Jambore Seni Pencak Silat Jadi Agenda Tahunan. Arts Pencak Silat So Jamboree Annual Event.
[ in English ] [ in English ]Jul 27th, 2009 | By admin | Category: Cover Story , Information Visited 1460 times, 1 today [ in English ] July 27th, 2009 | By admin | Category: Cover Story , Information Visited 1460 times, 1 today [ in English ]
JAKARTA – Jambore pencak silat nasional yang baru berakhir, Ahad (19/7) di Taman Buah Mekar Sari, Ciulengsi, Bogor, akan menjadi agenda nasional, yang diselenggarakan setiap tahun. JAKARTA - National Jamboree new martial arts ended on Sunday (19/7) at the Taman Sari Fruit Blooms, Ciulengsi, Bogor, will become a national agenda, which is held every year. Sebanyak 54 perguruan silat dari berbagai penjuru Indonesia dan 1000 atlet hadir dalam jambore pertamakali tersebut. A total of 54 arts colleges from all over Indonesia and the 1000 athletes that attended the first jamboree.
“Seni budaya Pencak Silat harus kita lestarikan, hanya melalui kegiatan seperti ini kita dapat melestarikanya,” ujar Andi Mappaganty, Ketua Harian Panitia Jambore Seni Pencak Silat Indonesia, Senin (20/7). "The art of Pencak Silat culture should we preserve, only through such activities we can melestarikanya," said Andi Mappaganty, Chief Executive of the Committee Jamboree Arts Pencak Silat Indonesia, Monday (20/7).
Andy menambahkan, pihaknya juga ingin secara aktif menjadikan pencak silat sebagai sarana aktif pembangunan dan pembentukan karakter bangsa. Andy added, it also wants to actively make the martial arts as a means of active development and character formation of the nation. Selain adanya festival seni Pencak Silat, acara yang baru dihelat kali pertama ini juga digunakan sebagai ajang tukar pikiran, pengalaman sesama perguruan silat Indonesia. In addition to the art festival Pencak Silat, a new event held the first time is also used as a venue to exchange ideas, and experiences among Indonesian arts college.
Hadir pula dalam kesempatan ini, Rachmat Gobel mewakili Komite Olahraga Indonesia, Wakil Ketua KONI, Mulyana dan Tunas Dwi Dharto (Deputi Peningkatan Prestasi dan Iptek Olahraga). Also present on this occasion, representing Gobel Indonesia Sports Committee, Vice Chairman of the KONI, Mulyana and Dwi Dharto Tunas (Deputy Improved Performance and Exercise Science).
Hayono Isman yang bertindak sebagai Ketua Umum Panitia Jambore Seni Pencak Silat menyatakan, ide jambore berasal dari sejumlah pimpinan perguruan silat historis pada sebuah pertemuan informal tahun 2007 yang berujung pada kesimpulan, memaksimalkan peran pesilat di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Hayono Isman who acted as Chairman of the Committee for Arts Pencak Silat states Jamboree, Jamboree idea came from a number of historical arts college leaders at an informal meeting in 2007 that led to the conclusion, to maximize the role of fighters in the life of the nation.
“Dapat saya sampaikan bahwa jumlah peserta yang ikut serta kurang lebih ada 1000 pesilat dari 50 perguruan silat dari berbagai daerah di Indonesia.” katanya. "Can I say that the number of participants who took part there are approximately 1000 martial arts fighters from 50 universities from various regions in Indonesia." He said.
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni budaya asli Indonesia, sekaligus menularkan ajaran pencak silat yang mengedepankan pengembangan akhlak dan mental spiritual kepada masyarakat Indonesia pada khususnya dan masyarakat internasional pada umumnya. This activity aims to preserve the original Indonesian art and culture, as well as transmit the teachings of martial arts that emphasizes the development of mental and spiritual morals to the people of Indonesia in particular and the international community at large.
Hayono juga menyatakan harapannya bahwa Pesilat diharapkan tidak saja dapat melindungi dirinya sendiri, lebih dari itu seorang Pesilat diharapkan dapat menjadi seorang Pendekar yang sesungguhnya yang juga dapat melindungi masyarakat serta lingkungan dimana mereka berada. Hayono also expressed his hope that the fighters are expected not only to protect himself, more than that a fighter is expected to be a true warrior who can also protect the public and the environment in which they are located.
Jambore Seni Pencak Silat Indonesia 2009 ini diisi oleh kegiatan kompetisi seni pencak silat, exhibisi pencak silat perguruan dalam dan luar negeri, serta sarasehan perguruan pencak silat, pemutaran film silat serta pameran buku/komik silat dan program-program pelestarian lingkungan. lhk/pur Jamboree Arts Pencak Silat Indonesia 2009 will be filled by the art of martial arts competition events, exhibisi martial arts and foreign universities, colleges and martial arts workshop, film screenings and exhibitions martial arts book / comic arts and environmental programs. Lhk / pur
By Republika Newsroom By Republika Newsroom






