreign to your ears. Tapi kiprahnya dalam upaya melestarikan silat tradisional Indonesia patut diacungi jempol. But its action in an effort to preserve traditional arts Indonesia admirable.
Berkat Forum pula jago-jago bela diri dari perguruan silat Cikalong Pancer Bumi dan Aikido aliran Aiki bisa bertemu muka dalam suasana akrab di Gedung Hydro, Jakarta Timur, beberapa waktu silam. Thanks to the Forum is also good champion martial-arts college of Cikalong Pancer Bumi and Aikido Aiki flow can meet face to face in a familiar atmosphere in the Hydro Building, East Jakarta, some time ago.
Kami memiliki cita-cita agar silat tradisional diminati dan dicintai generasi muda, kata koordinator Forum, Eko Hadi. We have aspirations to be a traditional martial art popular and loved young people, said the coordinator of the Forum, Eko Hadi. Salah satunya, ya, melalui acara diskusi seperti ini, Iwan Setiawan, moderator acara, menimpali. One of them, yes, through a discussion like this, Iwan Setiawan, the show's moderator, said.
Diceritakan Eko, forum ini lahir dari kegelisahan beberapa anak muda yang melihat fenomena perguruan silat tradisional mulai terpinggirkan. Eko told, this forum was born from the anxiety some young people who see the phenomenon of traditional arts college began marginalized. Banyak yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya. Many have struggled to maintain its existence.
Kegelisahan itu biasanya mereka tuangkan dalam mailing list (milis) [email protected] Anxiety that they usually pour in the mailing list (mailing list) [email protected] , yang sekarang telah berubah menjadi [email protected] , Which has now been changed to [email protected] Kami mulai menyadari adanya keprihatinan bersama ini, kata Yanweka, salah seorang pendiri milis. We began to realize the existence of common concern, said Yanweka, cofounder of the mailing list.
Yanweka, bersama Eric Bovelender (wasit di Persekutuan Silat Antarbangsa), Luri Darmawan (pemilik host kioss.com), dan beberapa rekan lainnya lantas mendirikan situs silatindonesia.com sebagai sarana promosi silat di dunia maya. Yanweka, along with Eric Bovelender (referee in Silat fellowship between nations), instinct Darmawan (owner kioss.com host), and several other colleagues and then establish the site as a means of promotion silatindonesia.com arts in cyberspace.
Kami membuatnya karena sulit mencari informasi tentang silat Indonesia di Internet, kata Yanweka. We make it as difficult to find information about Indonesian arts on the Internet, said Yanweka. Informasi silat justru ditemukan dari situs-situs asing dan situs perguruan tertentu. Information silat it is found of foreign sites and site specific colleges.
Diskusi hangat di dunia maya lalu berlanjut pada pertemuan-pertemuan sesungguhnya. Heated discussions in the virtual world and then continue on the actual meetings. Dari pertemuan itu, lahirlah kesepakatan membentuk organisasi informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi mana pun yang menjadi wadah silaturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan silat tradisi. From that meeting, agreement was born form the informal organization is not affiliated with any organization that becomes the gathering of people who empathize with the development of martial arts traditions.

Bertempat di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jakarta Timur, pada 10 Juni 2006, Forum Pencinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia berdiri. Housed in Padepokan Pencak Silat Indonesia, East Jakarta, on June 10, 2006, lovers and Conservation Forum Traditional Silat Indonesia stands. Eko Hadi dan Ery Nugroho ditunjuk sebagai koordinator. Eko Hadi Nugroho and Ery was appointed as coordinator.
Acara pendirian itu dihadiri oleh sekitar 25 orang, termasuk Oong Maryono (Persekutuan Silat Antarbangsa), Suhartono (pelatih tim nasional Vietnam), H Aziz Asy'arie (guru Cikalong), Edward Lebe (guru silat Minang). The event was attended by the establishment of about 25 people, including Oong Maryono (Silat fellowship between nations), Suhartono (Vietnam national team coach), H Aziz Asy'arie (Cikalong teacher), Edward Lebe (Minang martial arts teacher).
Sejak itu, berbagai program digulirkan, antara lain, pemetaan dan dokumentasi beberapa perguruan silat tradisi yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi melalui situs silatindonesia.com dan Koran Tempo serta promosi dan pengenalan silat tradisional kepada generasi muda melalui seminar ataupun diskusi. Since then, various programs introduced, among other things, mapping and documentation of some traditional martial arts school in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Jakarta through the site silatindonesia.com and Koran Tempo and the introduction and promotion of traditional arts to young people through seminars or discussion.
Kami juga sedang dalam tahap melegalisasi forum melalui bentuk badan hukum, kata Eko. We also are in the process to legalize the forum through a form of legal entity, said Eko.
Selain itu, Forum juga memfasilitasi latihan di padepokan silat, yakni Cingkrik Goning (Sabtu pagi), Cikalong (Sabtu siang), dan Aliran Sabeni (Sabtu sore), serta Paseban Lama (Sabtu malam di Kalimulya, Depok). In addition, the Forum also facilitates training in martial arts hero's mansion, which Cingkrik Goning (Saturday morning), Cikalong (Saturday afternoon), and flow Sabeni (Saturday afternoon), and Paseban Lama (Saturday night at Kalimulya, Depok). ( silatindonesia.com) (Silatindonesia.com)
Penulis : AMAL IHSAN Author: AMAL IHSAN
koran TEMPO – Edisi Sabtu, 17 Februari 2007 TEMPO newspaper - Edition Saturday, February 17, 2007







[...] Untuk mengetahui lebih banyak tentang Silat Indonesia dan FP2STI [...] To learn more about Indonesian Silat and FP2STI