Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa. Pencak Silat NU Nusa Fence.
[ in English ] [ in Bahasa ]Jun 10th, 2008 | By admin | Category: Aliran Silat Visited 17753 times, 1 today [ in English ] June 10th, 2008 | By admin | Category: Flow Silat Visited 17,753 times, 1 today [ in Bahasa ]
Di tengah-tengah kerumunan ratusan pendekar berbaju, celana, dan kopyah atau julbab hitam kelam itu penulis menemukan semangat menggebu-gebu untuk memperbaiki kondisi Nusantara yang telah dikacaukan oleh ”para pendekar berwatak jahat.” IPS-NU Pagar Nusa mengadakan Kongres di Pesantren Ciganjur Jakarta asuhan KH. In the midst of a crowd of hundreds of warriors shirt, pants, and black julbab kopyah or dark, the authors find the passionate zeal to improve the condition of the archipelago that have been disrupted by "the evil warrior character." IPS-NU Fence Nusa Congress held in Jakarta Islamic School Ciganjur KH care. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jum'at-Ahad (23-25 September 2005) lalu. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Friday-Sunday (23 to 25 September 2005) ago.
Menjelang pelaksanaan kongres saya sempat berbincang dengan Ketua Umum IPS-NU Pagar Nusa yang selanjutnya terpilih kembali. Towards the implementation of the congress I had talked with the Chairman of the IPS-NU Fence Nusa hereinafter re-elected. Dialah Prof. He was the Professor. DR. DR. KH. KH. Suharbillah. Suharbillah. Perbincagan berlangsung akrab dan sama sekali tanpa rasa takut meski saat itu penulis berhadapan dengan seorang pimpinan pendekar yang brewokan dan bertubuh besar kekar. Perbincagan place familiar and utterly without fear even though it was the author dealing with a leader and warrior who brewokan big muscular. Salah satu ucapan Kiai Suharbillah yang penting begini: One of the important speech Suharbillah Kiai like this:
”Saya sempat mendapatkan telepon dari oknum yang mengatasnamakan pengurus wilayah Pagar Nusa. "I once got a call from the person on behalf of the management area of Nusa Fence. Dia mengaku menawarkan wilayahnya untuk memilih saya sebagai Ketua Umum Pagar Nusa Periode 2005-2010. He claims to offer its territory for choosing me as the Chairman of the fence Nusa Period 2005-2010. Namun dia bertanya kompensasi apa yang hendak saya berikan kepada wilayah itu. But he asked what compensation would I give to the region. Saya balik bertanya, apakah Pagar Nusa sekarang sudah seperti itu?!” I asked, whether Fences Nusa now like that? "
Ya. Yes. Memang dalam banyak hal paguyuban (jamaah) yang empunya kejelasan kekuatan ”fisik” dan massa menjadi bahan-bakar utama untuk menjadi alat politik, dan dengan begitu para pentolannya tergolong orang yang berpunya. Indeed, in many instances community (pilgrims) that the owner of the clarity of the power of "physical" and the masses become the primary fuel to become a political tool, and so the pentolannya are someone who haves. Namun Pagar Nusa tidak termasuk dalam bahagian itu. However Nusa Fences are not included in that portion.
” Saya sempat menawarkan kepada para pengurus Pagar Nusa, apakah kongres ini model Ansor atau model NU. "I had offers to its board fence Nusa, whether this congress Ansor model or models NU. Kalau model Ansor para anggotanya di kasih sangu. If the model Ansor its members in love sangu. Namun kalau model NU malah dimintai urunan. But if even asked for the NU model urunan. Ternyata warga Pagar Nusa Lebih memilih model NU ,” kata Kiai Suharbillah. Apparently residents Fence Nusa Prefer NU model, "said Kiai Suharbillah. Dua idealtipe barusan seharusnya tidak ada, namun kadang menjadi problem ideologis yang pertama-tama harus diperbincangkan secara intern, diselesaikan sampai tuntas. Two idealtipe just should not exist, but sometimes became an ideological problem should first be discussed internally, resolved to complete.
Para pengurus cabang IPS-NU Pagar Nusa berangkat ke Jakarta dari daerahnya masing-masing, Jawa dan luar Jawa, dengan biaya sendiri. IPS-branch officials Fence Nusa NU went to Jakarta from their respective regions, Java and other islands, at their own expense. Sedari awal Kiai Suharbillah berpesan, ”Kami pengurus pusat tidak menyediakan tiket. Kiai Suharbillah advised from the outset, "We do not provide tickets central board. Tiketnya nanti di surga dan insyallah lebih mahal harganya.” Itupun para pengurus Pagar Nusa yang hadir dimintai iuran 100 sampai 300 ribu-an percabang; jumlah yang lumayan besar untuk kebanyakan warga Pagar Nusa. Ticket later in heaven and insyallah more expensive. "Fences Nusa IBHS officials in attendance asked for 100 to 300 thousand dues-an percabang; a fairly large amount for most people Fences Nusa.
Budaya Bangsa Cultural Nation
Jika Jam'iyyah Nahdlatul Ulama dan kalangan pesantren mengaku sebagai penjaga tradisi, maka Pagar Nusalah anak NU yang paling cinta dengan budayanya. If the Jam `iyya NU pesantren and pose as guardians of tradition, then the fence Nusalah NU most children love the culture. Misalnya saja, jurus-jurus yang ada dalam Pagar Nusa tidak harus satu barisan namun disesuaikan dengan trend pencak di daerah masing-masing dan dinamai dengan nama daerahnya. For example, the existing moves in Nusa Fences should not be a single line, but adapted to the trend of martial in their respective regions and named after the area. Ada jurus Cimande, Kediri, Pasuruan, dan daerah lainnya. There are moments Cimande, Kadiri, Pasuruan, and other areas. Pagar Nusa tidak terlalu gemar mengimpor jurus-jurus silat dari Asing apalagi sampai menamai jurus silatnya dengan istilah asing yang apalagi ngetrend. Nusa fence is not too fond of martial arts moves to import from foreign let alone to name the moment silatnya with foreign terms are much less ngetrend.
”Sama dengan pesantren yang dulu-dulu itu. "Just a pesantren had known it. Namanya selalu identik dengan nama daerahnya. His name is always synonymous with the name of the area. Ada Pesantren Lirboyo, Tebuireng, Langitan, dan seterusnya. There Pesantren Lirboyo, Tebuireng, Langitan, and so on. Inilah pesantren yang asli, bukan pesantren yang belakangan dinamai dengan memakai nama dari bahasa Arab,” kata Kiai Suharbillah. This is the original boarding schools, boarding schools rather than the latter named by taking the name from the Arabic, "said Kiai Suharbillah.
Tema yang diusung dalam kongres Pagar Nusa kali ini adalah ”Berjuang Menegakkan Moralitas dan Budaya Bangsa.” Pagar Nusa bertekat mengisi ruangnya sendiri sekalipun ruangnya yang lama dan klasik dan tak harus sama dengan yang lain. The theme of the congress Fence Nusa this time is "Fighting Enforcing Morality and Culture Nation." Fences Nusa determined to fill the space itself, in a space of the old and classic and not necessarily the same as the others. ”Kami akan menngalakkan gerakan ekonomi di seluruh basis NU dengan cara mengampanyekan kembali semboyan cinta terhadap produk sendiri, terutama produk dari warga Nahdliyyin, dan agar kembali ke model perekonomian lama yang merakyat yakni model koprasi,” kata Kiai Suharbillah. "We will menngalakkan movement across the economy base by campaigning for re-NU motto of love for its own products, especially products from Nahdliyyin citizens, and to return to the old economic model that is a popular model koprasi," said Kiai Suharbillah.
Para pendekar IPS-NU Pagar Nusa tidak hendak ambisius ingin menyelesaikan problem Nusantara yang semakin edan ini secara cepat dan revolusioner, namun secara pasti mengambil perannya sendiri. The IPS-NU swordsman fences Nusa not going to solve the problem ambitious archipelago that is quickly getting crazy and revolutionary, but definitely take her own role. ”Dalam soal kenaikan BBM kami tidak ingin memihak sana-sini. "In the matter of fuel price rise we do not want to take sides here and there. Kami hanya bertugas agar konflik yang terjadi akibat kenaikan BBM tidak semakin parah,” kata Kiai Suharbillah. We only charge for the conflict that occurs due to the increase in fuel is not getting worse, "said Kiai Suharbillah. Semoga bisa. Hope can.
(a khoirul anam) (A khoirul anam)
APA ITU PAGAR NUSA ? NUSA PAGAR WHAT IS?
Nama lengkap organisasi ini adalah Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama' Pagar Nusa disingkat IPSNU Pagar Nusa. The full name of this organization is the Association of Pencak Silat NU 'Fence Fence IPSNU Nusa Nusa abbreviated. Sedangkan Pagar Nusa sendiri merupakan akronim dari Pagar NU dan Bangsa. While Nusa Fences Fences is an acronym of the NU and the Nation.
IPSNU Pagar Nusa adalah satu – satunya wadah yang sah bagi organisasi pancak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama' berdasarkan keputusan Muktamar. Fences IPSNU Nusa is one - the only legitimate forum for organizations in the arts pancak NU environment 'based on Congress's decision.
Organisasi ini berstatus lembaga milik Nahdlatul Ulama' yang penyelenggaraan dan pertanggungjawabannya sama sebagaimana lembaga – lembaga NU lainnya. This organization's status NU institutions' are the same as the implementation and accountable institutions - institutions other NU.
Status resmi kelembagaan inilah yang menjadikan Pagar Nusa wajib dilestarikan dan dikembangkan oleh seluruh warga NU dengan mengecualikan pencak silat atau beladiri lainnya. Institutional official status is what makes Nusa Fences shall be preserved and developed by all the citizens of NU to the exclusion of other martial arts or martial arts.
Segala kegiatan yang berhubungan dengan pencak silat dan beladiri dengan segenap aspeknya dari fisik sampai mental, dari pendidikan sampai sistem pengamanan dan lain – lain merupakan bidang garapan bagi lembaga ini. All activities associated with the martial arts and martial arts with all its aspects from the physical to the mental, from education to security systems and others - the other is an arable field for this institution.
VISI DAN MISI VISION AND MISSION
Pagar Nusa ber-Aqidah ala Ahlussunnah wal Jama'ah dengan asas organisasi Pancasila. Nusa fence style air-Aqeedah Ahlussunnah wal Jama'ah with the principle of Pancasila organization. Pagar Nusa mengusahakan : Fences Nusa seek:
Berlakunya Ajaran Islam berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah di tengah-tengah kehidupan negar kesatuan Repubil Indonesia yang ber-Pancasila. Applicability of Islamic teachings Ahlussunnah wing wal Jama'ah in the midst of the unity of States that had Repubil Indonesia Pancasila.
Pelestarian, pembinaan, dan pengembangan pencak silat baik seni, beladiri, mental spiritual, maupun olahraga / kesehatan khususnya di lingkungan NU maupun di lingkungan warga bangsa lain pada umumnya. Preservation, enhancement, and development of both art martial arts, martial arts, mental, spiritual, and sports / health environment especially in the NU group and in the other nation's citizens in general.
ANGGOTA MEMBER
Keanggotaan diatur dalam Peraturan Dasar dengan kriteria mudah yaitu warga Nahdlatul Ulama' : Membership Basic Regulation to the criteria that is easy NU residents':
Mulai kanak – kanak sampai sesepuh ( batasan usia ) Start a child - child to elder (age limit)
Dari yang belum mengenal pencak silat sampai yang mahir ( batasan kemampuan ) From who do not know martial arts to the advanced (capacity constraints)
Sistem penjenjangan anggota dll, disesuaikan dengan kemampuan, usia, dan kebutuhan Members of the hierarchy system, etc., adapted to the abilities, ages, and needs
MATERI PENCAK SILAT MATERIALS PENCAK SILAT
Materi Pencak Silat Pagar Nusa Bakudi susun oleh tim yang terdiri dari dewan dan sumber lain dari berbagai aliran asli dari seluruh Indonesia seperti Cimande , Cikaret, Cikampek, Cikalong , Minang, Mandar, Mataram, dll. Matter Pencak Silat Fence Nusa Bakudi stacking by a team consisting of the council and other sources from various native streams from all over Indonesia as Cimande , Cikaret, Cikampek, Cikalong , Minang, Mandar, Mataram, etc.. secara sistematis dengan metode modern. systematically with modern methods.
Penyusunan jurus baku, baik fisik maupun non fisik dilakukan secara bertahap, memakan waktu bertahun – tahun dan sampai kini masih dilakukan penggalian – penggalian untuk paket selanjutnya. Preparation of the raw moments, both physical and non physical done in stages, takes years - years and until now still do excavation - digging for the next package.
Materi baku telah dilengkapi Buku Panduan bergambar, Kaset, dan VCD, dapat dibeli di bagian perlengkapan pusat. Raw materials have been furnished pictorial Guidebook, Cassette, and VCDs, equipment can be purchased at the center.
FISIK BAKU PHYSICAL STANDARDS
Gerak Dasar Basic Motion
Paket Kanak – kanak ( setingkat TK ) Infant Package - children (kindergarten level)
Paket IA & B ( setingkat SD ) Package IA & B (elementary level)
Paket II A & B ( setingkat SMP ) Package II A & B (junior high)
Paket III A & B ( setingkat SMU ) Package III A & B (high school)
Paket Beladiri ( setingkat perguruan tinggi ) Martial Arts Package (college level)
Pencapaian jurus fisik baku menjadi tolak ukur tingkatan sebagai jenjang latihan. Achievement of raw physical stance become a benchmark level as the level of exercise. Warna Dasar Badge pada sabuk tingkatan menyesuaikan dengan penjenjangan tersebut. Basic Color Badge on your belt to adjust the level of the hierarchy.
Pendalaman = Seni Festival, Lomba, dll. INSIGHT = Art Festival, Competition, etc..
= Beladiri Terapan, Keamanan, dll. = Martial Arts Applied, Security, etc..
= Olahraga Pertandingan, Senam Massal, dll. = Sports Match, Mass Gymnastics, etc..
= Kesehatan Pijat, Pernafasan, Obat, dll. = Health Massage, Breathing, medicine, etc..
= Dan Lain – Lain. = And Others - Other.
NON FISIK BAKU NON-STANDARD PHYSICAL
Ijazah Diploma
Jurus Asma'ul Husna Kick-Husna Beautiful Names
Jurus Taqorrub Kick Taqorrub
Pendalaman = Pengisian Badan Langsung / Instan INSIGHT = Charging Agency Direct / Instant
Pengisian Bertahap Sesuai Jurus Match Kick-Staged Filling
Pengisian Barang Charging Goods
Pengobatan Non Fisik Treatment of Non-Physical
Atraksi Attraction
Do'a Ruling
dll. etc..
MANFAAT BENEFITS
Bergabung dengan Pagar Nusa bermanfaat, baik sosio kultural, edukatif maupun personal. Joining the Fence Nusa beneficial, both socio-cultural, educational or personal.
PERANGKAT LPS NU PAGAR NUSA THE NU PAGAR LPS NUSA
Disamping Struktur kepengurusan, Pagar Nusa memiliki perangkat organisasi yang dibentuk hanya ditingkat pusat sbb : In addition to the management structure, Fences Nusa have a device organization formed only at the central as follows:
DEWAN BESAR GURU KHOS COUNCIL OF TEACHERS KHOS
Yaitu Ulama – Ulama Sepuh yang sangat mumpuni baik lahir maupun batin yang menjadi rujukan terakhir bagi keputusan – keputusan penting dan merupakan back up utama LPSNU Namely Ulema - Scholars Sepuh very capable both physically and mental to be the last reference to the decision - the decision is important and is the primary backup LPSNU
Dewan Besar Guru Khos antara lain : Grand Council of Teachers Khos among others:
KH. KH. ABDULLAH FAQIH KH. KH Abdullah Faqih. HABIB JAKFAR Habib Jakfar
KH. KH. ABDULLAH ABBAS KH. ABDULLAH ABBAS KH. MA FU'AD HASYIM FU'AD MA Hashim
KH. KH. HABIB LUTFI KH. Habib Lutfi KH. MUSLIMIN IMAM PURO Muslim IMAM Puro
KH. KH. SUFYAN KH. Sufyan KH. KHOTIB UMAR UMAR khotib
KH. KH. MASDUQI MAHFUDZ MASDUQI Mahfudz
DEWAN GURU KHOS BOARD OF TEACHER KHOS
Dewan ini terdiri dari Ulama – Ulama Sepuh yang sangat mumpuni baik lahir maupun batin yang menjadi sumber secara langsung dalam memberi masukan bagi kemajuan dan kesuksesan LPSNU Pagar Nusa. This council consists of the Ulema - Scholars Sepuh very capable both physically and mind is the source directly in the feed into the progress and success LPSNU Nusa Fence.
Dewan Guru Khos antara lain : Council of Teachers Khos among others:
KH. KH. R. R. KHOLIL AS'AD KH. As'ad Kholil KH. SYAIFUL ISLAM Syaiful ISLAM
KH. KH. AGUS HALIM KH. AGUS HALIM KH. SA'DAN MAFTUCH Sa'dan MAFTUCH
KH. KH. ALY MASHURI KH. Aly Mashuri KH. ROFI'I ROFI'I
KH. KH. ABDULLAH KH. ABDULLAH KH. SU'UD IBRAHIM Su'ud IBRAHIM
KH. KH. AGUS BUSTOMI KH. AGUS Bustomi KH. NURKHOLIS Nurkholis
DEWAN KHOS COUNCIL KHOS
Dewan ini merupakan motor penggerak dan dapur organisasi yang menggali, menggodok dan merumuskan segala hal yang berkaitan dengan pencak silat dan beladiri untuk kemudian disosialisasikan di tingkat kepengurusan dan operasional. This Council is the driving force and the kitchen organization that explores, brewing and formulating all matters pertaining to martial arts and martial arts for later socialized in the management and operational levels.
Dewan ini juga merupakan back up langsung jembatan penghubung antara orang – orang khusus ( khos ) dengan kepengurusansecara operasional. The Council is also a back up direct bridge between people - special people (khos) with kepengurusansecara operational.
Dewan Khos antara lain : Khos Council include:
PROF. PROF. DR. DR. H. H. SUHAR BILLAH, SH.MBA KH. Suhar Billah, SH.MBA KH. IMAM FAUZI PRIEST FAUZI
DRS. DRS. H. H. HUSNAN SANUSI DRS. Sanusi HUSNAN DRS. SUNOTO Sunoto
H. H. TIMBUL WIJAYA ZAINAL SUWARI Zainal WIJAYA ARISING SUWARI
KH. KH. KHOIRUL ANAM DRS. Anam Khoirul DRS. MAHSUN MAHSUN
KH. KH. SU'UDI BAGIYONO SU'UDI BAGIYONO
H. H. AFANDI MAS'UD MUJAHIDIN Hassanain Mas'ud MUJAHIDIN
PASUKAN KHOS FORCES KHOS
Adalah orang – orang khusus yang memiliki keahlian tertentu yang terjun langsung di lapangan. Is people - special people who have a particular expertise that work directly in the field.
PASUKAN INTI / PASTI FORCES CORE / SURE
Pasukan ini dibentuk dengan kualifikasi tertentu guna memenuhi kebutuhan dalam kaitannya dengan keorganisasian dan kemasyarakatan These troops formed with certain qualifications to meet the needs in relation to organizational and societal
PERKEMBANGAN, POTENSI DAN PRESTASI DEVELOPMENT, THE POTENTIAL AND ACHIEVEMENT
PERKEMBANGAN DAN POTENSI DEVELOPMENT AND POTENTIAL
Sejak LPSNU Pagar Nusa berdiri 3 Januari 1986, organisasi ini mengalami pasang surut dalam perjalanannya. Since LPSNU Fences stand Nusa January 3, 1986, the organization has experienced ups and downs along the way. Oraganisasi yang pertama kali berdiri berbentuk perguruan ini setelah beberapa kali melakukan Musyawarah Nasional dan Rakernas mengalami perubahan status sebagai Lembaga, lalu menjadi Badan Otonom kemudian kembali ke Lembaga lagi sesuai amanat Muktamar di masanya. Oraganisasi who first established this form of college after a couple of times doing Conggress National Congress and change the status of the Institute, then became an Autonomous Agency and then back again to the Institute as mandated by Congress in his time.
Perubahan dan perkembangan tersebut tidak mengurangi bahkan menambah potensi Pagar Nusa di NU yang memang sangat kaya akan budaya pencak silat dan yang berkaitan dengan itu. Changes and developments are not reduced even add on NU Nusa Fence potential which is very rich in culture and martial arts associated with it.
Wilayah yang sudah terbentuk meliputi seluruh Indonesia sbb : Areas that have been formed covering all of Indonesia as follows:
Batam : Sudah berdiri sebagai Komisariat atas Daerah Otorita Batam: Already established as a Commissioner on the Local Authority
Sumatra : Seluruh Sumatra kecuali Aceh Sumatra: The entire Sumatra except Aceh
Jawa : Seluruh Jawa, kecuali Jawa Barat tetapi di tingkat cabang Java: The whole Java, West Java, but except at the branch level
seperti Cirebon, Bandung dll sudah ada such as Cirebon, Bandung, etc. already exist
Bali : Seluruh daerah sudah ada Bali: All areas had
NTB : Seluruhnya NTB: Total:
Kalimantan : Seluruh Kalimantan Borneo: The whole of Borneo
Sulawesi : Baru di Sulawesi Utara dan SulawesiTenggara Sulawesi: New in North Sulawesi and SulawesiTenggara
Irian Jaya : Sudah beberapa daerah. Irian Jaya: Already some areas.
Wilayah lain yang belum terbentuk adalah Maluku dan NTT Other areas that have not formed the Moluccas and NTT
PRESTASI ACHIEVEMENT
Disamping selalu melaksanakan kegiatan rutin dan khusus yang berkaitandengan tugas – tugas ke-NU-an maupun tugas keluar / kemasyarakatan organisasi pencak silat ini telah berhasil menempatkan putra terbaiknya di Organisasi Pencak Silat Induk Nasional / Internasional, Perguruan Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan Perserikatan Silat Antara Bangsa (PERSILAT) antara lain : In addition to always carry out routine and special activities that berkaitandengan task - the task or tasks NU's out / martial arts community organization has successfully put his best son in the Organization of the Master Pencak Silat National / International, University of Pencak Silat Association of Indonesia (PB IPSI) Between Silat and the United Nations (PERSILAT), among others:
Pendamping Tim Pencak Silat di Selangor Malaysia Pencak Silat chaperone team in Selangor Malaysia
Beberapa Wasit Juri Nasional Pertandingan sampai sekarang Some National Match Referee jury until now
Beberapa Wasit Juri Nasional Bidang Pencak Silat Tradisi Some of the National Jury Referee Tradition Field Pencak Silat
Sebagai Dewan Pakar PB IPSI As a Board of Experts PB IPSI
LPSNU Pagar Nusa termasuk Lima Perguruan Besar di Indonesia yang berhak atas event Pencak Silat Internasional Bidang Tradisi. Fences LPSNU Nusa including the Big Five universities in Indonesia are entitled to the event Pencak Silat International Affairs Tradition.
Penampil sangat monumental pada Parade Pencak Silat Internasional di Denpasar, Bali. The viewer is monumental in the Parade of the International Pencak Silat in Denpasar, Bali.
SIMBOL DAN ARTI SYMBOL AND MEANING
LAMBANG PAGAR NUSA Simbol LPS Pagar Nusa berupa gambar Pita bertulisan LAA GHAALIBA ILLA BILLAH yang melingkupi bola dunia di dalam kurva segi lima dengan beberapa atribut dan perincian sebagai berikut : Symbol SYMBOL PAGAR NUSA Nusa LPS Fence is an image with text on LAA GHAALIBA Ribbon illa Billah surrounding a globe in the curve pentagon with some attributes and details as follows:
Kurva segi lima merupakan simbolisasi dari Syari’at Islam yang mempunyai lima rukun dan merupakan simbolisasi pada adanya rasa kecintaan kepada bangsa dan negara yang berpancasila. Curve pentagon is a symbol of Syariâ € ™ at the five pillars of Islam that has and is a symbol in the sense of love of nation and state berpancasila.
Simbolisasi ini berangkat dari dasar pengertian rukun Islam yang Nabi SAW sampaikan : Symbolization depart from the basic understanding of the pillars of Islam that the Prophet SAW to say:
Islam itu didirika atas lima : Bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke baitullah bagi yang mampu, dan puasa Ramadhan ( HR Bukhory ) Islam is didirika top five: Testifying that there is no god but Allah and Muhammad is the Messenger of Allah, establish prayer, give charity, pilgrimage to the House for those who can afford, and fasting Ramadhan (HR Bukhory)
Tiga garis tepi yang sejajar dengan garis kurva merupakan lambang dari tiga pola utama yang berjalan bersama dalam cara hidup warga Nahdlatul Ulama yaitu Iman, Islam, Ihsan sebagaimana Hadits Nabi SAWÂ ketika ditanya oleh Malakat Jibril. Three lines are parallel to the edge of the curve line is a symbol of the three main patterns that run together in the way of life of residents NU namely Faith, Islam, Ihsan as the Hadith of the Prophet sawa when asked by Malakat Gabriel.
Bintang sudut lima sebanyak sembilan buah dengan pola melingkar di atas bola bumi dan pada bagian paling atas bintangnya tampak lebih besar ini merupakan ekspresi dari pola kepemimpinan wali songo dan juga idealisasi dari suatu cita-cita yang bersifat maksimal karena selain bintang merupakan simbol kemuliaan juga jumlah sembilan merupakan angka tertinggi. Save as much as nine point five pieces with a circular pattern on top of the globe and at the very top of this star appears larger pattern of leadership is an expression of Songo guardian and also the idealization of an ideal that is maximal because the star is a symbol of glory but also the number nine is the highest. Ini sesuai dengan mimpi Nabi Yusuf tentang bintang sebagai isyarat akan mencapai kemuliaan. This is consistent with the dream of the Prophet Joseph of the star as a cue to achieve glory.
Firman Allah SWT : Allah SWT says:
Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya : Wahai ayahku sesungguhnya aku bemimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan ; kulihat semuanya sujud kepadaku. When Joseph said unto his father: O my father! I bemimpi saw eleven stars, the sun, and moon; I saw it all bow down to me. ( QS.Yusuf : 4) (QS.Yusuf: 4)
Bintang terbesar mengisyaratkan adanya pola kepemimpinan yang dalam Islam merupakan suatu keharusan. The biggest stars indicate the existence of a pattern of leadership in Islam is a must.
Gambar cabang / trisula terletak ditengah bola dunia bagian atas tepat dibawah bintang terbesar merupakan manifestasi kenyataan historis bahwa senjata jenis inilah yang tertua dan lebih luas penyebarannya di bumi nusantara. Figure branch / trident is located in the middle the ball just below the top of the world's biggest stars is a manifestation of the historical fact that this is the oldest weapon types and a wider spread in the earth archipelago. Sebagai kelompok beladiri pencak silat anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI ), Pagar Nusa memasukkan simbol tersebut supaya tidak tercerabut dari identitas persatuan beladiri asli Indonesia. As a group member of the Association of silat martial art Pencak Silat Indonesia (IPSI), Fences Nusa insert symbols that are not deprived of the identity of the original martial unity of Indonesia. Sebagaimana kita maklumi bersama : As we understand, with:
Barang siapa memisahkan diri dari kelompok dimakan srigala He who separates himself from the wolves eat
Bola Dunia / gambar bumi tepat di tengah merupakan ciri khas dari organisasi underbow Nahdlatul Ulama yang simbol utamanya berupa bumi dan tampar sebagaimana di lukiskan oleh tangan pertamanya KH. Globe / Earth's picture right in the middle are the hallmark of the organization NU underbow the main symbol of the earth and slap paint by hand, as in the first KH. RIDWAN ABDULLAH berdasar Istikharahnya. ABDULLAH RIDWAN based Istikharahnya.
Pita melingkupi bumi dengan tulisan LAA GHAALIBA ILLAA BILLAH Tape surrounding the earth with the words LAA GHAALIBA ILLAA Billah
Yang berarti tidak ada yang menang ( mengalahkan ) kecuali dengan pertolongan Allah merupakan tata nilai beladiri khas Pagar Nusa. Which means no one wins (beat) except with Allah's help is a typical martial values Nusa Fence. Kalimat ini pada awal pembentukannya berbunyi This sentence reads at the beginning of its formation
LAA GHAALIBA ILLALLAH kemudian oleh KH Sansuri Badawi dianjurkan untuk diberi tambahan ba sehingga berbunyi seperti sekarang. LAA GHAALIBA ILLALLAH then by KH Sansuri Badawi advised to be extra ba so that it sounds like now. Hal ini sesuai dengan pola kalimat pada kalimat LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAH yang bekonotasi umum ( am ) bagi segala bidang kehidupan. This is consistent with the pattern of the sentence on the sentence LAA HAULA walaa QUWWATA ILLAA Billah a common bekonotasi (pm) for all areas of life.
Sedangkan secara khusus ( khas ) dengan mengambil tibar bahwa dalam Al-Quran kegiatan-kegiatan yang melibatkan beladiri secara fisik maupun non fisik banyak disebut dengan menggunakan kalimat yang berasal dari akar kata ghalaba, maka Pagar Nusa menggunakan kalimat sebagaimana tercantum dalam simbol Meanwhile, in particular (typical) by taking Tibar that in the Qur'an activities that involve physical self-defense and non-physical so much as mentioned by using a sentence that comes from the root word ghalaba, then Fences Nusa use as contained in the symbol sentence
Firman Allah : Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkanmu ( QS. Ali Imron : 160 ) Word of God: If God help you, then nobody can beat you (Surah Ali Imron: 160)
Orang orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata : berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah ( QS. Al-Baqarah : 249 ) People who believe that they would meet Allah exclaimed: How many a little can beat a lot of classes with the permission of Allah (Surat Al-Baqarah: 249)
Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya, dan orang -orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut ( agama ) Allah itulah yang pasti menang. And whoever takes Allah, His Messenger, and those who believe to be his salvation, then indeed the followers (religion) of Allah which will be victorious. ( QS. Al-Maa-idah : 56 ). (Surat al-Maa-idah: 56).
Warna Hijau dan putih merupakan dua warna yang secara universal mengandung makna baik. Colors Green and white are two colors that are universally contain the meaning of good. Sebab segala yang bersih dan suci baik secara materiil ( fisik ) maupun immateriil ( non fisik ) dapat disimbolkan dengan warna putih. Because everything is clean and pure both material (physical) and immaterial (non physical) dapat symbolized by the color white. Sedangkan hal-hal yang bersifat sejuk, subur, makmur, tenang, enak dipandang dan lain-lain yang membahagiakan selalu dapat disimbolkan dengan warna hijau. While things are cool, fertile, prosperous, peaceful, pleasing to the eye and others are happy always be symbolized by the color green.
Warna Putih merupakan warna wajah cerah bagi orang-orang yang memperoleh kebahagiaan di akhirat. White color is the color of a bright face for people who earn kebahagiaan in the hereafter.
Warna hijau merupakan warna ahli sorga yang merupakan tempat kebahagiaan manusia, sebagaimana digambarkan oleh Allah SWT. The color green is a color expert that heaven is a place of human happiness, as described by Allah SWT. : :
Mereka itulah bagi mereka surga , megalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. They are the paradise for them, megalir rivers beneath; in heaven that they were adorned with bracelets of gold and they wear green garments of fine silk and thick silk, while they sat, leaning on a beautiful couches. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. That's the best reward, and a beautiful resting place. ( QS.Kahfi : 31). (QS.Kahfi: 31).
Dengan demikian kombinasi warna itu merupakan kombinasi warna yang mengidolakan pemandangan di Surga kelak. Thus it is a combination color combinations color who idolized scene in Heaven someday.
Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. They wear green garments of fine silk and thick silk and applied to those bracelets made of silver, and the Lord gave them a clean drink. ( QS Al-Insan 21 ) (Surat al-Insan 21)
Sumber tulisan : Source of text:
- www.nu.or.id - www.nu.or.id
- Sumber lainnya - Other sources
- Team silat - Team silat
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






