Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Warning : fopen(/home/silatind/public_html/id/wp-content/db-config.ini) [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied in /home/silatind/public_html/id/wp-content/plugins/db-cache-reloaded/db-module-wrapper.php on line 114 Warning: fopen (/ home / silatind / public_html / en / wp-content / db-config.ini) [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied in / home / silatind / public_html / en / wp-content / plugins / db-cache-reloaded / db-module-wrapper.php on line 114
Pencak Silat developments in schools - Silat Indonesia

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Pencak Silat developments in schools.

[ in English ] [ in Bahasa ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3023 times, 2 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3023 times, 2 today [ in Bahasa ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known to the public due to lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with the Parties Dikdas, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat like kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happened to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. Also difficult to get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of factors:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat so forth there and if not, yes otherwise.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extras Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak Tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that result will lack the old university students and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-colleges have a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. Seeing the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, It can not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons in school from elementary, junior high school / vocational school to higher education and PPLP form for athletes Pencak Silat.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, let alone Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open events during the wedding ceremony, martial arts training after completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general needs to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia was launched as a sport and there obligatory dipejalari Nationality.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach coach Pencak Silat.Jangan until there is a question Is Coach Pencak Silat Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is hoping to Mr. Bowo great and I am sure Bang Foke will notice this and he is very concerned over developments Pencak Silat and he had to say this when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ... ...



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 04:10] - Powered by BING [2012-02-01 04:10]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3026 times, 2 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3026 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-06 12:45] - Powered by BING [2012-02-06 12:45]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3041 times, 1 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3041 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-10 00:27] - Powered by BING [2012-02-10 00:27]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3061 times, 1 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3061 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-14 05:42] - Powered by BING [2012-02-14 05:42]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3117 times, 4 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3117 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-26 03:00] - Powered by BING [2012-02-26 03:00]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3146 times, 9 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3146 times, 9 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-05 01:35] - Powered by BING [2012-03-05 01:35]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3163 times, 1 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3163 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-09 11:04] - Powered by BING [2012-03-09 11:04]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3181 times, 4 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3181 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-13 05:59] - Powered by BING [2012-03-13 05:59]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3208 times, 7 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3208 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-17 04:02] - Powered by BING [2012-03-17 04:02]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3242 times, 3 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3242 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that have had time to open a training school for Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-25 03:49] - Powered by BING [2012-03-25 03:49]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3259 times, 4 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3259 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-29 22:15] - Powered by BING [2012-03-29 22:15]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3272 times, 3 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3272 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-02 15:05] - Powered by BING [2012-04-02 15:05]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3285 times, 2 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3285 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-06 09:06] - Powered by BING [2012-04-06 09:06]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3305 times, 5 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3305 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-10 06:58] - Powered by BING [2012-04-10 06:58]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3324 times, 7 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3324 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-14 05:39] - Powered by BING [2012-04-14 05:39]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3342 times, 5 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3342 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-18 04:57] - Powered by BING [2012-04-18 04:57]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3363 times, 2 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3363 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-26 01:56] - Powered by BING [2012-04-26 01:56]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3386 times, 9 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3386 times, 9 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-30 04:04] - Powered by BING [2012-04-30 04:04]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3401 times, 3 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3401 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-05-04 13:08] - Powered by BING [2012-05-04 13:08]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3410 times, 1 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3410 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-05-08 04:02] - Powered by BING [2012-05-08 04:02]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Development of Pencak Silat in the school - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perkembangan Pencak Silat di sekolah. Development of Pencak Silat in the school.

[ in English ] [ in English ]

Sep 24th, 2008 | By | Category: Sahabat Silat Visited 3421 times, 4 today [ in English ] September 24th, 2008 | By | Category: Friends of Silat Visited 3421 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Akhir-akhir ini Pencak Silat di DKI Jakarta sangat sulit mendapatkan anggota barunya. Lately Pencak Silat in Jakarta is very difficult to get new members. Hasil bincang-bincang dengan para pelatih, pengurus dan pemerhati Pencak Silat . The results of a talk with the coaches, officials and observers of Pencak Silat. Ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain : There are several obstacles faced include:

  • Kurang dikenal masyarakat luas karena kurang promosi Less widely known because of lack of promotion
  • kurang kemasan less packaging Adanya unsur magis . Any element of magic.
  • Lebih senangnya masyarakat dengan produk luar negeri. More happy people with foreign products.
  • Tidak ada kerjasama dengan Pihak DIKDAS, DIKMENTI. There is no cooperation with The Basic Education, DIKMENTI.

Saat ini DKI Jakarta, berkembangan Pencak Silat bagai kerakap diatas batu, hidup segan mati tak mau. Jakarta currently, berkembangan Pencak Silat as kerakap on rock, life would not hesitate to die. Perguruan-perguruan berkembang sendiri-sendiri tanpa ada pembinaan dari IPSI. Universities develop their own without any guidance from the IPSI. Sudah banyak perguruan-perguruan tradisional yang managementnya dikelola seada yang punah. There have been many traditional universities are managed seada managementnya extinct. Sekarang perguruan-perguruan yang masih ada, mengelola perguruan dengan mengandalkan Pelatih- pelatih yang kebetulan menjadi Guru disekolah-sekolah. Now the universities are still there, managing the college by relying on coaches who happen to be a teacher in schools. Selain itu sulit sekali mendapat anggota baru. In addition it is very difficult get new members.

Perguruan-perguruan yang sudah sempat membuka latihan disekolah sebagai kegiatan Ekstra Kurikuler tapi Pelatih bukan Guru disana,menjadi sulit berkembang karena faktor : Universities that had already been opened as a training school Extracurricular activities but not a teacher trainer there, it becomes difficult to develop because of:

  • Ganti Kepala Sekolah ganti kebijakan, jika senang Pencak Silat maka majulah Silat disana dan jika tidak, ya sebaliknya. Replace principal policy change, if it pleased Silat Pencak Silat then go forth and if not there, so the opposite.
  • Guru Sekolah dari Ekstra Kurukuler lain merasa bersaing dengan Pencak Silat, sehingga kesehariannya Pencak silat dianak Tirikan dan siswa akan lebih memilih kegiatan yang dibina oleh Gurunya sendiri yang berakibat Pencak Silat akan kekurangan siswa dan bahkan mati School teachers from other Kurukuler Extra Pencak Silat was competing with, so the daily Pencak silat dianak tirikan and students will prefer activities that are supervised by the teacher himself Pencak Silat will result in shortage of students and even death
  • Guru Pembina baru yang kebetulan Pelatih Pencak Silat tapi lain perguruan dengan Pencak Silat yang ada disekolah tersebut, membuka lagi kegiatan Pencak Silat yang berakibat Perguruan yang lama akan kekurangan siswa dan bahkan mati. Teachers new coach who happens to coach another college but Pencak Silat Pencak Silat with the existing school, opened again Pencak Silat activities that will result in the old university student deficiencies and even death.
  • Tidak adanya Perguruan-perguruan mempunyai program, materi latihan yang standard. The absence of university-college has a program, a standard training materials.

Melihat perkembangan Pencak Silat yang begitu pesat di Jawa Barat, Banten , Sumatera Barat dan Sulawesi Barat , Ternyata tidak lepas dari usaha-usaha Pemerintah Daerah disana memasukan Pencak Silat dalam muatan lokal di pelajaran disekolah dari SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi serta membentuk PPLP untuk atlit Pencak Silat. See the development of Pencak Silat is so rapid in West Java, Banten, West Sumatra and West Sulawesi, turned out not be separated from local government efforts there include Pencak Silat in the local content in the lessons of the elementary school, junior high school / vocational school to university and PPLP to establish Pencak Silat athletes.

Foto : Ian Syamsudin Photo: Ian Syamsudin

Hal ini perlu dilakukan juga di Jakarta, apalagi Bapak Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta terpilih dan juga sebagai Ketua Umum IPSI DKI Jakarta yang juga Putra Betawi. This needs to be done also in Jakarta, especially Mr. Jakarta Governor Fauzi Bowo and also elected as Chairman IPSI Jakarta is also the Son of Betawi. Pencak Sebagai Budaya Betawi pada khususnya ( Lihat acara Buka Palang Pintu saat upacara perkawinan, Latihan silat setelah selesai mengaji, dll ) dan Budaya Indonesia pada umumnya perlu dilestarikan dengan memasukan Pelajaran Pencak Silat di Muatan Lokal (MULOK) dari SD,SMP,SMA/SMK Pencak As Betawi culture in particular (See Cross Doors Open event at the marriage ceremony, martial arts training after the completion of the Koran, etc.) and the Culture of Indonesia in general need to be preserved by including Pencak Silat Lessons in Local Content (Mulok) from elementary, junior high school / vocational school

hingga Perguruan Tinggi.Perlu diketahui juga, di Malaysia Pencak Silat sudah dicanangkan sebagai olahraga Kebangsaan disana dan wajib dipejalari. Education is also known to Tinggi.Perlu, Pencak Silat in Malaysia has been declared a National sport and there must dipejalari.

Dengan adanya hal ini kita sudah dapat melestarikan Pencak Silat dan sekaligus memberikan lapangan pekerjaan kepada Pelatih pelatih Pencak Silat.Jangan sampai ada pertanyaan Apakah Pelatih Pencak Silat Siap? Given this we are able to preserve Pencak Silat and provide employment opportunities to coach the coach Pencak Silat.Jangan any questions Pencak Silat Coach Is Ready? Tapi berikan kesempatan dulu sehingga dapat dijalankan karena sudah ada Perguruan-perguruan yang dapat melakukan hal ini. But give it a chance first, so that can be run as an existing university-college that can do this.

Insan Pencak Silat DKI Jakarta sangat berharap besar kepada Bapak Fauzi Bowo dan saya yakin Bang Foke akan memperhatikan hal ini dan beliau sangat peduli atas perkembang Pencak Silat dan ini pernah beliau sampaikan saat membuka MUSDA PSN.Perisai Putih DKI Jakarta tahun 2003 di Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Insan Pencak Silat Jakarta is a big hope to Mr. Fauzi Bowo Foke Bang and I am sure will notice this and he is very concerned over these developments Pencak Silat and he had to say when opening the White PSN.Perisai Musda Jakarta in 2003 in South Jakarta Srengseng Sawah .

Kita tunggu. We wait.

Wassalam Yours respectfully

Sudirman Yan. Sudirman Yan.
Pengurus dan Pelatih PSN.Perisai Putih DKI Jakarta Managers and Coaches PSN.Perisai White Jakarta

Foto By …… Photo By ......



Artikel Perkembangan Pencak Silat di sekolah yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles Developments in the schools of Pencak Silat is 'probably' related to the other sites:

    Sejarah Perkembangan Pencak Silat « PENCAK SILAT INDONESIA History of Pencak Silat «PENCAK SILAT INDONESIA

    Sejarah Perkembangan Pencak Silat. History of Pencak Silat. Juli 19, 2007 at 8:46 am pencaksilat 11 komentar ... July 19th, 2007 at 8:46 am pencaksilat 11 comments ... program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah ... program to the Government to enter Pencak Silat lessons at school ...
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2007/07/19/sejarah-perkembangan-pencak-silat/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2007/07/19/sejarah-perkembangan-pencak-silat/

    Cempaka Putih: Sejarah Pencak Silat Indonesia Cempaka White: The History of Pencak Silat Indonesia

    Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan. Development of Pencak Silat in the Age of Independence. Walaupun di masa penjajahan Belanda Pencak Silat ... Although in the Dutch colonial period Pencak Silat ... Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah ... Government to enter Pencak Silat lessons at school ...
    Sumber: http://cempakaputihbatam.blogspot.com/2009/10/sejarah-pencak-silat-indonesia.html Sources: http://cempakaputihbatam.blogspot.com/2009/10/sejarah-pencak-silat-indonesia.html

    Ikatan Pencak Silat Indonesia - Wikipedia bahasa Indonesia ... Pencak Silat Association of Indonesia - Indonesian Wikipedia ...

    ... ... mewarnai perkembangan Pencak Silat untuk masa sesudahnya. Pencak Silat color development for the period thereafter. Perkembangan Pencak Silat ... Pencak Silat developments ... program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah. program to the Government to enter Pencak Silat lessons in schools.
    Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Ikatan_Pencak_Silat_Indonesia Sources: http://id.wikipedia.org/wiki/Ikatan_Pencak_Silat_Indonesia

    Sports School, Brunei: November 2010 Sports School, Brunei: November 2010

    Juara Pencak Silat Sekolah Sukan telah pun ... Pencak Silat Champion School of Sport has also ... Pemangku Pengarah Perancangan, Perkembangan dan ... Stakeholder Steering Design, Development and ... Atlit Pencak Silat Sekolah Sukan telah di jemput untuk ... Pencak Silat Sport School athletes have been on the shuttle to ...
    Sumber: http://ssnbd.blogspot.com/2010_11_01_archive.html Sources: http://ssnbd.blogspot.com/2010_11_01_archive.html

    Pencak Silat Masuk Kurikulum American University, AS | jejakbrowsing Go Pencak Silat Curriculum American University, USA | jejakbrowsing

    Namun, di negeri asalnya, pencak silat sepertinya 'kalah pamor ... However, in his native country, martial arts seem to 'lose prestige ... Di sekolah-sekolah kita, banyak yang ... In our schools, many of which ... Penggemar Silat di Dunia, Perkembangan Silat Dunia ... Fans at the World Silat, Silat World Development ...


- Powered by BING [2012-05-12 04:56] - Powered by BING [2012-05-12 04:56]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.