Para Penikmat Silat. The Connoisseurs Silat.
[ in English ] [ in English ]Nov 22nd, 2008 | By admin | Category: Cover Story Visited 1318 times, 2 today [ in English ] November 22nd, 2008 | By admin | Category: Cover Story Visited 1318 times, 2 today [ in English ]
Kalau anda seorang pesilat, ataupun pecinta beladiri, situs silatindonesia.com tidak boleh anda lewati, karena disinilah berbagai informasi mengenai pencak silat bisa anda temui. If you are a fighter, or martial arts lovers, the site should not be silatindonesia.com you went through, because this is where a variety of information about martial arts you can meet. Situs ini bercinta-cita mendokumentasikan beragam aliran silat yang ada di nusantara, dan juga informasi mengenai perkembangan dan kegiatan perguruan pencak silat di tanah air maupun dunia. This site documents the variety of sex-goal arts stream in the archipelago, and also information about developments and activities of martial arts college in the country and the world.
Di dukung oleh komunitas pencak silat Indonesia dan sahabat silat silat Indonesia, situs ini seolah tidak akan pernah kehabisan berita, karena para anggota komunitas sangat aktif memberikan informasi bahkan menulis artikel adalah salah satu bagian yang sangat menonjol di komunitas ini. Supported by a community of Indonesian martial arts and martial arts friend of Indonesia, as the site will never run out of news, because the members of the community is very active in providing information and even writing articles is one of a very prominent part in this community.
Silatindonesia.com seolah menjadi rumah bagi sebagian besar anggota komunitas maupun pengunjung lainnya, sehingga beberapa kali situs ini harus pindah server untuk mencari unlimited bandwidth yang lebih besar. Silatindonesia.com seemed to be home to most members of the community and other visitors, making this site a few times to move the server to look for unlimited bandwidth greater.
Anggota komunitas silat Indonesia, biasa berkumpul secara online di forum diskusi sahabatsilat.com dan milis [email protected] Indonesian silat community members, used to gather online in discussion forums and mailing lists sahabatsilat.com [email protected] Sejauh ini anggotanya juga sudah mencapai 1000 lebih, dan dasyatnya lagi anggotanya aktif semua, begitupun dengan milis yang anggotanya sudah mencapai 500 anggota yang rata-rata masih aktif. So far has reached 1000 members are also more and more members are active dasyatnya all, as well as with mailing lists whose members have reached 500 members on average are still active. Sehingga tidak bisa di abaikan fungsi media dan komunitas ini untuk memajukan silat di Indonesia. So it can not ignore the media and community functions to promote the arts in Indonesia.
Kalau saja IPSI maupun perguruan lain perduli maka informasi pencak silat bisa di sampaikan melalui komunitas yang cair ini, walaupun anggota komunitas ini bukanlah pesilat professional akan tetapi kepeduliannya sudah bisa di buktikan dengan nyata, contohnya saja, liputan media massa baik dari TV, Radio hingga Koran sudah menjadi bagian publikasi mereka. If only the IPSI as well as other colleges care about martial arts then this information can be conveyed through the liquid of this community, even though members of this community is not a professional fighter, but care can be proved with the real, for example, just, good media coverage from TV, Radio to Newspapers has become part of their publications.
Komunitas Silat Indonesia terdiri dari beberapa komunitas kecil di dalamnya, seperti komunitas sahabat silat yang identik di sebut dengan sahabat silat yang kebayakan adalah anggota forum diskusi, begitupun dengan milisnya yang juga menjadi bagian sahabat silat. Community Silat Indonesia consists of several small communities within it, such as community arts identical friend called with a stout friend of the martial arts is a member of the board, as well as with milisnya who was also a friend of the arts. Ada juga FP2ST atau 'Forum Pecinta dan pelestari Silat Tradisional Indonesia”, FP2ST merupakan komunitas yang lebih mengkhususkan diri pada silat tradisional, dan yang tidak kalah banyaknya juga ada “Komunitas Penikmat Silat” yang baru saja dibentuk oleh beberapa anggota yang memang menyenangi silat namun sebatas pada penikmat. There is also FP2ST or 'lovers and conservationists Forum Traditional Silat Indonesia ", a community of more FP2ST specializes in traditional martial arts, and who does not lose much there is also a" Community of Silat Connoisseurs' newly formed by several members who are enjoying the arts, but limited the audience.
Namun semua anggota komunitas ini tetap menjadi satu kesatuan walaupun berbeda keinginan dan tujuan kecintaan mereka pada silat sudah menjadi satu bagian yang tak bisa di pisahkan. However, all members of this community remains a single entity although different desires and goals is their love of the arts into one part that can not be separated. Komunitas Pencak Silat Indonesia dalam waktu kedepan lebih mengharapkan kepada anggota lebih aktif dalam mengadakan kegiatan, intinya kegiatan di komunitas ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh members untuk members, sehingga tidak ada kata penikmat yang hanya menjadi penikmat kegiatan, “kalau menjadi penikmat keindahan silat, itu sih bagus”, ujar beberapa anggota komunitas ini saat mereka berkumpul. Community Pencak Silat Indonesia in the future more expected to be more active members in the conduct of activities, core activities in this community is the work being done by members for members, so there are no words that only a connoisseur connoisseurs of activity, "if being a connoisseur of beauty arts, it good anyway ", said some members of this community as they gather.
Acara atau kegiatan di komunitas ini cukup beragam dari latihan, kumpul bareng, cari berita, diskusi, wisata hingga kongkow di cafe kelas teri hingga kelas selebritis sudah biasa. Event or activity in this community of practice is quite diverse, gathered together, looking for news, discussions, tours to the cafe kongkow petty celebrity is common to the class. “ walaupun kita suka sama yang tradisional, tapi ngumpulnya tetap di tempat yang modern dong, sambil menikmati hotspot internet di Mal-mal,” kata seorang anggota lainnya. "Although we like the same traditional, but still in place ngumpulnya modern dong, while enjoying the Internet hotspots in malls," said one other member.
Walaupun kini pencak silat lebih identik dengan IPSI dan Perguruan besar yang mayoritas lebih mementingkan Sport dan prestasi toh penggemar dari komunitas Silat ini juga tidak boleh di lupakan, kalau saja semua mayarakat pencak silat bersatu maka silat bukanlah sesuatu yang asing di negerinya sendiri. Although martial arts is now more synonymous with the IPSI and large universities are more concerned with the majority of Sport and achievement yet fans of this Silat community also should not be forgotten, if only all of society unite the silat martial arts is not something alien in his own country. Karena silat bukanlah milik satu perguruan tapi milik Bangsa Indonesia, disinilah kita seharusnya mulai belajar menghargai aliran apapun di luar perguruan yang di ikuti oleh pesilat itu sendiri. Because arts education, but does not belong to one nation's Indonesia, where we should begin to learn the value of any flow out of college who followed the fighters themselves. (sahabatsilat.com) (Sahabatsilat.com)






