Pencak Silat: Kaitan antara Malaysia-Indonesia. Pencak Silat: The link between Malaysia and Indonesia.
[ in English ] [ in English ]Dec 23rd, 2008 | By admin | Category: Artikel Silat Visited 1600 times, 2 today [ in English ] Dec 23rd, 2008 | By admin | Category: Articles Silat Visited 1600 times, 2 today [ in English ]
Budaya dan seni merupakan salah satu hal yang bisa mempereratkan tali silahturahmi antara satu negara dengan negara lain. Culture and art is one thing that could mempereratkan silahturahmi rope from one country to another. Itulah suasana yang tergambar pada hari Kamis (04/12) dalam acara “Kunjungan Budaya Kasih Serumpun”, yaitu pertunjukan seni bersama antara tim kesenian Universitas Padjadjaran dan Universiti Sains Islam Malaysia, di Grha Sanusi Hardjadinata, Jalan Dipati Ukur, Bandung. That atmosphere is reflected on Thursday (04/12) in the event "Cultural Visits clump Love", which is the performing arts with the art team Padjadjaran University and Universiti Sains Islam Malaysia, at Graha Sanusi Hardjadinata, Measure Dipati Road, London.
Setelah PR Bidang Kemahasiswaan Unpad menyambut kunjungan USIM, tim kesenian USIM bersama dengan Unpad melakukan beberapa kegiatan, di antaranya melakukan diskusi, bengkel kesenian, dan pertunjukan kesenian. After the PR for Student Affairs welcomed Unpad USIM, USIM art team along with Unpad do some activities, including discussions, workshops of art, and art performances. Kegiatan diskusi menjadi awal dari rangkaian acara ini, diskusi ini membawa tema “Seni Pencak Silat: Kaitan antara Malaysia-Indonesia”. Discussion into the beginning of the series of events, this discussion brings the theme of "The Art of Pencak Silat: The link between Malaysia-Indonesia".
Dalam diskusi ini, baik dari Unpad maupun USIM menampilkan 1 tim yang terdiri dari 5 orang mahasiswa. In this discussion, both of Unpad or USIM featuring a team of 5 students. Diskusi yang berlangsung kurang lebih selama 30 menit ini banyak menarik perhatian, karena masing-masing tim mempresentasikan materi seni bela diri Pencak Silat dan saling bertukar pikiran. The discussion lasted for about 30 minutes is a lot of attention, as each team presented the material Pencak Silat martial art and exchanging ideas.
Berdasarkan presentasi yang dibawakan oleh tim USIM, di Malaysia terkenal dengan 3 jenis Pencak Silat. Based on a presentation that was delivered by a team of USIM, in Malaysia is famous for three types of Pencak Silat. Dan mereka pun mengakui bahwa Pencak Silat tersebut banyak mendapat pengaruh dari Pencak Silat yang ada di Indonesia. And they also recognize that Pencak Silat is a lot of influence of Pencak Silat in Indonesia.
Tim Unpad melalui presentasinya menyatakan bahwa Pencak Silat merupakan seni bela diri yang berasal dari Melayu, yang memiliki aspek di antaranya aspek spiritual, fisik, dan juga olah raga. Unpad team through his presentation stating that Pencak Silat is a martial art that originated from the Malay, which has the aspect of which aspects of the spiritual, physical, and also sports. Adapun lahirnya seni bela diri ini, menurut pengakuan mereka, bukanlah dari peperangan namun justru dari pertahanan diri atau untuk bertahan hidup. The birth of martial arts, according to their confession, not of war but instead of self defense or survival.
Dari diskusi ini kedua tim sepakat membuat kesimpulan mengenai tema yang bersangkutan yaitu seni bela diri Pencak Silat memang berasal dari Melayu, namun sudah mengalami banyak akulturasi budaya, baik budaya yang ada di Malaysia maupun yang ada di Indonesia sendiri. From these discussions the two sides agreed to make inferences about the theme in question is the martial art of Pencak Silat is derived from the Malay, but has experienced a lot of acculturation, both cultures in Malaysia and in Indonesia itself. Kemudian tim kesenian Unpad juga sempat memperagakan seni bela diri Pencak Silat Jawa Barat di hadapan tim USIM. Then the team also had to demonstrate the art Unpad martial art of Pencak Silat in the presence of West Java USIM team.






