Ayo Patenkan Pencak Silat!. Patented Let Pencak Silat!.
[ in English ] [ in English ]Nov 22nd, 2008 | By admin | Category: Traditional Ethnic Visited 1320 times, 2 today [ in English ] November 22nd, 2008 | By admin | Category: Traditional Ethnic Visited 1320 times, 2 today [ in English ]
Melly Febrida – detikFinan Melly Febrida - detikFinan
Bangkalan – Tak sedikit seni budaya Indonesia yang dipatenkan negara lain. Bangkalan - Indonesia Not a bit of art and culture of other countries which are patented. Supaya kejadian serupa tak terulang lagi, seni pencak silat pun dianjurkan segera dipatenkan. So that similar incidents do not happen again, the art of martial arts were encouraged immediately patented.
“Jangan lupa mendaftarkan ke Depkum dan HAM. "Do not forget to register to Depkum and human rights. Agar seni bela diri pencak silat dengan berbagai jurusnya dipatenkan,” kata Ketua DPR Agung Laksono dalam sambutan acara Gebyar Pencak Silat Joko Tole, di GOR Bangkalan, Bangkalan, Madura, Rabu (9/1/2008). In order for martial arts martial arts with a variety of jurusnya patented, "said House Speaker Agung Laksono in the speech event Pencak Silat Gebyar Joko Tole, the GOR Bangkalan, Bangkalan, Madura, Wednesday (01/09/2008).
Politisi Golkar ini mengingatkan, pencak silat jangan sampai diakui negara lain. Golkar politicians are reminded that martial arts should not be recognized elsewhere. Apalagi Padepokan Joko Tole Bangkalan sudah mengembangkan seni bela diri pencak silat ini berpuluh-puluh tahun lamanya. Moreover Padepokan Bangkalan Joko Tole has developed a martial art martial arts is decades old.
“Apabila dipatenkan, maka pemerintah akan melindungi,” imbuh Agung. "If patented, then the government would protect," said Agung.
Selain dipandang sebagai seni budaya Indonesia, Agung menilai ada 3 unsur latar belakang nuansa moralitas yang terkandung dalam pencak silat. In addition to arts and culture is seen as Indonesia, there are three elements of the Supreme background shades of morality contained in the martial arts. Yakni unsur sportifitas dan menjunjung disiplin, unsur kemasyarakatan, serta semangat sosial keagamaan. Sportsmanship and respect that is an element of discipline, social elements, as well as the socio-religious zeal.
“Contohnya saja meski menggunakan senjata tajam dan berbahaya, tapi dengan disiplin jadinya tak terluka,” tandas dia. (mly/nvt) "For instance despite the use of sharp and dangerous weapons, but with the discipline it would not hurt," he said. (MLY / NVT)






