Zidni Rahma Amaly Mengukir prestasi melalui pencak silat. Rahma Zidni Amaly Carve through the martial arts accomplishments.
[ in English ] [ in English ]Nov 14th, 2008 | By admin | Category: Figure Pesilat Visited 1371 times, 1 today [ in English ] November 14th, 2008 | By admin | Category: Figure fighters Visited 1371 times, 1 today [ in English ]
Siapa di antara kalian yang suka pencak silat? Who among you who like martial arts? Olahraga bela diri ini selain untuk pertahanan diri juga untuk melatih rasa percaya diri lho. Martial arts is in addition to self defense is also to train the confidence you know.
Hal tersebut sudah dibuktikan oleh Zidni Rahma Amaly. It has been proved by Zidni Amaly Rahma. Teman kalian yang saat ini duduk di Kelas III SD Al Islam Jamsaren, Solo ini mengukir prestasi lewat berbagai lomba pencak silat. Your friend who is currently sitting in a Class III SD Islam Al Jamsaren, Solo this achievement through a variety of martial arts competitions. Di antaranya menyabet Juara II Tunggal Puteri Kejuaraan Pencak Silat Puteri se-eks Karesidenan Surakarta tahun 2007, juara I Tunggal Puteri Kategori Seni Kejuaraan Tapak Suci tingkat remaja se-Surakarta tahun 2007 dan Juara I Tunggal Puteri Kategori Seni Kejuaraan Pencak Silat Pelajar se-Surakarta tahun 2007. Of which won Second Place Single Pencak Silat Championship Princess Princess as the former residency of Surakarta in 2007, winner Art Championships Single Princess Holy Footprint youth level as Surakarta in 2007 and Princess Single Winner Art Students Pencak Silat Championship a year Surakarta , 2007.
Teman kalian yang akrab dipanggil Zidni ini mengaku sejak Kelas I SD sudah tertarik dengan pencak silat. You are familiar friends called Zidni was admitted to Class I school since been interested in martial arts. “Saya latihan pencak silat sendiri di rumah bersama ayah,” kata dara kelahiran 24 April 2000 ini. "I practice martial arts at home with my father," said the virgin birth is 24 April 2000.
Jangan heran ya, ayah Zidni ini pelatih pencak silat lho. Do not be surprised, yes, father Zidni martial arts coaches know this. Bahkan saat kelas I pun dia sudah berani mengikuti kejuaraan pencak silat yang digelar Perguruan Tapak Suci. Even when I was a class he had dared to follow the martial arts championships held College of the Holy Footprint.
Puteri pasangan Nur Iskak Al Jufri dan Ambar Retno Sintowati ini mengaku belajar pencak silat itu tidak sulit. Daughter of Isaac al-Nur couple Jufri and Ambar Retno Sintowati learn martial arts, admits it's not hard. “Asal mau latihan dan latihan pasti bisa.” "Just want to practice and exercise can do it."
Saat mengikuti kejuaraan pencak silat pelajar se-Surakarta dia mengaku sempat nervous karena pesertanya cukup banyak. When the championship martial arts student as he claimed Surakarta was nervous because a lot of participants. “Namun saat saya maju, rasa deg-degan itu langsung hilang dengan sendirinya,” tutur anak kedua dari dua bersaudara ini. "But as I advanced, feeling excited that disappear by itself," said the second of two siblings.
Meskipun terus menyalurkan bakat pencak silatnya, prestasi akademik teman kalian yang hobi berenang ini tidak mengecewakan lho. Although it continues to deliver the talent of martial silatnya, academic achievement of your friends who like to swim does not disappoint you know. Bahkan dia mengaku ingin sekali menjadi guru jika dewasa kelak. Even he admitted to once being a teacher if the adults in the future.
source : solopos.co.id source: solopos.co.id
Ada yang ingin berbagi dengan Zidni? Anyone want to share with Zidni? Silakan main saja ke rumahnya di Baluwarti RT 02 RW 10, Baluwarti, Pasar Kliwon Solo. Please play it to his home in Baluwarti RT 02 RW 10, Baluwarti, Solo Kliwon Market. – Oleh : Kak Ema - By: Sister Ema






