DEMO SILAT DI SENAYAN CITY DAN SILATURAHMI SAHABAT SILAT. SENAYAN SILAT DEMO IN CITY AND FRIENDS SILAT relationship.
[ in English ] [ in English ]Jun 30th, 2009 | By rimbang | Category: Cover Story , Liputan Khusus , Sahabat Silat Visited 2336 times, 1 today [ in English ] June 30th, 2009 | By Rimbang | Category: Cover Story , Special Reports , Friends of Silat Visited 2336 times, 1 today [ in English ]
Senayan City, 22 Juni 2009 bertepatan dengan Ulang Tahun Jakarta Senayan City, June 22, 2009 to coincide with Jakarta Birthday
Berdasarkan informasi yang diposting seorang sahabat di sahabatsilat.com, malam ini akan ada acara martial art journy di Senayan City. Based on the information posted on sahabatsilat.com a friend, tonight there will be martial arts event journy in Senayan City. Yang menarik dan membuat para sahabatsilat datang berbondong-bondong adalah akan tampilnya beberapa alairan silat tradisional dari betawi. What is interesting and makes the sahabatsilat come in droves are going forth of some of the traditional arts of betawi alairan. Mereka adalah MUSTIKA KWITANG, SABENI, BEKSI, CINGKRIG. They are Mustika Kwitang, SABENI, BEKSI, CINGKRIG.
Benar saja, setelah pembukaan pukul 18.30 yang diawali dengan sedikit hiburan musik dan lagu, demo bela diri dimulai. Sure enough, after opening at 18.30 that begins with a bit of entertainment music and songs, martial arts demo starts. Penampilan pertama adalah silat Mustika Kwitang yang menyajikan jurus dan teknik, serta demo aplikasi yang sangat menarik dengan menggunakan beberapa jenis senjata tajam. The first appearance is Mustika Kwitang arts moves and techniques of the present, as well as a very interesting demo application using several types of weapons.
Selanjutnya aliran silat Sabeni dengan jurus khas nya Kelabang Nyebrang, jurus dan aplikasi ditampilkan. Further flow Sabeni silat with his typical stance centipede to cross, moves and display applications. Sangat unik, indah dan praktis. Very unique, beautiful and practical. Setelah itu Silat Betawi yang sudah sangat terkenal, BEKSI. After that Silat Betawi are already very well known, BEKSI. Dengan Kostum yang eye catching, merah menyala, ditampilkan keindahan jurus2 beksi, gerakan khas beksi yang sangat unik, indah, cepat dan keras. With eye catching costumes, bright red, displayed the beauty of jurus2 beksi, typical movement beksi very unique, beautiful, fast and hard. Tidak ketinggalan pula demo aplikasi yang sangat kentara tidak direkayasa, istilah orang betawi “maen nye bebeneran banget”. Do not miss the demo application is also very obvious is not engineered, the term of betawi "nye bebeneran maen really".
Setelah penampilan beberapa jenis bela diri lainnya, demo silat betawi ditutup dengan atraksi Cingkrig. After the appearance of several types of other martial arts demo betawi closed with Cingkrig attractions. Aliran silat Betawi yang sangat melegenda ini ditampilkan begitu atraktif. The flow of the legendary Betawi arts are displayed so attractive. Cingkrig yang diajarkan dan diturunkan oleh Kong Goning ini dibawakan oleh Pak TB Bambang yang merupakan murid dari Kong Usup Utay, di mana Kong Usup Utay adalah salah seorang murid langsung Kong Goning. Cingkrig taught and passed down by Kong Goning TB was brought by Mr. Bambang is a disciple of Usup Utay Kong, where Kong Usup Utay is a direct disciple Goning Kong. Demo jurus oleh Pak Bambang, kemudian dilanjut oleh demo aplikasi oleh dua orang murid nya, dan diakhiri dengan penampilan Pa Bambang “besambut” lawan bang Lutfi. Demo stance by Mr. Bambang, then be continued by the demo application by two of his disciples, and ends with the appearance of Pa Bambang "besambut" bang opposite Lutfi.
Acara ini menarik karena dua hal : di adakan di salah satu mal termewah di jakarta oleh salah satu televisi swasta, dan silat tradisional telah makin menunjukkan jati diri nya untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri The event is interesting for two reasons: one held in the most luxurious malls in Jakarta by one private television, and traditional martial arts have been increasingly showing its identity to become the host country itself
SILATURAHMI SAHABAT SILAT FRIENDS gathering SILAT
Setelah menonton demo bela diri, kami para sahabat silat yang hadir melanjutkan obrolan santai ke food court. After watching a demo of the martial arts we are the friends who attended to continue the conversation casual food court. Obrolan santai dengan ditemani es teh manis ini ternyata menghasilakan beberapa keputusan besar antara lain : Silaturahim pecinta dan pelestari silat akan diadakan pada pertengahan bulan juli di Padepokan Pencak Silat TMII dengan agenda diskusi dan evaluasi tiga tahun FP2ST, atraksi seni dan bela diri silat. Casual conversation with a company of this sweet iced tea was menghasilakan some major decisions such as: friendship lovers and conservationists arts will be held in mid-July in Padepokan Pencak Silat TMII the agenda of discussion and evaluation of three years FP2ST, attractions arts and martial arts. Atraksi seni seni ini akan menampilkan ibingan silat. Art art attraction will feature ibingan silat. Acara dan agenda lainnya sedang digodok. Events and other agenda being deliberated.
Ide lain yang muncul adalah mengadakan SILAT CAMPAIGN. Another idea that emerged was held SILAT CAMPAIGN. Silat campaign dengan motto, BELUM KENAL INDONESIA BILA BELUM MENGENAL SILAT ini mempunyai program SATU HARI SATU JURUS. Silat campaign with the motto, INDONESIA NOT KNOW IF NOT KNOWN SILAT has a ONE DAY program one move. Rencana nya acara ini akan diadakan di pusat-pusat keramaian seperti di Bundaran HI pada setiap car free day, Senayan, atau tempat2 lainnya. His plan this event will be held at the centers of the crowd as the HI roundabout on every car free day, Senayan, or other tempat2. Tujuan dari kegiatan ini adalah jelas mengenalkan dan memasyarakatkan silat sebagai identitas bangsa. The purpose of this activity is clearly introduce and popularize the martial arts as a national identity. Teknis dan detil kegiatan ini sedang dalam penggodokan. And technical details are in the formulation of this activity.
Demikian sekilas catatan yang dapat saya rangkum pada pertemuan tadi malam. So fleeting that I can summarize the notes on the meeting last night. Kekurangan nya mohon dikoreksi dan ditambahkan oleh sahabat lainnya. Deficiencies corrected and beg his friend added by others.
thx to : thx to:
Bp Bambang Sarkoro, Uda Alda, Bang Ajad, kang Kiki, GAn Ery, Om Lury, Kang Ian, MAs Herman, MAs Taufan, MAs Arifin, MAs Pram, MAs Pras, MAs Eka, MAs Edwin Mr. Bambang Sarkoro, Uda Alda, Bang Ajad, Kiki Kang, Gan Ery, Om Lury, Ian Kang, Herman Mas, Mas Taufan, Arifin Mas, Mas Pram, Pras Mas, Mas Eka, Mas Edwin






