Cerita Silat “Kong Nizam Sang Jawara”. Silat story "Kong Nizam The Champions".
[ in English ] [ in English ]Feb 8th, 2009 | By alam | Category: Cerita Silat Visited 3118 times, 3 today [ in English ] February 8th, 2009 | By nature | Category: Stories Silat Visited 3118 times, 3 today [ in English ]
Mau dengar cerita lucu tentang para sahabat silat di Pencak Silat Community – SahabatSilat yang dibuat cerita oleh Sarung Kampret? Wanna hear a funny story about friends of the arts in Pencak Silat Community - SahabatSilat made by Gloves Kampret story?
Sarung Kampret adalah seorang pecinta silat tradisional yang bergabung di pencak silat comunity Sahabat Silat dengan nama asli Alamsyah. Kampret sarong is a traditional martial art lovers who join the Friends of Silat martial arts comunity with the original name Alamsyah. Seorang yang bukan pendekar silat sejati dan berwajah lucu mengemas cerita silat ini sedemikian rupa hingga ngalor ngidul tak tentu arah seenak pikirannya dalam cerita “ Kong Nizam sang Jawara “. A warrior is not a true martial arts and kungfu resemble funny faces is such that Ngalor ngidul nowhere as good as his mind in the story "Kong Nizam's Champions".
Sekilas cuplikan cerita silat Kong Nizam sang Jawara : Fleeting footage of the Nizam Kong kungfu Jawara:
==== ====
Adapun murid seperguruannya kembali berdiri dengan sikap siap, walau Dbulls dapat berdiri tegak namun ia ragu-ragu untuk menerjang tanpa perintah . The students seperguruannya back up with an attitude ready, though Dbulls can stand upright, but he hesitated to hit without orders. Ia maklum akan kelihaian manusia siluman ini dan menjadi gentar juga. Human ingenuity he will understand this and be afraid of demons too.
“Cuh! "Huh! Cuhhhhh!” suara orang meludah dan beberapa penonton menyumpah-nyumpah karena mukanya terkena ludah kental yang tak diketahui dari mana datangnya. Cuhhhhh! "Sound of spitting and cursing some viewers because of his face exposed to the unknown viscous saliva where it came from.
“Ho-ho-hah, Kang One jangan berpesta seorang diri!” Suara laki-laki seperti tambur bobrok ini terdengar dan orangnya sekaligus tampak seorang berpakaian seperti pengemis, mukanya keliatan sudah tua dan acak-acakan, mukanya pucat seperti mayat, rambutnya panjang sampai ke pundak, awut-awutan dan riap-riapan kotor, kumisnya yang jarang-jarang, badannya kurus terlihat ongkang-ongkang kaki di atas pohon melinjo dipelataran Bek Rudyh. "Ho-ho-hah, Kang One should not celebrate alone!" The voice of a man like this ramshackle drum sounds and looks of a person as well dressed as a beggar, his face plasticity is old and disheveled, his face deathly pale, his hair long until to the shoulders, untidy and dirty increment-riapan, sparse mustache, thin body looks ongkang-ongkang feet above the tree melinjo dipelataran Rudyh Defender. Pakaiannya kotor dan penuh tambalan, hanya sepasang sepatunya masih baru. Her clothes were dirty and full of patches, only a pair of shoes were new. Ia memegang sebatang tongkat butut yang berupa pikulan, duduk di situ dengan gayanya yang pongah. He holds a stick in the form of pole battered, sitting there with a smug style.
Dilihat sepintas lalu, ia hanya seorang pengemis kotor biasa saja, malah seorang pengemis yang tidak normal, setengah gila. Seen in passing, he was just an ordinary dirty beggar, a beggar who is not even normal, half-mad. Hal itu tampak pada mukanya yang mengerikan, apalagi mulutnya yang lebar dan selalu sedikit terbuka, memperlihatkan giginya yang aneh, gigi yang bercampur warna ke-emas-emasan. It was a terrible look on his face, especially his wide mouth and is always slightly open, revealing a strange teeth, teeth that mixed-gold color to golden.
Kembali ia meludah, “Cuh-cuh-cuh!” ke kanan kiri, menjijikkan sekali. He spat back, "huh-huh-huh!" To the left and right, so disgusting.
Melihat ini, Lury marah, “Orang tua jorok (kotor), kaukah yang meludahi diriku tadi tadi?”, Luri sang pendekar Keyboard Sakti yang membawa papan yang berbentuk seperti papan cucian marah karena terkena ludah dari orang yang berada di atas nya. Seeing this, Lury angry, "Parents are dirty (dirty), Did you spit on me was that?", The warrior instinct that brings Keyboard Way board shaped like a washing board exposed to saliva of angry people who are above it.
“Anjing !! "Dogs! Apa loe gak kenal Pendekar Keyboard Sakti ?”, lanjut dia memaki maki. Loe not know what Keyboard Warrior Way? ", He swore maki.
“Ho-ho-hah-hah, aku memang suka meludah, biasa meludahi anjing korengan dan kucing kudisan. "Ho-ho-hah-hah, I like to spit, spit usual mangy dogs and cats korengan. Lebih suka lagi meludahi keledai yang suka bawa papan buat bikin kandang ayam, cuh-cuh!” Mukanya menghadap ke bawah dan ia meludah ke bawah, akan tetapi anehnya, dua kali meludah, dua kali muka Lury sang Pendekar Keyboard Sakti yang berada di sebelah kanannya dalam jarak tiga meter itu terkena sambaran ludah kental yang sebagian memasuki lubang hidungnya. More like a donkey who likes to spit again bring the board for making a chicken coop, huh-huh! "His face was down and she spit it down, but oddly enough, spat twice, two times the face Lury Keyboard Pendekar Sakti is located on the right within a distance of three meters was hit by a bolt of thick saliva that partly entered his nostrils. Entah bagaimana ludah itu bisa terbang menyeleweng dan miring. Somehow it's hard to fly perverted and skewed.
“Jahanam hina!” Lury pun mana dapat menahan kesabarannya? "Hell abject!" Lury which can withstand any patience? Dengan kemarahan meluap-luap ia sudah memainkan keyboardnya dan menerjang pengemis itu. With the overwhelming anger she had played the keyboard and hit the beggar.
“Ho-ho-ha-hah, untung besar hari ini bisa meludahi mampus keledai pembawa papan buat bikin kandang ayam!” Tiba-tiba terdengar suara keras dan papan di tangan Lury pun sudah terlempar jauh, menimpa batu gunung dan patah menjadi dua. "Ho-ho-ha-hah, a nice profit today could spit on a carrier board for the dead donkey make a chicken coop!" Suddenly, he heard a loud noise and the board in the hands of Lury had already thrown away, struck the rock of the mountain and broke into two. Kemudian Orang gila pengemis itu meludah terus dan tiap kali meludah, Lury pun berseru kesakitan. Then the man continued to spit crazy beggar and every time I spit, Lury was crying in pain. Hujan ludah itu mengenai tubuhnya, akan tetapi tidak hanya membikin kotor seperti tadi, kini terasa seperti pukulan-pukulan keras yang tepat mengenai jalan darah di tubuhnya. The rain spit it on her body, but not only make dirty as before, now seemed like a hard blows right on the path of blood in his body. Tiap kali Orang gila itu meludah dan mengenai tubuhnya, ia berteriak mengaduh, kemudian ia menggulingkan tubuh untuk menghindarkan diri. Each time the man was mad and spit on him, he shouted moaning, and then he rolled to escape. Namun Orang gila itu terus meludah, makin keras agaknya karena kini tubuh Lury pun bergulingan seperti seekor cacing terkena abu panas dan dari telinga dan hidungnya keluar darah segar! But it continued to spit crazy man, presumably because the harder the body has Lury was rolling like a worm exposed to heat and ash from the ears and nose out of blood!
“Orang gila keji, lepaskan teman kami!” Ywk dan dua orang adik seperguruannya, Pendekar Danu Sang Pemetik Bunga dan Aguswin cepat mencabut golok dan menerjang pengemis itu. "The crazy nasty, release our friend!" Ywk and two younger seperguruannya, Swordsman Archer The Flower Picker and quickly pull out a machete and Aguswin crashing beggar. Akan tetapi pengemis itu mengangkat tongkatnya, sekaligus tiga batang golok itu tertangkis dan terpental. But the beggar raised his cane, as well as three bars and machetes were tertangkis bounce. Sungguhpun tiga orang tokoh kosen itu tidak sampai melepaskan golok masing-masing, namun mereka merasakan telapak tangan Even though three people were not brave leaders to release their machetes, but they felt the palm of the hand
mereka sakit dan panas. their pain and heat. Terkejutlah mereka. Troubled them. Empat pendekar ini terkenal dengan ilmunya masing-masing yang digerakkan dengan tenaga dalam, kuat bukan main. The four warriors are known for their knowledge of each is driven with force in a powerful, is not playing. Akan tetapi sekarang sekali tangkis saja Orang gila ini dapat membuat pedang mereka terpental. But now once countered only crazy people can make their swords bounce. Padahal mereka adalah orang-orang yang menduduki tingkat dua, tiga, dan empat di rimba pendekaran, yang paling lihai di bawah guru mereka, Ki Nagapasa! Yet they are the ones who occupy the two, three, and four in the jungle pendekaran, the most astute under their teacher, Ki Nagapasa!
Sementara itu, Orang gila itu terus meludahi tubuh Lury yang kini sudah tak dapat bersambat atau bergerak lagi. Meanwhile, people continued to spit crazy Lury body which has now bersambat or can not move anymore. Hebatnya, kepala yang suka memakai blangkon jawa itu kini bolong-bolong dan dari situ keluar darah bercampur otak. Remarkably, the head of which like to wear it now blangkon java-perforated holes and from there came out blood mixed with the brain. Pendekar ke empat ini sudah tewas! These four warriors to be dead!
“Mana orang goa hydro! "Where is the cave hydro! Mana pendekar-pendekar bau dari goa hydro?” tiba-tiba terdengar suara dan kali ini suara itu terdengar dari…. Where warriors, warriors of the cave hydro smell? "Suddenly heard a voice and this time the voice came from .... bawah! down! Terlalu hebat peristiwa yang terjadi berturut-turut itu, dan para penonton masih tercengang dan ngeri menyaksikan kematian seorang anggauta rombongan dari goa hydro yang membela bek Rudyh. Too great events that occur in succession, and the audience was stunned and horrified to see the death of a member of a group of cave hydro Rudyh defend defender. Sekarang mendengar bentakan dari bawah tanah ini, mereka seketika menjadi pucat dan cepat memandang ke arah suara. Now hear the screaming from under the ground, they immediately became very pale and quickly looked toward the sound. Tentu saja pandang mata mereka tertuju ke bawah, karena dari situlah munculnya suara. Of course their eye fixed on the bottom, because that's where the advent of sound.
“Hehehehehe, Jali Jengki! "Hehehehehe, Jali jeans! Dengar itu, Si Manusia Sarung Kampret juga datang. Hear that, Kampret Gloves Man also came. Bakal ramai sekarang!” Raja Begal One tadi kini tertawa dan Si Jali Jengki juga tertawa dan meludah ke kanan kiri. Will be busy now! "King of the One robber was now laughing and Si Jali jeans also laughed and spat on the right side.
“Bagus, dan kebetulan orang-orang Perkumpulan Pendekar Goa Hydro berada di sini. "Good, and those happen to Goa Hydro Swordsman Association located here. Baik sekali. Very well. Hayo, Sarung Kampret busuk, perlihatkan diri, apa kau gentar melihat banyak orang-orang Forum?” Hayo, Gloves Kampret foul, show yourself, are you afraid to see a lot of people Forum? "
Diantara para penonton ditengah-tengah para pendekar ada meneer EricB, Peranakan sinyo belanda sahabat Kong Nizam. Among the spectators in the midst of the warriors there EricB sir, Peranakan sinyo Kong dutch friend Nizam. Dia dari tadi memperhatikan keadaan. He had notice of circumstances.
Mendengar disebutnya Sarung Kampret, muka meneer EricB makin pucat. Gloves Kampret heard it called, sir EricB face growing pale. Ia belum pernah bertemu dengan Sarung Kampret, akan tetapi ia mengenal nama ini yang oleh gurunya disebut sebagai seorang tokoh hitam yang amat keji dan jahat, malah ada bibit permusuhan dengan tokoh-tokoh Pendekar Forum dan semua pendekar yang dikenal dari golongan putih, yaitu sahabat-sahabat meneer EricB. He had never met Kampret Gloves, but he knew that by his teacher's name was called as a black character who is very cruel and evil, even there the seeds of hostility with figures of warriors Warrior Forum and all that is known of the white group, the friend- EricB friend sir.
Terdengar suara menggereng seperti harimau dari dalam tanah dan tiba-tiba tanah berikut batu berhamburan terbang dan tahu-tahu tanah itu sudah berlobang besar. Menggereng voice sounded like a tiger from the soil and the soil following the sudden flight of stone flew and before I knew the land had been a big hollow. Dari dalam lubang meluncur cahaya seperti kilat yang terbang ke arah para penonton !! Of the sliding hole that flew like a flash of light towards the audience!
Para penonton ini ternyata sebagian besar bukanlah orang-orang sembarangan. The audience is apparently most people are not arbitrary. Tingkat ilmu silat mereka seperti juga orang-orang Perkumpulan Goa Hydro itu, sudah mencapai taraf tinggi sekali. Their level of martial arts as well as those Hydro Society of Goa, it has reached a very high level. Sekali pandang saja mereka maklum bahwa yang menyambar ini adalah sebuah batu-batuan yang amat tajam dan runcing, yang disusul melesatnya bayangan hitam. One look that grabbed them understand that this is a rock and a very sharp pointed, dark shadow that followed boom. Cepat mereka berlima melompat ke belakang, mencabut golok dan senjata masing-masing dan menangkis. Five of them quickly jumped back, pulling out machetes and guns, and each ward.
“Trang-trang-trang….!” terdengar bunyi nyaring. "Trang-trang, trang ....!" Loud sound. Bunga api berhamburan disusul melayangnya tiga batu besar yang tajam dan runcing, yaitu tiga batu di antara batu batuan yang bertemu dengan senjata berkilauan itu. Sparks flew melayangnya followed by three large stones are sharp and pointed, with three stones in the stone rocks met with glittering weapons. Kemudian terdengar jerit mengerikan dan Salah satu penonton, penonton yang bertahi lalat pada hidungnya, telah roboh mandi darah. Later came the terrible shrieks and One of the audience, an audience that bertahi fly on his nose, had fallen a shower of blood. Dari leher sampai ke perutnya terdapat luka goresan yang panjang, luka kulit saja akan tetapi amat mengerikan. From the neck down to his belly scars are long, but the skin lesions are very terrible. Apalagi kalau mereka melihat lawan mereka yang kini sudah berdiri di depan mereka, benar-benar mendirikan bulu roma. Especially if they see their opponents who now stood before them, truly ghastly.
Dia seorang yang tubuhnya sedang saja, malah agak gemuk. He was a man of his being alone, even slightly overweight. Seluruh badan, kecuali sepasang tangan yang kecil kurus, terbungkus pakaian serba hitam. The entire body, except for a pair of small bony hands, clad all in black. Mukanya adalah muka cengangas cengenges, wajahnya yang lumayan kelihatan orang tolol kadang bertingkah laku seperti orang cacat mental, semua orang tidak akan menyangka bahwa orang ini yang telah berbuat mengerikan dengan membunuh beberapa penonton yang tidak berdosa, kepala tegak dengan pasang kopiah hitam yang miring tak beraturan, kedua kakinya memakai sepatu hitam pula. Cengangas cengenges him a face, her look pretty stupid sometimes behaved like a mentally handicapped person, not everyone will think that these people who have done horrible to kill some innocent spectator, his head held high with a pair of black cap tilt crazily , both legs wearing black boots as well. Di tangannya tampak sebuah senjata kujang tua yang amat tajam dan runcing, agak melengkung. In her hand was a very old weapon sharp cleaver and pointed, slightly curved.
Senjata kujang tua itu kini bergerak-gerak ke arah tubuh penonton-penonton yang lain, sekali berkelebat tentu kulit tubuh penonton-penonton itu teriris robek. The old Cleaver weapon now moving toward the body of the other audiences, once flashed the skin of audiences that cut ripped. penonton-penonton yang terkena sabetan menggeliat-geliat, bergulingan, darah memenuhi tubuh dan mukanya, namun kujang tua itu terus bergerak, makin lama makin cepat. audiences are exposed blade of writhing, rolling, to meet the body's blood and his face, but the old Cleaver continues to move, faster and faster. Empat penonton menerjang lagi, yang dua orang termasuk Dolly dan pendekar Hidup menggunakan senjata keris, yang dua orang lagi karena goloknya terlempar, menerjang dengan kepalan. Four spectators braved again, the two people, including Dolly and the warrior life using dagger weapon, the two others because of his machete was thrown, hit with a fist. Akan tetapi hebatnya, si orang aneh “Sarung Kampret” ini hanya menggerak-gerakkan tangan kirinya dan semua serangan itu tertangkis oleh ujung lengan bajunya. However, incredibly, the freak "Kampret Gloves" is just waving his left hand and all the attacks tertangkis by the end of the sleeve. Adapun kujang tua ini di tangan kanannya terus bergerak, merangsek pertahanan dolly, serangan yang berputar hebat menimbukan gemuruh petir di sekeliling pertempuran. The old cleaver in his right hand kept moving, surging dolly defense, great attack which rotates around the rumble of thunder disastrous battle. namun rangsekan ini tak bisa ditolak, kujang tua telah mengiris-iris kulit tubuh dolly sampai cobak-cabik. rangsekan but this can not be rejected, Cleaver parents have to slice the skin of the body dolly to cobak apart.
Kekejaman yang mendirikan bulu roma. Ghastly atrocities. pendekar dolly tak dapat mengerang lagi, tubuhnya berkelojotan, lalu diam. dolly warriors can not moaned again, her body berkelojotan, then silence. Gerakan kelebat kujang tua juga berhenti dan kini kujang tua itu berkelebatan menghadapi empat penonton dan pendekar hidup yang mengeroyoknya. Flash of the old movement Cleaver Cleaver also stopped and now the old audience and flashed faces four warriors mengeroyoknya life.
Sementara itu, Pendekar Dbulls dan dua orang konsen sudah bergerak mengeroyok si kakek gila Jali Jengki yang melayani tiga orang kosen ini sambil meludah-ludah dan memaki-maki. Meanwhile, the Swordsman Dbulls and two people concerned are moving the grandfather crazy gang dungarees Jali who serve these three brave men, spit, spitting and cursing. gerakan tongkat pikulan yang menderu seperti titiran kincir angin berkelebatan menutup segala titik kosong yang menjadi incaran gencaran mereka. cane pole movement that roared like a windmill titiran flashing cover all point blank that the target of their gencaran. Dua orang yang mengeroyok ini adalah wanita yang gagah perkasa di rimba persilatan , siapa lagi kalau bukan : “Putri Teratai dan Black Widow” Two men who gang up on this is that women in the wilds of martial valor, none other than: "Princess Lotus and the Black Widow"
Di lain fihak, empat orang tokoh hydro juga mengeroyok si Raja Begal One yang melayani mereka sambil terkekeh-kekeh. On the other hand, four hydro figures are also gang up on the King of One robber who serve them while chuckling. Sungguh pertempuran yang amat seru namun tidak seimbang kekuatannya. It's a very exciting battle but not the balanced strength. Seperti tiga ekor harimau buas yang gila dikeroyok serombongan harimau-harimau gagah saja. Like three crazy wild tigers attacked a group of gallant tigers alone. Kujang tua di tangan sarung kampret itu menyambar seperti halilintar dan sebentar saja, dua orang penonton terkena angin panas dan sambaran halilintar yang ditimbulkan sudah menggeletak dengan tubuh terbacok hangus hampir putus menjadi dua potong, sedangkan hidup dan seorang yang membantunya sudah luka-luka pula. Kujang shucks old glove hand was grabbed like lightning and soon, two spectators exposed to the hot wind and lightning strike had caused terbacok charred bodies lay with almost broke into two pieces, while the living and the one who helped him was also injured.
Siapakah empat orang tokoh hydro yang konsen ini ?? Who are the leaders of four hydro that this concern?
Juga Raja Begal One mengeluarkan ilmu silaman yang mengerikan yang bernama RawaRontok (Candaan Rawa Rontek), badannya yang terluka tiba2 bisa sembuh kembali, dan tangannya yang terpotong tiba2 bisa tersambung kembali. One robber king also issued a dire science silaman named RawaRontok (expense Rontek Swamp), the body can heal the wounded tiba2 back, and arms that can be connected tiba2 cut back. malah sempat telah menewaskan dua orang penonton dengan ketombe-ketombe rambutnya. instead had been killed two people in the crowd with a dandruff-dandruff hair. Tokoh konsen dari lembah hitam ini hanya berdiri tegak, kepalanya digerak-gerakkan dan ketombe-ketombe dari rambutnya melayang-layang di sekitar tubuhnya, menangkis senjata dan menghantam lawan. Concentration of black leaders of the valley is just standing up straight, his head moving, and dandruff digerak-dandruff from her hair floating around her body, deflect weapons and hit the opponent. Jangan dipandang rendah ketombe rambut ini, karena ketika menghantam lawan, ketombe rambut halus dan berbau apek itu seakan-akan telah berubah menjadi butiran butiran pasir yang amat kuat dan beracun. Do not be looked down upon this hair dandruff, because when it hit the opponent, fine hair and dandruff musty smell that seemed to have turned into grains of sand grains is very strong and toxic.
Jali Jengki (Raja Gila Gembel bermuka aneh), meludah-ludah dan memaki-maki. Jali jeans (Mad King Gembel strange-faced), spit-spit and cussing. Ludahnya membikin buta seorang lawan dan menimbulkan asap berlubang bagi yang terkena ludahnya, yang terus ditusuk tongkat kepalanya sehingga mati seketika. Saliva make blind an opponent and cause smoke hole for the affected saliva, which continues to stick his head stabbed to death instantly.
Tiga tokoh konsen lembah hitam seperti penjagal di pemotongan hewan ternak, membunuh membabi buta sambil tertawa-tawa seakan akan berlomba-lomba untuk mendapatkan juara siapa yang bisa membunuh manusia lebih banyak. The three figures concern the black valley as a butcher in the slaughter of cattle, killing indiscriminately and laughing as if will be vying to get a champion who could kill more humans.
======= =======
Mau cerita lengkap berikut mau tahu comment para sahabat silat??? Want the full story follows the friends want to know silat comment? dapat di temui di link http://sahabatsilat.com/forum/index.php?topic=780.45 can be met at the link http://sahabatsilat.com/forum/index.php?topic=780.45
-sarung kampret- Sarong-shucks-






