PENCAK SILAT DALAM PERSPETIF KEBUDAYAAN. PENCAK SILAT PERSPETIF IN CULTURE.
[ in English ] [ in English ]Aug 29th, 2008 | By rimbang | Category: Artikel Silat Visited 3954 times, 9 today [ in English ] Aug 29th, 2008 | By Rimbang | Category: Articles Silat Visited 3954 times, 9 today [ in English ]
kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah , yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. cultures derived from the Sanskrit buddhayah, which is the plural form of buddhi (mind or reason) is defined as matters relating to the mind and human reason. menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat . by Selo Soemardjan and Soelaiman Soemardi, culture is the means of work, taste, and the copyright community.
Dalam wikipedia ( http://id.wikipedia.org/wiki/Kebudayaan_Indonesia ) disebutkan beberapa jenis kebudayaan indonesia yang terdiri dari : In wikipedia ( http://id.wikipedia.org/wiki/Kebudayaan_Indonesia ) mentioned some kind of Indonesian culture which consists of:
- Rumah adat Custom home
- Tarian Dance
- Lagu Song
- Musik Music
- Alat musik Musical instrument
- Gambar Picture
- Patung Sculpture
- Pakaian Clothing
- Suara Vote
- Sastra/tulisan Literature / writing
- Makanan Food
- Kebudayaan Modern Khas Indonesia . Typical Modern Culture Indonesia .
Merujuk pada definisi kebudayaan di atas, semestinya Pencak Silat juga masuk dalam kebudayaan Indonesia. Referring to the above definition of culture, should Pencak Silat Indonesia were also in culture. Menarik sekali untuk didiskusikan mengapa Pencak Silat tidak termasuk dalam bagian kebudayaan. It is interesting to discuss why Pencak Silat is not included in the culture.
Pencak silat jelas merupakan hasil budi dan akal manusia, lahir melalui proses perenungan, pembelajaran dan pematangan. Pencak silat is clearly the result of human mind and reason, was born through a process of reflection, learning and maturation. Sebagai tata gerak, pencak silat dapat dipersamakan dengan tarian. As a grammar of movement, martial arts can be equated with the dance. Bahkan pencak silat lebih kompleks, karena dalam tata gerak nya terkandung unsur-unsur pembelaan diri yang tidak ada dalam tarian. In fact martial arts is more complex, because its motion is contained in the order of the elements of self defense that does not exist in the dance. Pencak silat sebagai hasil budaya, dalam hal-hal tertentu lebih fungsional dari tarian karena mempunyai manfaat terhadap individu dan masyrakat. Pencak silat as a result of culture, in certain respects is more functional than the dance because they have the benefit of individuals and society. Bagi Individu manfaat nya adalah untuk pembelaan diri dan kesehatan. For his individual benefit is for self defense and health. Bagi masyarakat, manfaatnya berupa keindahan seni gerak yang dapat dinikmati, dan sabagai sarana silaturahmi. For society, the benefits of the beauty of the art movement that can be enjoyed, and sabagai means of gathering.
Pencak silat adalah seni bela diri. Pencak Silat is a martial art. Dalam seni terkandung dua pengertian : keindahan dan tindakan ( how to act, how to do ). Art contained in two senses: the beauty and action (how to act, how to do). Oleh karena itu lah dikenal istilah “seni memimpin, seni memasarkan, seni mempengaruhi orang lain, dan sebagainya”. Therefore, it is known the term "lead art, art market, the art of influencing others, and so on". Dengan demikian sebagai hasil dari suatu kebudayaan pencak silat adalah SENI yang mengandung unsur PEMBELAAN DIRI. Thus as a result of a culture of martial arts is that it contains elements ART OF SELF DEFENSE. Mengapa disebut seni bela diri? Why is it called a martial art? Ini untuk membedakan pertarungan dalam pencak silat dengan pertarungan jalanan. This is to distinguish in the martial arts fight with a street fight. Di jalanan, pertarungan dua orang yang tidak mengenal pencak silat (atau segala jenis seni bela diri lainnya) hanya mengenal satu kata : MENANG. On the streets, fight two people who are not familiar with martial arts (or any other kind of martial arts) only know one word: winning. Bagaimana pun caranya, hantam kromo, serabutan, asal pukul, asal tendang. In any way, hit kromo, odd jobs, at home, home kick. Pencak silat mengatur bagaimana cara menyerang, menghindar, bertahan dan mengalahkan dengan teknik dan kaidah yang indah, tidak asal-asalan. Pencak silat setting out how to attack, escape, survive and beat with a beautiful technique and rules, not perfunctory.
Sebagai hasil karya budaya, Pencak Silat sangat kental dengan nilai dan norma yang hidup dan berlaku di masyarakat. As a result of cultural works, Pencak Silat is very thick with the values and norms that apply in life and society. Oleh karena itu pada dasarnya pencak silat lebih menekankan pada unsur-unsur sosial berupa silaturahmi; keindahan dalam seni gerak; kesehatan dalam gerak badan, dan pembelaan diri pada urutan terakhir. Therefore, it is essentially martial arts place more emphasis on the social elements of friendship; beauty in the art of motion; health in body movement, and self-defense in the final sequence. Para guru dan sesepuh silat selalu mengajarkan untuk tidak mendahului menyerang, menghindari pertarungan, dan sedapat mungkin tidak mencelakai musuh. Arts teachers and elders always taught not to precede the attack, to avoid the fight, and as far as possible not to harm the enemy.
Amanat Rd. Mandate Rd. Hj Ibrahim , pencipta silat Cikalong dapat dijadikan contoh : Hj Ibrahim, the creator of silat Cikalong can serve as an example:
J angan menyombongkan guru, lebih-lebih jangan menyombongkan diri sendiri mahir maenpo, Menunjukkannya di mana-mana, sebab dapat menimbulkan fitnah, menghina dan menjelek jelekan penca yang lain, Takabur, Ujub dan ria (sombong) dengan harapan disebut mahir maenpo atau ingin di takuti orang lain A wishful boasting a teacher, the more so do not brag about themselves adept maenpo, show it everywhere, because it may cause slander, insult and talked bad about the others on Disabled, arrogant, ujub and ria (pride) in the hope or wish maenpo called proficient in others feared
Amanat dari Raden Obing Ibrahim Mandate of Raden Ibrahim Obing
Diingatkan kepada semua yang sedang belajar atau yang sudah belajar amengan (penca), janganlah sampai melanggar nasihat gurunya, seperti mencoba ilmu orang lain atau memamerkan gerakan di jalan atau di tempat umum, sebab hal demikian kurang pantas. Reminded to all who are studying or have studied amengan (on Disabled), must not violate the teacher's advice, such as trying to others or showcase science movement in the streets or in public, because such things are not appropriate. Belajar amengan itu tidak ada akhirnya, selamanya kita belajar terus, berakhir hanya pada saat meninggal. Amengan learn there is no end, forever we learn to continue, ending only at death. Pada waktu mencapai ilmu yang tinggi perilaku menjadi hati-hati dan waspada, apa yang terjadi dihadapi. At the time reached a high science of behavior to be cautious and alert, what happens faced. sangat sulit untuk mengetahui siapa yang sudah tinggi ilmunya dan siapa yang masih rendah, sebab apa yang tampak , misalnya kebagusan ibing (tari penca) tidak dapat di jadikan patokan kemahiran penca. very difficult to know who had high knowledge and who is still low, because what looks, for example splendor ibing (dance on Disabled) can not be made in the proficiency benchmark on Disabled. Pada saat bersambung baru dapat di tentukan apakah seseorang itu lebih tinggi, sama, atau lebih rendah Semua ameng (baik yang ada di tanah sunda maupun yang berasal dari luar) tidak ada yang lebih bagus atau lebih jelek, sungguh semuanya biasa saja, menjadi jelek untuk yang masih bodoh , sedangkan bagi yang sudah mahir tetap bagus, jadi tidak tergantung ameng yang mana, melainkan pada kemahiran atau kebodohannya. At the time of the new concatenated can determine whether a person is higher, equal, or lower All ameng (both in the land of Sunda and from outside) there is no better or worse, everything was normal, be bad for which is stupid, while for those who have advanced still good, so do not depend ameng which one, but on the skill or stupidity.
Dikalangan masyarakat Betawi, orang yang belajar maen pukulan (istilah pencak silat di Betawi) selalu diajarkan untuk tidak : belagu, pental-pentil Among the Betawi people, people who learn maen blow (the term martial arts in Batavia) was always taught not: put on, pental-nipple dan bahwa belajar maen pukulan itu buat buka lari , artinya untuk menghindari perkelahian. and that learning maen blow it open for escape, means to avoid a fight. Begitu pula dengan pencak silat dari daerah lain, seperti di masyarakat minang yang mengajarkan bahwa serangan pertama dari musuh harus dianggap sebagai ibu yang sedang marah, artinya kita tidak boleh membalasnya. Similarly, the martial arts of other regions, such as minang society which teaches that the first attack of the enemy must be regarded as a mother who is angry, it means we should not retaliate. Baru pada serangan keempat kita boleh membalas, dengan niat mengalahkan kezholiman. Only in the fourth attack we must respond, with the intention of defeating kezholiman.
Pencak Silat adalah budaya bangsa, harus kita tempatkan pada posisi yang terhormat karena merupakan karya adi luhung nenek moyang, hasil karsa, rasa, dan cipta. Pencak Silat is the nation's culture, should we place on the honorable position of being the work of adi noble ancestors, the intention, feeling, and creativity. Sebagai suatu hasil budaya, pencak silat mengandung unsur-usnur keindahan, kesehatan, dan nilai serta norma dalam pergaulan masyarakat. (ochid) As a result of culture, martial arts-usnur contains elements of beauty, health, and social values and norms in society. (Ochid)






