Aspek seni pencak silat Tari & Ibing Pencak Silat. Aspects of the art of Pencak Silat Pencak Silat Tari & Ibing.
[ in English ] [ in English ]Aug 26th, 2009 | By repo | Category: Serbaneka Visited 693 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By repo | Category: Villekulla Visited 693 times, 1 today [ in English ]
Aspek seni pencak silat Art aspect of martial arts
Tari & Ibing Pencak Silat Pencak Silat Tari & Ibing
Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam pencak silat adalah aspek seni pencak silat, yang lebih populer di Jawa Barat dengan sebutan ibing namun tidak sedikit orang menyebut aspek seni pencak silat ini dengan istilah tari pencak silat padahal dalam kenyataan yang sebenarnya bahwa istilah ibing pencak silat dengan istilah tari pencak silat mempunyai pengertian yang berbeda. One aspect that is important in martial arts is the art aspect of martial arts, which is more popular in West Java as ibing but not a few people mention this aspect of the art of martial arts martial arts with dance terms, when in actual fact that the term martial arts ibing dance with the terms of martial arts have different senses. Ibing Pencak Silat mempunyai pengertian yang lebih mendalam dibanding tari pencak silat, karena dalam ibing pencak silat selain ada unsur keindahan gerak di dalamnya, mempunyai tujuan akhir menjatuhkan lawan, sehingga dalam ibing pencak silat unsur beladirinya lebih menonjol. Pencak Silat Ibing have a deeper understanding of martial arts than dance, because in addition to any martial arts ibing aesthetics of motion in it, has the ultimate goal of dropping the opponent, so that the elements of martial arts ibing beladirinya more prominent. Sedangkan istilah tari lebih ditekankan pada unsur keindahannya saja tidak ada unsur beladirinya, seperti tari-tarian yang sering kita lihat. While the term is more emphasis on the elements of dance just is not no beauty beladirinya elements, such as the dances that we often see. Oleh karena itu rasanya kurang tepat apabila pencak silat disebut sebagai tari pencak silat, sebab pada umumnya para ahli pencak silat di Jawa Barat menyebut seni pencak silat dengan sebutan ibing pencak silat bukan tari pencak silat. Therefore, it seems less appropriate when the martial arts dance called the martial arts, because in general the experts of martial arts in West Java art called Pencak Silat Pencak Silat as ibing not martial arts dance.
Pada mulanya pencak silat lahir karena kebutuhan masyarakat untuk mempertahankan diri, dapat dipahami kalau aspek yang menonjol adalah aspek beladiri. Initially born as martial arts community needs to defend itself, it is understood that the salient aspect is the aspect of martial arts. Namun pada kurun waktu tertentu, disebabkan situasi politik pada saat itu (zaman penjajahan Belanda) yang tidak begitu respek terhadap beladiri pencak silat, maka pengembangan pencak silat beralih dari aspek beladiri ke aspek seni. But at a certain time, due to the political situation at that time (the Dutch colonial era) that is not so in respect for the martial arts martial arts, the development of martial arts to move from the aspect of martial arts aspect. Hal ini merupakan salah satu taktik dari para pendekar pencak silat untuk tetap melestarikan pencak silat. This is one of the tactics of martial arts warriors continue to preserve the martial arts. Padahal jika diperhatikan lebih seksama, justru dalam seni pencak silat tersembunyi kaidah beladiri pencak silat. In fact, if considered more carefully, it is hidden in the art of martial arts martial arts martial rule.
Di Jawa Barat, di samping dikenal dengan aspek beladirinya, yang lebih dikenal dengan sebutan buah atau eusi, dikenal pula aspek pencak silat seni yang disebut kembang atau ibing pencak silat, sehingga apabila mendengar kata pencak yang terbayang oleh masyarakat Jawa Barat bukanlah suatu sistem pembelaan diri, melainkan suatu seni ibing pencak silat yang diambil dari gerak serangan dan belaan. In West Java, in addition to the known beladirinya aspect, which is better known as fruit or eusi, also known as the art aspect of martial arts called flower or ibing martial arts, so when hearing the word martial is imagined by the people of West Java is not a system of self defense , but an art of martial arts ibing taken from the motion of the attack and defense.
Ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam ibing pencak silat, antara lain: There are several elements to consider in ibing martial arts, among others:
Pertama, unsur kekayaan gerak (wiraga) yaitu kekayaan gerak atau jurus-jurus yang dimiliki oleh seorang pesilat selama belajar di perguruannya, sehingga penampilannya menjadi tidak monoton atau membosankan apabila tampil di atas pentas (terutama dalam pertandingan seni pencak silat), tetapi apabila dalam kaulan (spontanitas) pada acara hajatan unsur kekayaan geraknya tidak begitu diperhatikan pesilat yang penting pesilat mampu memperagakan gerakannya dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah pencak silat karena tidak terikat oleh sistem penilaian dari juri seperti dalam pelaksanaan pertandingan pencak silat seni. First, the property element of motion (wiraga) the property or moves the motion which is owned by a fighter during the study in perguruannya, so his performance becomes monotonous or boring when performing on stage (especially in the art of martial arts games), but if the kaulan (spontaneous) in the event a celebration of wealth mobility element not considered an important fighter fighter able to demonstrate its movement well and correctly in accordance with the rules of martial arts because it is not bound by the judgment of the jury system as in the implementation of martial arts game art.
Kedua, unsur irama (wirahma) atau musik, unsur inilah yang membedakan aspek seni dengan aspek yang lain dalam pencak silat. Second, elements of rhythm (wirahma) or music, is what distinguishes the elements of art aspect to another aspect of the martial arts. Gendang Pencak adalah merupakan sejenis alat musik tradisional yang biasa dipakai mengiringi pesilat yang tampil di atas panggung atau pentas dan alat tradisional ini sering digunakan dalam pertandingan pencak silat seni dan acara khitanan atau acara kesenian daerah lainnya, daerah ? Pencak is a kind of drum is a traditional musical instrument that is usually used to accompany the fighters perform on stage or the stage and the traditional tools are often used in martial arts game art and circumcision ceremony or other local art events, area? daerah yang masih mempergunakan peralatan tradisional ini di antaranya, daerah Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Garut, dan banyak lagi daerah lainnya di Jawa Barat. areas that are still using traditional tools is in between, the Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Garut, and many more other areas in West Java.
Seperangkat peralatan pengiring seni pencak silat atau lebih dikenal dengan nama kendang pencak silat adalah: A set of companion art of martial arts equipment, or better known as the drums of martial arts are:
1. A. Gendang induk, (Kendang indung) Main drum, (Kendang ovaries)
2. 2. Gendang anak, (kendang anak) Drum of children, (children drums)
3. 3. Kulanter (kendang kecil) Kulanter (small drum)
4. 4. Terompet (tarompet) Trumpet (tarompet)
5. 5. Goong (Gong) Goong (Gong)
Gendang pencak dimainkan oleh 4 (empat) orang penabuh (nayaga/wiyaga). Martial drums played by 4 (four) musicians (nayaga / wiyaga). Mereka mempunyai tugas masing-masing dalam pelaksanaannya sehingga gendang pencak silat mempunyai nilai seni kedaerahan yang khas dan selain itu mempunyai nilai keindahan, etika, dan estetika. They have their respective duties in practice martial arts so that the drum has a typical value of regional art and beauty than it has value, ethics, and aesthetics. Adanya keserasian dari irama gendang, terompet, dan gong yang mengeluarkan bunyi tersendiri membuat orang yang mendengarnya menjadi kagum apalagi apabila irama ini sambil dihayati, dinikmati, dan dirasakan akan memiliki nilai seni yang sangat tinggi. The existence of the harmony of the rhythm of drums, trumpets, and gongs which emits its own to make people be amazed to hear this especially when the rhythm as he lived, enjoyed, and felt will have a very high artistic value. Ada beberapa kelebihan dari penabuh kendang pencak silat yang sudah berpengalaman selain mampu mengiringi ibing pencak silat yang sudah dirancang sebelumnya, ia mampu mengiringi gerakan-gerakan lain yang tidak dirancang sebelumnya atau gerakan beladiri lain diluar pencak silat yang ingin mencoba diiringi oleh tabuhan kendang pencak silat, biasanya penabuh mempergunakan irama padungdung karena irama ini dianggapnya lebih mudah bila dibandingkan dengan irama paleredan atau tepak dua. There are several advantages of drummers drums of martial arts that have been experienced but are able to accompany ibing martial arts that have been designed before, he was able to accompany the other movements that are not designed prior or other martial arts movements outside the martial arts who want to try accompanied by a drum beat of martial arts, musicians usually use padungdung rhythm because rhythm is considered much easier when compared with the rhythm of slap paleredan or two. Apabila pesilat yang sedang tampil di atas pentas tiba-tiba melakukan kesalahan maka iramanya tidak akan cocok dengan gerakan yang ditampilkan, dan yang melihat akan menilai bahwa penampilan pesilat tadi belum paham dengan irama gendang pencak yang mengiringinya. If the fighter who was performing on stage suddenly made a mistake then the rhythm will not match the movement of the display, and the view will be considered that the appearance of fighters was not familiar with martial drum rhythms that go with it. Oleh karena itu, seorang pesilat seni sebelum tampil di atas pentas perlu latihan lebih dahulu dengan tekun dan serius serta harus peka terhadap gerakan ? Therefore, an arts fighter before appearing on stage first need to practice diligently and seriously, and be sensitive to the motion? gerakan yang akan ditampilkannya di atas pentas serta diwajibkan memperhatikan patokan-patokan irama ibing pencak silat yang sudah ada, misalnya ibing paleredan, tepak dua, tepak tiga, padungdung, dan lain sebagainya. movement that will display on the stage and attention is required standards rhythm ibing existing martial arts, for example ibing paleredan, slap two, slap three, padungdung, and so forth.
Ketiga, unsur penjiwaan gerak (wirasa) yaitu salah satu unsur yang sangat penting dimiliki oleh seorang pesilat karena penjiwaan gerak ini sulit dipelajari dan dipahami pesilat di samping memerlukan waktu yang cukup lama. Third, the element of inspiration motion (wirasa) is one of the most important ingredient is owned by a fighter because of inspiration of this movement is difficult to learn and understand fighters in addition to requiring longer periods of time. Penjiwaan gerak merupakan salah satu unsur yang mempunyai nilai seni beladiri tinggi dalam aspek pencak silat seni. Dedication of motion is one element that has high value in the aspect of martial arts art of martial arts. Oleh karena itu, pesilat dituntut harus menguasai arti dan makna gerak pencak silat yang sebenarnya, serta mengerti maksud dan tujuan dari jurus-jurus dan teknik-teknik pencak silat yang dipelajarinya. Therefore, the fighters are required to master the significance and meaning of the actual motion of martial arts, and understand the intent and purpose of the moves and techniques he learned martial arts.
Di samping unsur-unsur tersebut di atas, ada faktor pendukung lainnya yang tidak bisa dipisahkan dari aspek seni pencak silat, antara lain pakaian pencak silat, pakaian pencak silat di Jawa Barat umumnya disebut pangsi, pangsi dipakai oleh seorang pesilat pada waktu pentas (tampil) dalam pertandingan, latihan, ujian kenaikan tingkat, dan pada upacara-upacara tertentu. In addition to the elements mentioned above, there are other supporting factors that can not be separated from the art aspect of martial arts, including martial arts clothing, martial arts clothing in West Java is commonly called pangsi, pangsi used by a fighter on the scene (show) in games, exercises, exam level rise, and at certain ceremonies. Tokoh-tokoh pencak silat biasanya memakai pangsi warna hitam dengan ikat kepala barangbang semplak atau peci, ikat pinggang kulit atau kain sarung, namun sekarang pakaian pencak silat sudah dikemas sedemikian rupa disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk warna pakaian tidak selalu hitam-hitam, begitupun dalam sabuk (ikat pinggang) disesuaikan dengan tingkatan masing-masing, terutama dalam pertandingan pencak silat seni. Martial arts figures usually wear black pangsi with a headband or cap barangbang semplak, leather belt or cloth gloves, but now martial arts clothing is packed in such a way tailored to the needs, including clothing color is always black, as are the belt (belt) adapted to the respective levels, especially in the martial arts game art.
Peraga: Agus Irwan Suherman SH (HPS. Panglipur) Exhibit: Irwan Agus Suherman SH (HPS. Panglipur)
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






