Berlatih Silat Tradisional. Traditional Silat practice.
[ in English ] [ in English ]Jul 4th, 2008 | By Yanweka | Category: Sahabat Silat Visited 2990 times, 4 today [ in English ] July 4th, 2008 | By Yanweka | Category: Friends of Silat Visited 2990 times, 4 today [ in English ]
Sahabat Silat kini mendapatkan kawan baru ia bernama “Abdul rasyid”, tentunya kita ingin mendengar bagaimana kisahnya mari kita ikuti ceritanya yang mungkin saja bisa memberikan manfaat buat temen2 lainnya. Friends of Silat is now getting a new friend he named "Abdul Rashid", of course, we want to hear how the story let us follow the story that might be able to provide benefits for other temen2.
Yang ingin saya share di sini hanya pengalaman pribadi saya selama mengikuti latihan dan proses pembelajaran Maenpo Cikalong. I want to share here is only my personal experience during the training and learning process Maenpo Cikalong. Saya sengaja menuliskan frase “proses pembelajaran” karena dalam Maenpo Cikalong ini saya tidak hanya berlatih jurus, teknik dan aplikasi maenpo, tapi lebih dari itu saya belajar untuk menjadi pribadi yang mengenal silat seutuhnya (teknik, jurus, aplikasi, kaedah, budi pekerti, social relationship, dan penerapan kaedah silat dalam kehidupan sehari-hari). I accidentally wrote the phrase "learning process" because in this Cikalong Maenpo I'm not just practicing tactics, techniques and applications maenpo, but more than that I learned to become a person who knows the whole martial arts (technique, tactics, application, Siwak, manners, social relationship, and the application of Siwak arts in everyday life).
1. A. PERKENALAN INTRODUCTION
Perkenalan saya dengan Maenpo Cikalong bisa dikatakan terjadi secara tidak sengaja. My introduction to Maenpo Cikalong can be said to happen by accident. Ketika itu saya sedang berkunjung ke Padepokan Pencak Silat di TMII, dengan maksud bersilaturahmi dengan teman-teman FP2STI yang berlatih Cingkrig Goning. When I was visiting Padepokan Pencak Silat in TMII, with the intention to stay in touch with friends who practice Cingkrig FP2STI Goning. Ternyata teman-teman yang saya cari sedang tidak berlatih. It turns out that my friends are looking for is not practicing. Saya akhirnya Cuma ngobrol-ngobrol dengan pelatih Cingkrig Goning (Bpk Tb. Bambang S). I ended up just chatting with the coach Cingkrig Goning (Mr. Tb. Bambang S). Waktu sedang asyik-asyik nya ngobrol datanglah empat orang yang katanya mau berlatih silat cikalong. While on his own fun chat came four men who he said wanted to practice martial arts cikalong. Saya berkenalan dengan beliau-beliau tersebut. I became acquainted with him-he is. Karena hari itu hujan sangat derasnya dan udara begitu dingin, latihan Silat Cikalong diliburkan (eh, ternyata bukan karena alasan hujan…rupanya para murid Silat Cikalong tidak ada yang datang..) Since it was raining very swift and very cold air, exercise Silat Cikalong closed (eh, it was not for rain ... apparently the disciples Silat Cikalong no one came ..)
Keempat orang yang saya temui itu di kemudian hari saya ketahui sebagai : satu orang Guru Besar Maenpo Cikalong, 2 orang asisten pelatih, dan satu orang murid senior yang juga salah satu senior di FP2STI. The fourth person I met that I later knew to be: one professor Maenpo Cikalong, two assistant coaches, and one senior student who is also one of the senior in FP2STI. Perkenalan ini belum berarti apa-apa buat saya. This introduction has not meant anything for me.
Peristiwa kedua, The second event,
Saya mengenal teman-teman FP2STI hanya melalui forum diskusi (dunia maya).. I know my friends FP2STI only through discussion forums (virtual world) .. Nah, pada satu kesempatan chat konfrens YM kami janjian untuk copy darat. Well, on one occasion we chat conference, YM pact to copy land. Setelah melalui diskusi alot tentang lokasi pertemuan akhirnya diputuskan bertemu di Gedung Hydro di daerah Cawang Jakarta Timur. After going through tough discussions about the location of the meeting it was decided to meet at the House of Hydro in Cawang area of East Jakarta.
Akhirnya ketemuan lah dengan teman-teman. Finally ketemuan was with friends. Ngobrol dan diskusi, asyiknya…suatu pengalaman luar biasa bertemu para sahabat yang begitu familiar dan rasa persahabatan yang tinggi biarpun berasal dari latar belakang silat yang berbeda. Talk and discussion, fun ... an incredible experience to meet the friends who are so familiar and high sense of camaraderie that comes from even a different martial arts backgrounds. Di sini saya merasakan nuansa persahabatan dan silaturahmi yang erat. Here I feel the feel of a close friendship and relationship. Kami berdiskusi santai dengan bumbu khas : serius tapi tak pernah lepas dari canda dan tawa..luar biasa… We discuss relaxing with typical seasonings: serious but never out of jokes and laughter .. amazing ...
Setelah puas berdiskusi, datang juga kesempatan mengenal apa itu “Silat Rasa”. After being discussed, comes also the opportunity to know what it is "Silat Rasa". Jujur selama ini saya tidak pernah tau apa itu silat rasa, yang saya tau silat itu adalah “cepat dan keras” di mana kekuatan dan refleks gerakan adalah faktor utama di samping tentu saja kecerdasan motorik. To be honest this time I can never tell what flavor it is martial arts, martial art that I know it is "fast and hard" in which the strength and reflex movements are the main factors in addition to motor intelligence, of course.
Setelah “nempel” dengan dua orang sobat (maaf nama ga berani saya sebutkan takut yang bersangkutan tidak berkenan karena beliau adalah senior saya), saya baru sadar bahwa ada hal yang lebih tinggi dalam silat selain kecepatan dan kekuatan. After the "stuck" with two buddies (sorry I mentioned the name ga afraid dare to question are not pleased because he is my senior), I realized that there is something higher in the martial arts in addition to speed and strength. Ini lah yang dinamakan “rasa”. This is called "taste". Saya keget, penasaran dan sekaligus kagum. I keget, curious and bewildered. Kok bisa ya, gerakan cepat dan power saya mendadak “berhenti” begitu nempel dengan beliau. How could you, move quickly and suddenly my power "to stop" so stuck with him.
“Ini lah Maenpo Cikalong”, kata sang teman. "This is Maenpo Cikalong," said the friend. Akhirnya bubar lah pertemuan pertama ini dengan meninggalkan kesan yang sangat dalam di hati dan sejak saat itu saya bertekad ingin belajar silat rasa tersebut. Was the first meeting finally broke up with a very deep impression on the heart and from then on I was determined to learn the martial arts sense.
Kesempatan itu datang pada malam satu Muharam (2008). That opportunity came on the eve of Muharam (2008). Saya di beritahu bahwa malam jumat itu akan diadakan tayakuran satu tahun pelatihan Maenpo Cikalong di Jakarta. I was told that it will be held Friday evening tayakuran Maenpo Cikalong one year training in Jakarta. Malam itu bertepatan dengan tanggal 1 Muharram. That night, coinciding with the date of first Muharram. “Apa saya boleh hadir?” tanya saya waktu kami chatting seperti biasa dengan beberapa teman SahabatSilat. "What should I attend?" I asked when we were chatting as usual with some friends SahabatSilat. “boleh” jawab salah satu teman. "May" answered one of my friends. Kurang puas saya tanya lagi senior Cikalong, “Uda, nanti malem ane boleh dateng ga?” tentu aja boleh, bang..” jawab beliau. I am not happy senior Cikalong asked again, "Uda, will be dateng malem ane ga?" Aja certainly can, bang .. "he replied. Alhamdulillah.. Alhamdulillah ..
Peristiwa ketiga The third event
Malam itu, Ju'mat satu Muharram datang lah saya ke Gd Hydro tempat tasyakuran diadakan. That night, Ju'mat one Muharram came to Gd is my place tasyakuran Hydro held. Sebelumnya saya sudah janjian dengan beberapa teman yang sudah saya kenal lebih dulu. Previously I had an appointment with some friends that I know first. Saya datang terlambat, tasyakuran sudah selesai. I arrived late, tasyakuran're done. Maka, begitu tiba dan bersalam-salaman, makan lah saya…wah, enak banget datang langsung makan. Then, once it arrived and greet, I was eating ... well, come directly awful meal.
Sesudah itu latihan Maenpo Cikalong dimulai. After that exercise Maenpo Cikalong begins. Ini yang saya tunggu-tunggu melihat apa dan bagaimana silat rasa itu. This is what I've been waiting to see what and how the arts flavor. Wah, ternyata jurus nya sangat sederhana : 10 jurus dan 3 pancer. Well, turns out it is very simple moves: 10 moves and 3 pancer. Mudah dilihat, di contoh, dan dihapal. Easily seen, in the example, and memorize. Apakah sesederhana itu? Is it that simple? Jawabannya adalah tidak. The answer is no. Dan itu saya buktikan di kemudian hari. And I proved it in the future.
Di tengah berlangsung nya latihan, saya dikenalkan dengan Guru Besar Maenpo Cikalong : Pak Haji Aceng -saya sudah beberapa kali mendengar nama beliau- ternyata beliau ini adalah salah seorang yang saya temui di Padepokan Pencak Silat TMII waktu itu. In its ongoing exercise, I was introduced to Professor Maenpo Cikalong: Pak Haji-Aceng I have several times heard his name, it turns out he was one of those I met in Padepokan Pencak Silat TMII time. Wah, ini luar biasa..karena waktu bersalaman pertama kali dulu saya tidak tau siapa beliau dan tidak menyangka bahwa kemudian hari beliau akan menjadi guru dan pembimbing yang sangat saya hormati. Wow, this is amazing .. since it was first used to shake when I do not know who he is and not expect that later on he will become teachers and mentors who I respect greatly.
Saya memperkenalkan diri ke Pak Haji dan mengingatkan bahwa kami pernah satu kali ketemu di Padepokan dan sempat mengobrol sebentar sambil menunggu reda nya hujan deras waktu itu. I introduced myself to Mr. Haji and reminded that we had once met at the Hero's mansion and had a little chat while waiting for the rain let up his time. Dengan ramah dan rendah hati (yang kemudian hari saya tau merupakan sifat dan karakter Pak Haji) Pak Haji minta maaf karena lupa, “maklum sudah tua” kata beliau. With a friendly and humble (which later on I know the nature and character of Haji Pak) Pak Haji apologizes for forgetting, "advised the old" he said. “Tadi waktu pertama liat Bang Rasyid kok rasanya pernah ketemu, tapi lupa kapan dan di mana..” Pak Haji melanjutkan. "That was the first time it's really tough Bang Rashid never met, but forgot when and where .." Pak Haji continue. Saya baru saja mendapat pelajaran pertama dari Pak Haji : ramah dan rendah hati. I just got the first lesson of Mr. Haji: friendly and humble.
Setelah ngobrol agak lama, saya sampaikan niat saya : “Pak Haji, saya mau belajar Cikalong..” “Boleh saja” kata Pak Haji, “tapi silat Cikalong jelek, cocok nya buat orang tua” Pak Haji melanjutkan (lagi-lagi merendah). After chatting a while, I convey my intentions: "Pak Haji, I want to learn Cikalong .." "It's okay" said Pak Haji, "but silat Cikalong ugly, it is suitable for the elderly" Pak Haji resume (again modest) . “Cocok buat saya Pak Haji, saya kan sudah tua juga..” saya ga mau kalah. "It suits me Pak Haji, I do too old .." I want to lose ga. Lah, yang berlatih aja masih muda semua gumam ku dalam hati… Lah, who wrote a young practicing all murmured in my heart ...
“Ga masalah Pak Haji, saya sudah terlajur tertarik dan ingin belajar” saya menegaskan niat saya. "Pak Haji Ga problems, I've terlajur interested and want to learn" I affirm my intent. Pak Haji kemudian memanggil Pak Haji Azis. Pak Pak Haji Haji then called Azis. Beliau adalah pelatih Maenpo Cikalong –dan juga salah satu yang ketemu pertama kali di Padepokan-Pak Haji Aceng kemudian menyampaikan niat saya untuk berlatih Cikalong ke Pak Haji Azis dan meminta untuk melatih saya dasar-dasar jurus Cikalong. He is a coach Maenpo Cikalong-and also one that met the first time in Padepokan-Pak Haji Aceng then expressed my intention to practice Cikalong to Pak Haji Aziz and asked me to train the basics of stance Cikalong. Singkat kata saya diterima dan ditawarkan apakah mau mulai malam ini atau minggu depan? In short I was accepted and offered whether to start tonight or next week? Wah, bingung juga saya..ah, sekarang aja deh.. Well, I am confused too .. ah, now aja deh ..
Maka, mulai lah saya berlatih Maenpo Cikalong.. So, I started practicing Maenpo was Cikalong ..
2. 2. BELAJAR MAENPO CIKALONG LEARN MAENPO CIKALONG
Pada tahun 2008 ini bertepatan dengan tanggal 1 Muharram saya mulai mempelajari silat rasa dari Cikalong, yang dikenal sebagai Paguron Maenpo Cikalong Pancer Bumi. In the year 2008 coincides with the date of first Muharram I began studying martial arts flavor of Cikalong, known as paguron Maenpo Cikalong Pancer Bumi.
Jurus-jurus Maenpo Moves Maenpo
Pada pertemuan yang pertama ini, Pak Haji Azis sebagai pelatih telah berbaik hati menawarkan untuk mengajarkan saya 10 jurus sekaligus. At this first meeting, Pak Haji Aziz as coaches have graciously offered to teach me 10 moves at once. Tadi nya saya sempat ragu, apakah saya mampu menyerap semua jurus itu pada latihan yang pertama ini. I had had his doubts, whether I was able to absorb all the tricks in this first exercise. “Kita coba aja dulu satu persatu, sampe berapa jurus Bang Rasyid mampu pada pertemuan pertama ini..” begitu kata Pak Haji. "We used to just try it one by one, until what moment Bang Rashid able at this first meeting .." says Mr. Haji. Dengan kemurahan hati beliau, tak terasa jurus demi jurus saya praktekkan. With his generosity, do not feel my moment to moment practice.
10 Jurus Maenpo Cikalong Pancer Bumi : 10 Kick Maenpo Cikalong Pancer Bumi:
1. A. Jurus Moment
2. 2. Suliwa Suliwa
3. 3. Serong Oblique
4. 4. Kocet Kocet
5. 5. Susun Arrange
6. 6. Tomplok Tomplok
7. 7. Lipet Potong Cut Lipet
8. 8. Jurus Tujuh Seven moves
9. 9. Potong Serong Oblique cut
10. 10. Serut Drawstring
Di tutup dengan 3 pancer : pancer 1, pancer selah bumi, pancer 2 (yang akan diberikan pada latihan minggu berikutnya) Closed with 3 pancer: pancer 1, pancer Shelah earth, pancer 2 (which will be given to training next week)
Dan malam itu saya “tamat” mempelajari gerakan 10 jurus Maenpo Cikalong ini. And that night I "graduated" to learn 10 movements of this Cikalong Maenpo stance. 10 jurus yang sederhana, dan jauh dari keindahan seni pencak silat yang selama ini saya kenal. 10 simple tricks, and much of the beauty of the art of martial arts that had been familiar to me. Gampang banget, dalam hati saya berkata penuh kesombongan. So easy, I said to myself full of pride. Padahal ini adalah awal dari “kesulitan-kesulitan” pada latihan selanjutnya. And this is the beginning of the "difficulties" in the next exercise. Kesulitan yang makin membuka mata saya akan tingginya nilai pencak silat ini. Increasing difficulty opening my eyes will this high value of martial arts.
Wabillahi Taufik wal Hidayah… Wabillahi Taufik Hidayah wal ...
http://princeofbatavia.multiply.com http://princeofbatavia.multiply.com







wah, baru tau ade tulisan ini.. wah, a new tau ade of this paper ..
terlambat gabung, ya begini ini jadinya.. late join, yes this time it happens ..
thtx to admin thtx to admin
mas ajak2 temen lainnya untuk nulis disini :) mas ajak2 another friend to write here :)