Gerak Gulung, Silat Tua yang tetap terjaga. Roll motion, Silat Tua is maintained.
[ in English ] [ in English ]Dec 20th, 2008 | By admin | Category: Aliran Silat , Cover Story , Liputan Khusus Visited 2931 times, 1 today [ in English ] Dec 20th, 2008 | By admin | Category: Flow Silat , Cover Story , Special Coverage Visited 2931 times, 1 today [ in English ]
Dari ratusan aliran silat di Nusantara tidak semuanya muncul kepermukaan, bahkan hingga kini masih sebagian kecil yang bisa terungkap dan membuka diri, salah satunya silat Gerak Gulung Budi Daya ( Gerak Gulung) yang berusaha memperkenalkan diri melalui kegiatan Workshop dan diskusi yang di selenggarakan oleh Komunitas Silat Indonesia dan Sahabat Silat pada Sabtu 20 Desember 2008 di Teater Utan Kayu Jakarta Timur. Of the hundreds of arts stream in the archipelago are not all up to the surface, even up to now is still a small part that can unfold and open up, one of them parried Cultivation Roll Motion (Motion Roll) who tried to introduce themselves through activities and discussion at the workshop organized by the Community Silat Indonesian Silat and Friends on Saturday, December 20th, 2008 at Teater Utan Kayu, East Jakarta.

Tepat Jam 9.30 wib Workshop di mulai dengan sambutan dari penitia dan sesepuh Komunitas yaitu Bapak Bambang Sarkoro dan Bapak Eddy M Nalapraya Hours 9:30 pm Workshop proper begins with a welcome from the community elders penitia and Mr. Bambang Sarkoro and Mr. Eddy M Nalapraya yang menyempatkan diri Hadir. who took time to present. “Saya hadir jauh-jauh dari Cipayung "I came all the way from Cipayung karena saya masih perduli dengan pencak silat tradisional”, kata Eddy M Nalapraya memulai sambutannya, Ia pun berpesan untuk menjaga silat tradisional ini tetap di jaga kelestariannya. because I still care about the traditional martial arts, "said Eddy M Nalapraya started his speech, he was advised to maintain a traditional arts are still on guard sustainability.
“Biasanya kami mengadakan kegiatan seperti ini di Pedepokan Nasional Pencak Silat TMII Jakarta, kali ini kita coba di tempat lain yang lebih mudah di jaungkau oleh banyak orang yaitu di pusat kota”, ujar Bambang Sarkoro dalam sambutannya di hadapan 40 orang.peserta Workshop. "Normally we hold events like this in the National Pencak Silat Pedepokan TMII Jakarta, this time we try it in other places that are easier on the jaungkau by many people in the city center," said Bambang Sarkoro in his speech in the presence of 40 orang.peserta Workshop. “Apalagi ini kegiatan perdana komunitas sahabat silat,karena selama 2 tahun lalu "Moreover, this activity friendly premiere arts community, as long as 2 years ago kegiatan ini bernama “Diskusi Bulanan”, This activity was named "Monthly Discussions", Kata Bapak Bambang menambahkan. Said Mr. Bambang added.
Workshop Silat Gerak Gulung Kali ini mengambil Tema “Mengungkap Tabir beladiri Kerajaan Sunda Padjadjaran”, di hadiri pula oleh sesepuh aliran silat ini seperti Bapak Awang, Bapak R. Roll Motion Workshop Kali Silat is taking theme "Uncovering the Veil martial Padjadjaran Sunda Empire", was attended also by the elders in this martial arts flow like Mr Awang, Mr R. Oto dan rekan-rekan lainnya yang khusus datang dari Ciomas Bogor Jawa Barat. Bibs and other colleagues who had come from Ciomas Bogor in West Java. Silat gerak Gulung kali ini memperagakan beberapa jurus dasar seperti selancar dan beberapa aplikasi demo yang cukup memukau peserta yang hadir, dari sesi Tanya jawab pun perserta di persilahkan bertanya tentang silat ini baik sejarah, teknik dan lainnya. Roll motion martial arts this time to demonstrate some basic steps such as surfing and a few demo applications that simply amaze attendees, from the question and answer session invite any participant in the arts is good to ask about the history, techniques and more.
Salah satu pertanyaan yang cukup menarik dari peserta adalah, silat yang kita kenal ini tertutup ternyata silat gerak gulung pada tahun 1980an sudah dipelajari oleh orang-orang Mancanegara yang datang khusus untuk mengenal faham / teknik langkah golok. One of the questions from the participants was quite interesting, the martial arts as we know it was covered with roll motion martial arts in the 1980s has been studied by those who came specifically Abroad to get to know the schools / cleaver step technique.
Menurut Kang Awang “keterbukaan gerak gulung kepada masyarakat luas karena aliran silat ini memang harus di perkenalkan kepada anak muda khususnya dan umumnya bangsa Indonesia, karena Budaya permainan gerak gulung akan sangat positif bagi generasi muda untuk olahraga dan beladiri, Ujar Kang Awang dalam menjawab beberapa pertanyaan dalam sesi Tanya jawab. According to Awang Kang "openness to the public at large roll motion due to the flow of these arts had to be introduced to young people in particular and generally of Indonesia, due to roll motion game culture will be very positive for young people to sport and martial art, says Kang Awang in answering some questions in a question and answer session.
Setelah sesi Tanya jawab, Demo jurus dan Teknik praktis di lanjutkan dengan acara makan siang bersama, Suasana semakin akrab karena hujan rintik-rintik memberikan warna tersendiri pada acara kali ini. After a question and answer session, Demo stance and practical techniques followed by lunch together, the more intimate atmosphere for a light rain to give its own color on the show this time. Apalagi menurut beberapa kawan yang mencoba masakan yang dihidangkan menurut mereka makanannya enak banget. Moreover, according to some friends who try dishes they served really good food.
Setalah Sholat Zhuhur, acara dilanjutkan dengan Workshop jurus gerak Gulung, di ikuti oleh 20 orang lebih peserta dan di awasi oleh Akang dari Gerak Gulung. After noon prayers, the event continued with the stance of motion Roll Workshop, followed by 20 participants and more people are supervised by Akang of Roll Motion. Menurut Maulana salah satu peserta workshop mengatakan, “Jurus Selancar kelihatannya mudah tapi teryata susah juga ya” kata Maulana sambil tertawa. According to Maulana one workshop participant said, "Surfing stance seems easy but it's hard teryata" Maulana said, laughing.
Sementara itu Alda M. Meanwhile, Alda M. Amta dan Eko Hadi serta kawan-kawan panitia lainnya berujar bahwa “ Mungkin acara seperti ini harus Rutin, bagaimana kita memperkenalkan silat tradisional maupun silat lainnya kepada masyarakat luas, apalagi selama ini masyarakat masih belum berubah dalam hal menanggapi image silat yang tetap pada posisi kurang menyenangkan, padahal kita sudah membuktikan bahwa silat pun sangatlah menarik untuk di pelajari, dan semoga saja dikit demi sedikit masyarakat mengetahui silat tradisionalpun tidak kalah bagusnya dengan beladiri Impor sekalipun.” Amta and Eko Hadi and other comrades committee said that "Maybe events like this should be routine, how do we introduce the traditional arts and other arts to the public, let alone all this time people still have not changed in response to Silat image that remains in a position less favorable , whereas we have shown that martial arts was very interesting to learn, and hopefully little by little the public knows tradisionalpun silat martial arts no less good with imports though. "
Segenap panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, keluarga besar GGBD dan juga para panitia lainnya yang telah bekerja keras untuk mensukseskan acara ini, dan mohon maaf bila banyak kekurangan disana-sini. The entire committee would like to thank all participants, family GGBD and other organizers have worked hard for the success of this event, and apologize if a lot of flaws here and there. Dan mohon dukungan anda semua agar kegiatan ini tetap terus berjalan. And beg you all to support these activities still continue running. ( Tim Liputan SilatIndonesia) (Tim SilatIndonesia Coverage)
Thanks To : Thanks To:
- Rasa Syukur kepada Allah SWT Gratitude to Allah
- Members Milis, forum Sahabatsilat.com Members mailing list, forum Sahabatsilat.com
- Peserta Workshop Workshop participants
- Keluarga Besar GGBD Family GGBD
- Panitia Committee
- Bapak Edy M Nalapraya Mr Edy M Nalapraya
- Tim Liputan ( Astro Awani, RCTI, SCTV) Team Coverage (Astro Awani, RCTI, SCTV)
- Dan semua pihak yang telah mensukseskan acara ini. And all those who succeed in this event.






