Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Sabtu di Padepokan Silat TMII. Saturday at Padepokan Silat TMII.

[ in English ] [ in English ]

Apr 29th, 2009 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story Visited 2929 times, 2 today [ in English ] April 29th, 2009 | By | Category: Articles Silat , Cover Story Visited 2929 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Ada apa sih di padepokan saban sabtu? What's up in the hermitage every Saturday? Mungki pertanyaan inilah yang kerap kali menjadi bahan pertanyaan pesilat yang dahulunya aktif di Sahabat Silat maupun pesilat yang sama sekali belum pernah datang ke padepokan. Possibly, this is a question which is often the subject of the question that former fighters active in the Friends of Silat and the fighter who had never come to the hermitage.

Padepokan Pencak Silat Nasional TMII Jakarta, terletak tidak jauh dari Taman Mini Indonesia Indah yang namanya sudah amat terkenal, bersebelehan dengan Majid At-TIN, masjid yang didirikan oleh Ibu Tien Suharto, Pedepokan silat pun sebenarnya adalah prakarsa Ibu Tien Suharto, untuk bangsa kita ini dan saat ini sudah berdiri amat kokoh. National Pencak Silat Padepokan TMII Jakarta, is located not far from Taman Mini Indonesia Indah whose name is so famous, bersebelehan with Majid At-TIN, the mosque was founded by Mrs. Tien Suharto, Pedepokan silat is actually a Mrs. Tien Suharto initiative, for our nation and it's been very sturdy stand.

Pedepokan ini memang tidak seramai MALL TAMINI yang lokasinya memang bersebelahan, bahkan kadang selesai latihan kamipun sering meluangkan waktu kongkow2 disana untuk sekedar melepaskan lelah dan mencari pemandangan baru. This is not as busy Pedepokan TAMINI MALL is located next to each other, sometimes even complete training kongkow2 we too often take the time to just let go there tired and looking for new scenery.

Oke, kita tinggalkan suasana TAMINI SQUARE, kita kembali masuk ke dalam Padepokan, dari kejauhan sudah nampak wajah2 yang sudah tidak asing bagi kami, beberapa guru maupun pesilat yang memang sengaja datang untuk berlatih silat tradisional di pedepokan ini, namanya juga pedepokan Silat tentunya mereka pasti belajar silat masak belajar topeng monyet hehehe. Okay, let's leave the atmosphere TAMINI SQUARE, we re-entered into the Hero's mansion, from a distance had appeared wajah2 familiar to us, some teachers and fighters who had come to practice traditional martial arts in this pedepokan, his name is also pedepokan Silat course they must learn to cook learn martial arts monkey hehehe.

Latihan di pagi ini ada dua aliran, Aliran Cingrik oleh pak Bambang, dan satu lagi aliran Gerak Gulung, keduanya tidak berjauhan, kami duduk sambil memandang para pesilat gerak gulung maupun cingrik. Exercise in the morning there are two streams, stream Cingrik by Mr. Bambang, and another stream of Roll Motion, the two are not far apart, we sat looking at the fighters roll and cingrik motion.

Pagi ini ada 3 orang wanita pesilat cingrik, dan selebihnya adalah pesilat pria, Sayangnya kami tidak sempat berkenalan dengan ke tiga pesilat putri itu yang salah satunya berambut bule, tapi bahasa indonesianya udah cukup lancar. This morning there are 3 women fighters cingrik, and the rest are male fighters, unfortunately we did not get acquainted with all three fighters, one of which was the daughter-haired Caucasians, but already quite fluent Indonesian language.

Lalu kami berbincang-bincang dengan salah satu guru utama gerak gulung yaitu pak Awang, dan ada juga guru besar lainnya seperti kong Nizam yang penuh wibawa berbincang-bincang Then we talked with one of the main teachers' roll movement of the pack Awang, and there are also other great teachers like kong Nizam who talk authoritatively dengan Mr. with Mr. Oong Maryono. Oong Maryono.

Tak Terasa hari makin siang, perut rasanya makin keroncongan, tujuan kami adalah kantin di padepokan, saat melewati hotel padepokan ada yang berbeda, yaitu fasilitas WIFI PUBLIK dari Telkom, jadi bagi pengguna Notebook ataupun Smartpone bisa bebas menggunakan WIFI nya disini tanpa di pungut bayaran. Feel no more during the day, it's even more grumbling stomachs, our goal is a canteen at the hermitage, hermitage hotel there while passing through a different, ie PUBLIC WIFI facilities from Telkom, so for users of notebook or Smartpone can freely use its WIFI here without the collection fee.

Kesimpulan kami adalah bahwa suasan padepokan makin sepi, kegiatan silat ritun di isi oleh beberapa perguruan saja, sisanya adalah kegiatan Non Silat, namun tidak apalah silat sepi yang penting masih banyak orang yang semakin peduli dengan silat tradisional kita ini, walaupun mereka berkulit putih, Our conclusion is that the atmosphere increasingly lonely hermitage, ritun arts activities in the content by only a few universities, the rest are non-Silat activity, but not something that is important arts are still a lot of lonely people are more concerned with our traditional martial arts, though they were white, rambut bule, toh bagi mereka budaya bangsa kita ini tinggi nilainya bagi mereka. Caucasian hair, anyway for those of our nation's culture of high value to them. (Yanweka) (Yanweka)



Artikel Sabtu di Padepokan Silat TMII yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Silat Padepokan article Saturday in TMII that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-05-15 02:58] - Powered by BING [2012-05-15 02:58]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.