Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Warning : fopen(/home/silatind/public_html/id/wp-content/db-config.ini) [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied in /home/silatind/public_html/id/wp-content/plugins/db-cache-reloaded/db-module-wrapper.php on line 114 Warning: fopen (/ home / silatind / public_html / en / wp-content / db-config.ini) [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied in / home / silatind / public_html / en / wp-content / plugins / db-cache-reloaded / db-module-wrapper.php on line 114
As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3142 times, 1 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3142 times, 1 today [ in English ]

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 04:08] - Powered by BING [2012-02-01 04:08]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3187 times, 3 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3187 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-06 01:59] - Powered by BING [2012-02-06 01:59]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3257 times, 9 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3257 times, 9 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-10 02:11] - Powered by BING [2012-02-10 02:11]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3408 times, 2 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3408 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-22 04:33] - Powered by BING [2012-02-22 04:33]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3448 times, 12 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3448 times, 12 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-02-26 04:27] - Powered by BING [2012-02-26 04:27]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3532 times, 9 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3532 times, 9 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-01 00:32] - Powered by BING [2012-03-01 00:32]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3596 times, 9 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3596 times, 9 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-05 08:33] - Powered by BING [2012-03-05 08:33]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3639 times, 9 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3639 times, 9 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-09 05:15] - Powered by BING [2012-03-09 05:15]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3754 times, 17 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 3754 times, 17 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-03-17 03:27] - Powered by BING [2012-03-17 03:27]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4134 times, 13 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4134 times, 13 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know of a family limited martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-22 08:48] - Powered by BING [2012-04-22 08:48]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4192 times, 3 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4192 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-04-26 05:07] - Powered by BING [2012-04-26 05:07]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4323 times, 8 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4323 times, 8 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-05-04 04:08] - Powered by BING [2012-05-04 04:08]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4362 times, 7 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4362 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-05-08 02:02] - Powered by BING [2012-05-08 02:02]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

As a martial arts Lifestyle - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Sebagai Gaya Hidup. As a martial arts Lifestyle.

[ in English ] [ in English ]

Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4406 times, 5 today [ in English ] Feb 11th, 2009 | By | Category: Cover Story Visited 4406 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Melalui komunitas, para penggemar silat berusaha mempopulerkan dan membuang image kampungan olahraga ini. Through the community, trying to popularize martial arts fans and discard the plebeian image of this sport.

“Pencak silat adalah seni beladiri tradisional bangsa. "Pencak Silat is a traditional martial art of the nation. Bila ada yang mengatakan silat adalah olahraga kampungan berarti kita menghina diri kita sendiri.” When someone says cheesy martial arts is a sport means we insult ourselves. "

Perkataan itu diucapkan Presiden Persilat Eddy M Nalapraya pada diskusi bulanan yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) Maret 2008 lalu. Those words spoken Persilat President Eddy M Nalapraya monthly discussion held on the Community Pencak Silat Indonesia (SilatIndonesia.com) last March 2008. Eddy Nalapraya selaku penasehat komunitas ini tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada generasi muda yang bergabung di dalamnya. Eddy Nalapraya as advisor to this community will not cease to encourage young people who join in it.

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan turun temurun nenek moyang bangsa kita, telah melalui perjalan jaman yang sangat panjang, Ketika kepulaun Nusantara ini masih terdiri dari kerajaan-kerajaan, para bangsawan dan kesatrianya menjadikan silat sebagai sebuah kebanggaan tersendiri karena disaat itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara mencapai kejayaan, tak pernah ditaklukkan oleh kerajaan lain. Pencak silat martial art as a legacy for generations our ancestors, has through the course of a very long time, when maritime archipelago is composed of the kingdoms, the nobles and knights to make silat as a matter of pride because that's when the kingdoms of the Archipelago achieve greatness, never conquered by another empire. Keperkasaan bangsa kita dahulu kala karena menjadikan silat sebagai akar pertahanan dan strategi mereka. The might of our nation long ago because it makes the defense and martial arts as the root of their strategy.

Kini, muncul anggapan pencak silat adalah olahraga kampungan. Now there is the notion of martial arts is a sport plebeian. Ini didasari oleh image yang dikembangkan pada jaman penjajahan dimana perkembangan pencak silat memang dimulai dari desa dan perkampungan untuk melawan penjajah. It is based on the image developed in the colonial era where the development of martial arts was started from the village and township to fight the invaders. Karena pada masa itu penjajah sangat alergi terhadap beladiri ini, yang menjadi salah satu alat perjuangan yang sangat ampuh bagi bangsa kita masa itu. Because at that time the invaders are very allergic to this martial art, which became one of a very powerful means of struggle for our nation's future.

Namun, kapankah image kampungan bisa hilang dari pemikiran bangsa kita sendiri terutama generasi mudanya? However, when the plebeian image can be lost from the thoughts of our own nation, especially the younger generation?

“Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar. "If it be said of martial arts are less popular than other sports might be right. Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. If so then it becomes our common task to popularize, rather than assume trivial then death, "said Eddy Nalapraya.

Setidaknya yang dikatakan oleh Eddy M Nalapraya menjadi cambuk bagi anggota komunitas pencak silat Indonesia yang pada umumnya adalah pesilat dari beragam perguruan dan latar belakang yang berbeda-beda. At least that is said by Eddy M Nalapraya a whip for members of the Indonesian martial arts in general are the fighters from different universities and backgrounds different. Mereka berkumpul dan mengadakan kegiatan untuk mengasah kecintaan mereka terutama pada silat tradisional yang merupakan ruh dari pencak silat yang saat ini berkembang. They gather and hold events to hone their love of traditional arts, especially in the spirit of martial arts that are currently developing.

Di dalam Komunitas pencak silat Indonesia, silat bukan lagi menjadi olahraga biasa dan bukan pula bertujuan untuk mencari kesaktian. In the Community Indonesia martial arts, martial arts is no longer a regular exercise nor intended to seek supernatural powers. Akan tetapi sudah menjadi suatu gaya hidup anggota yang umumnya adalah mahasiswa, pedagang, karyawan hingga professional muda. But it has become a lifestyle that most members are students, merchants, employees to young professionals.

Komunitas pencak silat Indonesia berawal dari kegiatan online di salah satu mailing-list (milis) yang bernama silatindonesia pada 2004, sekitar 500-an anggotanya tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia hingga ke mancanegara. "Community martial arts originated from Indonesia online activities in one of the mailing-list (mailing list) called silatindonesia in 2004, some 500's members are scattered from various regions in Indonesia up to foreign countries. Dari berbagai obrolan di milis inilah ide-ide akhirnya dapat direalisasikan bersama sebagai kegiatan yang nyata”, ujar Yanweka, seorang pendiri komunitas ini. From various conversations on this mailing list ideas can eventually be realized with a real activity, "said Yanweka, a founder of this community.

Dari kegiatan inilah lahir Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia (FP2STI) pada 30 Juni 2006 di Padepokan Pencak Silat Nasional (TMII). Of this activity and Conservation born Lovers Forum Traditional Silat Indonesia (FP2STI) on June 30, 2006 at the National Pencak Silat Padepokan (TMII). Ada sekitar 30 orang pendiri tokoh dunia persilatan hadir disana, antara lain adalah Oong Maryono dari Persilat, Hartono pelatih Tim Nasional Vietnam, Kisawung praktisi aliran Sabandar, H. There are about 30 people were the founders of martial world leaders present there, among others, is Oong Maryono of Persilat, Hartono Vietnam National Team coach, Kisawung practitioners Sabandar flow, H. Aziz praktisi silat Cikalong, Edward Lebe praktisi pengembang Silat Minang, Gembiro dan Rifai dari IPSI. Aziz Cikalong silat practitioner, developer Edward Silat practitioners Lebe Minang, and Rifai Gembiro of IPSI.

Ditunjuk pula pada waktu itu Eko Hadi dipercaya sebagai Koordinator. Also appointed at that time believed to be the coordinator Eko Hadi. Sejak itulah berbagai program mulai digulirkan, seperti kegiatan Wisata Silat , Diskusi Bulanan , Silaturahmi dengan perguruan silat tradisional di seluruh Indonesia, maupun kegiatan pelestarian dalam bentuk pelatihan Silat Tradional yang di buka untuk umum seperti Cingkrik , Sabeni , Paseban lama , Cikalong , Silat Minang , Silat Tuo dan lain-lain. Since then a variety of programs ranging in effect, such activities Silat Travel, Monthly Discussion, Gathering with traditional arts colleges throughout Indonesia, as well as conservation activities in the form of training in Silat Tradional are open to the public as Cingkrik, Sabeni, Paseban long, Cikalong, Silat Minang, Silat Tuo and others.

Kegiatan rutin yang cukup diminati adalah Diskusi Bulanan Sahabat Silat karena pada kegiatan ini biasanya turut mengundang perguruan silat untuk memperkenalkan kembali jurus , sejarah perguruan , hingga keunikkan pada aliran silat tersebut. Routines are quite attractive is the monthly discussion on the activities of Friends of Silat as it usually also invites arts college to reintroduce the moment, the history of the college, until keunikkan in the arts stream. “Kegiatan ini dibuka untuk umum tanpa dipunggut biaya, asal ada niat saja” ujur Alda F. "This event is open to the public without charge dipunggut, provided there is intent only" ujur Alda F. Amtha dan Ian Syamsudin selaku panitia kegiatan. Amtha and Ian Syamsudin as the committee activities.

Kegiatan yang tak kalah menariknya adalah wisata silat , karena di kegiatan ini peserta diajak berwisata ke suatu daerah sambil mengunjungi objek wisata budaya terutama silat yang berkembang dari daerah tersebut. Activities that are not less interesting is the tourist arts, because in this activity participants are invited to travel to an area while visiting cultural attractions, especially the martial arts that developed from the area.

Selain mengadakan berbagai kegiatan, komunitas ini aktif mempublikasikan tulisan-tulisan mengenai silat tradisional, bahkan telah diliput oleh berbagai televisi swasta dan radio. In addition to organizing various activities, the community actively publish the writings of traditional martial arts, and even has been covered by many private television and radio.

Mereka juga menjalankan dokumentasi online berupa situs web sudah dikembangkan sejak tahun 2005. They also run the online documentation in the form of a web site has been developed since 2005. Silatindonesia.com menjadi situs resmi yang menampung beragam tulisan baik dari anggotanya hingga tulisan dari media lainnya yang berhubungan erat dengan pencak silat. Silatindonesia.com a Web site that accommodates a variety of posts both of its members to the posts of other media are closely related to the martial arts. SilatIndonesia.com bukan satu-satunya situs web yang dikembangkan untuk mempopulerkan silat tradisional karena ada situs lainnya seperti sahabatsilat.com sebagai media forum diskusi yang saat ini mencapai ratusan anggotanya dari seluruh dunia. SilatIndonesia.com not the only web site developed to popularize the traditional martial arts because there are other sites such as media sahabatsilat.com discussion forum which currently reaches hundreds of members from around the world.

Ditambah satu situs berbahasa inggris melalui alamatnya di sahabatsilat.org dan situs khusus untuk silat tradisional, silattradisi.com , “semua situs ini dikelola secara bersama-sama dan tentunya bekerjasama dengan pihak lainnya” ujar Yanweka dan Luri Darmawan sebagai pendiri situs. Plus an English-language site with an address at a special site for sahabatsilat.org and traditional arts, silattradisi.com, "all of these sites are managed together and of course in cooperation with other parties" said Darmawan Yanweka and instinct as the founder of the site.

“Sejak bergabung dengan sahabatsilat.com saya mulai terbuka dengan pencak silat, selama ini saya mengenal pencak silat sebatas dari keluarga, dan teryata silat yang saya pelajari ini memang sudah mulai punah, dan kesadaran saya untuk melestarikannya kini sangat kuat,” ujar Abdul Rasyid salah satu karyawan di sebuah BUMN yang kini aktif di Forum Diskusi online sahabatsilat.com. "Since joining I started an open sahabatsilat.com with martial arts, so far I know the extent of the family of martial arts, and arts teryata I learned it was already extinct, and my conscience to preserve it is now very strong," said Abdul Rashid wrong one employee in a state that is now active in the online Discussion Forum sahabatsilat.com.

Lain lagi dengan cerita Iwan setiawan yang saat ini menjabat sebagai koordinator silat cingkrik goning. “Selain melestarikan silat tentunya juga kita belajar menghargai guru-guru silat. Another with Iwan story setiawan who currently serves as coordinators cingkrik goning arts. "In addition to preserving the arts we must also learn to appreciate the arts teachers. Umumnya mereka memberikan ilmunya tanpa imbalan apa-apa, setidaknya dengan hadirnya kita generasi muda dapat memberikan semangat bagi mereka bahwa apa yang mereka miliki kini adalah sesuatu yang sangat berharga. Generally, they provide knowledge without anything in return, at least with the presence of our young generation can give spirit to them that what they have now is something very precious. Karena mereka pulalah setidaknya aliran silat tradisional yang umumnya sudah sulit di temukan kini dapat di pelajari oleh kita anak muda.” Because they are also the least flow of the traditional arts that are already difficult to find can now be learned by our young people. "

Melalui komunitas pencak silat Indonesia tentunya ada sedikit pradigma baru terutama semangat kebersamaan dari generasi muda yang umumnya bukan pesilat prestasi. Through the martial arts community of Indonesia of course there is little new paradigm of community spirit, especially the younger generation is generally not a fighter feat. Menjadikan silat sebagai hobi dan gaya hidup, membuang kejenuhan mengisi waktu luang di akhir pekan. Making the arts as a hobby and lifestyle, get rid of leisure boredom on the weekends.

Semangat komunitas inilah yang menyebabkan rasa persahabatan dan silaturahmi sesama penghobi pencak silat tetep terjalin dengan akrab baik melalui komunikasi online dan juga saat tatap muka di akhir pekan untuk berkumpul maupun latihan bersama. Community spirit is what causes the sense of camaraderie and friendship among martial arts hobbyist tetep interwoven with familiar either through online communication as well as face to face at the weekend to get together and practice together.

“Setidaknya dengan olahraga ini saya punya sedikit beladiri dan tentunya badan jadi sehat,” jelas Ezra, mahasiswa yang aktif berlatih Cikalong. "At least with this sport I have a bit of martial arts and body must be healthy," said Ezra, a student who actively practice Cikalong.

“Silat melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual,” tegas Rama. "Silat training yourself and intelligence as a whole, not just physically but also mentally, even spiritually," said Rama. “Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.” "What are all processed using the physical motion of the arts there is the element concentration, coordination, self-aware or conscious of both physical and non physical, balance, energy and taste."

Di Indonesia, pencak silat dikelola oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang berdiri pada 18 Mei 1948. In Indonesia, managed by the Association of Pencak Silat Pencak Silat Indonesia (IPSI) was established on May 18, 1948. 60 tahun IPSI berdiri, perjalanan dan perjuangan yang sangat panjang dalam memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat ke lima benua, dan setidaknya kini pencak silat memang sudah mendunia dengan dibentuknya Persekutuan Pencak Antar Bangsa (Persilat) pada 11 Maret 1980 oleh beberapa Negara di Asia Tenggara dengan jumlah anggotanya saat ini telah melebihi 20 negera. IPSI 60 years standing, travel and a very long struggle in introducing and developing the martial arts to the five continents, and at least now it has a worldwide martial arts with the creation of Pencak Inter-Nation Alliance (Persilat) on March 11, 1980 by several countries in Southeast Asia with a number of members currently have more than 20 countries.

Kita berharap pencak silat ini mendapatkan dukungan dari kita semua termasuk komunitas pencak silat Indonesia dan juga masyarakat pada umumnya, sehingga tidak ada alasan lagi bahwa silat adalah olahraga kampungan. We hope that these martial arts have the support of our all inclusive martial arts community of Indonesia and also the community at large, so there is no reason that the arts is a sport plebeian.

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Anggota Forum pelestari pencak silat tradisional Indonesia Forum members preservation of traditional Indonesian martial arts
Pendiri situs silatindonesia.com Founder of the site silatindonesia.com
Dipublkasikan Oleh : Koran Jurnal Nasional ( Jurnalnasional.com) Dipublkasikan By: Newspapers National Journal (Jurnalnasional.com)



Artikel Silat Sebagai Gaya Hidup yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: As the article Silat Lifestyle 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-05-16 03:17] - Powered by BING [2012-05-16 03:17]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.