Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. LOVERS FORUM AND TRADITIONAL SILAT conservers.

[ in English ] [ in Bahasa ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 2741 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 2741 times, 1 today [ in Bahasa ]

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL LOVERS FORUM AND TRADITIONAL conservers SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as art and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which evidenced by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active following the championship, regional championship and non-regional scope, either held by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, Britain and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration from the Silat Pencak Silat Traditional ie, who struggled to maintain its existence that continues to retreat both from the incessant promotion of martial arts attacks foreign products, as well as weaknesses of the teaching system and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional silat (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat Tradition is the life of the socio-cultural population of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Martial tradition was born from the interaction and understanding of the natural population of the archipelago, himself and God. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection even to this day, the birth of Sports Sense, Sports and Physical Thought philosophy which became the basis Silat tradition in prateknya manifest in various forms of understanding and implementasi.Selain base philosophy, the tradition Silat is influenced also by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is the cause Indonesia to be one source of martial arts that may be the largest in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art Silat own.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat Tradition can be used as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because in Silat tradition already contained the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elements associated with the spiritual feeling / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build the character of the nation, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which if managed by using management and the principles of modern trade, can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to increase bargaining power and the sale value of the world Indonesia (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya Tradition and knacks in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, is one of Silat tradition of the middle area of ​​Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name is derived from perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we came across an interesting website that is the number of Indonesian origin featuring Pencak Silat were fewer in number when compared with the websites that come from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, a pride thing, but at the same time ironic because it shows how much the level of concern for the Indonesian nation above its own culture.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Which then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? MAEN BLOW? SABENI dari Tenabang. Sabeni of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Was quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many discussions are productive and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the process off line meetings and training Silat Sabeni together, a process of discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we are doing with colleagues mailing list, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but already the other streams in Indonesia (truly an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thought and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar rationale is the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we convey to colleagues mailing list, from the crystallization of thought here's an idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is held in Room Exercise Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006, which successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung and a ringleader of the SH, the presence of the leaders and elders made us thrilled and excited spirit, to strive with all power we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. 1. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; The conduct process mapping and documentation of Silat tradition for the early stages is in the scope of Handsome;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: The key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially younger generations and serve as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the Vision and Mission is certainly necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. The work program is the time of writing the article, still in talks between colleagues who have understandably impressed FP2ST slow because of busy from fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in the form of discussion about Silat streams tradition, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming for enthusiasts (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotions are made indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST could someday become big steps that are meaningful to the preservation of Silat Pencak Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List Members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com




Warning : Warning: [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied line 79 line 79

Warning : fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given Warning: fwrite () expects parameter 1 to be resource, boolean given line 81 line 81

Warning : fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given Warning: fclose () expects parameter 1 to be resource, boolean given line 82 line 82

Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles LOVERS FORUM AND TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 03:34] - Powered by BING [2012-02-01 03:34]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 2762 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 2762 times, 1 today [ in English ]

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 06:30] - Powered by BING [2012-02-01 06:30]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 2819 times, 15 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 2819 times, 15 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum Silaturahim Silat dan Ulang ... Pamacanan - Performance at the birthday Silat Silat friendship forum and Birthday ... Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia format-video: 3gp, low-resolution Lovers and Conservation Forum Traditional Silat Indonesia-video formats: 3gp, low-resolution

    Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD Kota Tasikmalaya National College ASAD City Pencak Silat Tasikmalaya

    Pecinta Seni Bela Diri; Plasa.com; Prince Of Batavia; Sahabat Silat ... Martial Arts lovers; Plasa.com; Prince Of Batavia; Friends of Silat ... Pada hari Sabtu 21 Juli 2007 jam 20.00, rekan2 FP2STI (Forum Pencinta dan Pelestari Silat Tradisional ... On the day Saturday, July 21, 2007 at 20:00, rekan2 FP2STI (Forum Traditional Silat lovers and Conservation ...
    Sumber: http://asadkotatasik.blogspot.com/ Sources: http://asadkotatasik.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-09 00:25] - Powered by BING [2012-02-09 00:25]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 2875 times, 11 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 2875 times, 11 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD Kota Tasikmalaya National College ASAD City Pencak Silat Tasikmalaya

    Pecinta Seni Bela Diri; Plasa.com; Prince Of Batavia; Sahabat Silat ... Martial Arts lovers; Plasa.com; Prince Of Batavia; Friends of Silat ... Pada hari Sabtu 21 Juli 2007 jam 20.00, rekan2 FP2STI (Forum Pencinta dan Pelestari Silat Tradisional ... On the day Saturday, July 21, 2007 at 20:00, rekan2 FP2STI (Forum Traditional Silat lovers and Conservation ...
    Sumber: http://asadkotatasik.blogspot.com/ Sources: http://asadkotatasik.blogspot.com/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum Silaturahim Silat dan Ulang ... Pamacanan - Performance at the birthday Silat Silat friendship forum and Birthday ... Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia format-video: 3gp, low-resolution Lovers and Conservation Forum Traditional Silat Indonesia-video formats: 3gp, low-resolution


- Powered by BING [2012-02-13 00:51] - Powered by BING [2012-02-13 00:51]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 2949 times, 17 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 2949 times, 17 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) Pamacanan - Performance Silat di acara ... video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1) Pamacanan - Performance Silat in the show ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-02-17 02:15] - Powered by BING [2012-02-17 02:15]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3000 times, 11 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3000 times, 11 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) Pamacanan - Performance Silat di acara ... video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1) Pamacanan - Performance Silat in the show ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-02-21 04:55] - Powered by BING [2012-02-21 04:55]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3099 times, 3 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3099 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) Pamacanan - Performance Silat di acara ... video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1) Pamacanan - Performance Silat in the show ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-02-25 01:02] - Powered by BING [2012-02-25 01:02]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3143 times, 6 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3143 times, 6 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) Pamacanan - Performance Silat di acara ... video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1) Pamacanan - Performance Silat in the show ...

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-02-29 01:49] - Powered by BING [2012-02-29 01:49]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3196 times, 18 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3196 times, 18 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) Pamacanan - Performance Silat di acara ... video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1) Pamacanan - Performance Silat in the show ...

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-03-04 02:25] - Powered by BING [2012-03-04 02:25]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3248 times, 5 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3248 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance ... video arts - Pamacanan - Performance ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-03-08 02:37] - Powered by BING [2012-03-08 02:37]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3305 times, 4 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3305 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance ... video arts - Pamacanan - Performance ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-03-12 01:41] - Powered by BING [2012-03-12 01:41]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3355 times, 10 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3355 times, 10 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance ... video arts - Pamacanan - Performance ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-03-16 02:45] - Powered by BING [2012-03-16 02:45]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3425 times, 4 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3425 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance ... video arts - Pamacanan - Performance ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-03-20 01:03] - Powered by BING [2012-03-20 01:03]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3482 times, 2 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3482 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/forum-pecinta-dan-pelestari-silat-tradisional/

    Silat Betawi- Past and Future - Silatindonesia.com - English Betawi arts-Past and Future - Silatindonesia.com - English

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/ Sources: http://silatindonesia.com/en/2007/07/silat-betawi-past-and-future/

    kota betawi » About Betawi betawi cities »About Betawi

    A group called The Traditional Silat Enthusiasts and Preservers Forum (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) was formed by Silat enthusiasts using the Internet ... A group called The Traditional Silat enthusiasts and preservers Forum (Forum Lovers and Conservation of Traditional Silat) was formed by using the Internet Silat enthusiasts ...
    Sumber: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/ Sources: http://kotabetawi.blogdetik.com/category/about-betawi/

    video silat - Pamacanan - Performance Silat di acara ultah forum (1) video arts - Pamacanan - Performance Silat in birthday events forum (1)

    FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL - Silat Indonesia. FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia. video silat - Pamacanan - Performance ... video arts - Pamacanan - Performance ...

    2006 Oktober « PENCAK SILAT INDONESIA 2006 October «PENCAK SILAT INDONESIA

    By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia. By Masezra danu Lelana Member Forum Mailing Silat Bogor And Lovers and Conservation of Traditional Indonesian Silat. http://lembahlawe.blogspot.com. http://lembahlawe.blogspot.com. www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com
    Sumber: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/ Sources: http://pencaksilat.wordpress.com/2006/10/


- Powered by BING [2012-03-24 01:58] - Powered by BING [2012-03-24 01:58]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3530 times, 8 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3530 times, 8 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-28 01:34] - Powered by BING [2012-03-28 01:34]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3583 times, 15 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3583 times, 15 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-01 03:50] - Powered by BING [2012-04-01 03:50]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3637 times, 4 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3637 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-05 01:09] - Powered by BING [2012-04-05 01:09]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3701 times, 13 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3701 times, 13 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited HIT? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-09 00:46] - Powered by BING [2012-04-09 00:46]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL. FORUM LOVERS TRADITIONAL SILAT and preservation.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Artikel Silat Visited 3736 times, 4 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Articles Silat Visited 3736 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL FORUM AND LOVERS TRADITIONAL conservationist SILAT
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S

Pencak Silat sebagai seni budaya bangsa Indonesia dan bangsa Asia Tenggara, memang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana terbukti dengan makin banyaknya peserta dari negara-negara asing yang semakin aktif mengikuti kejuaran-kejuaran lingkup regional maupun non regional, baik yang diselenggarakan oleh komunitas maupun oleh negara dan makin menjamurnya padepokan-padepokan Pencak Silat di negara-negara asing antara lain di Belanda, Perancis, Inggris bahkan Amerika Serikat. Pencak Silat as an arts and culture of Indonesia and Southeast Asian nations, it has been progressing quite rapidly, which is proven by the increasing number of participants from foreign countries are increasingly active at the championship, regional championship and non-regional scope, both organized by the community and by the state and more proliferation-hermitage hermitage Pencak Silat in foreign countries including the Netherlands, France, England and even the United States.

Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi komunitas Pencak Silat, apalagi dilakukannya proses standarisasi mulai dari metode pelatihan, jurus dan sistem pertandingan akan menyebabkan semakin mudahnya penyebaran Pencak Silat ke penjuru dunia. It is certainly encouraging for the community of Pencak Silat, let alone doing the standardization process starting from the training methods, tactics and game systems will lead to the easy spread of Pencak Silat to the world. Tetapi ditengah-ditengah proses tersebut, ada yang terkesan terlupakan yaitu akar/sumber inspirasi dari Pencak Silat tersebut yaitu Silat Tradisional, yang dengan susah payah berusaha mempertahankan eksistensinya yang semakin memudar baik akibat gencarnya serangan promosi beladiri produk luar, maupun karena kelemahan sistem pengajaran dan kaderisasi dari Silat Tradisional. But the middle-middle of the process, there is an impression that is forgotten the root / source of inspiration of the Silat Pencak Silat is traditional, which struggled to maintain its existence is fading due to the incessant attacks both martial arts promotion outdoor products, as well as weaknesses in the system of teaching and regeneration of Traditional Silat.

Silat Tradisional (?Silat Tradisi?) sendiri merupakan salah satu seni pertahanan diri (?Beladiri?) bangsa Indonesia yang usianya sudah sangat tua, bahkan diduga sejak kepulauan nusantara ini didiami oleh penduduk, Silat Tradisi sudah mewarnai kehidupan sosial budaya penduduk nusantara walaupun masih dalam bentuk/gerakan yang sederhana, sebagaimana dapat kita saksikan dalam beberapa relief di candi Borobudur. Traditional martial arts (? Silat Tradition?) Itself is one of self-defense (? Martial?) Of Indonesia which is very old age, even suspected since the archipelago was inhabited by a population, Silat tradition is coloring the social culture of the archipelago, although still in form / movements are simple, as we witness in some of the reliefs in Borobudur temple.

Silat Tradisi lahir dari interaksi dan pemahaman penduduk nusantara terhadap alam lingkungannya, dirinya dan Tuhan. Arts tradition born out of interaction and understanding of the natural population of the archipelago, and God himself. Ekstrasi dari interaksi dan pemahaman yang berlangsung secara terus menerus dan melalui proses perenungan yang mendalam bahkan sampai saat ini, melahirkan istilah Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Pikir yang menjadi basis falsafah Silat Tradisi yang dalam prateknya menjelma dalam berbagai bentuk pemahaman dan implementasi.Selain basis falsafah tersebut, Silat Tradisi dipengaruhi pula oleh karakter dan kebudayaan dari asal Silat Tradisi tersebut berkembang, inilah yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu sumber ilmu beladiri yang mungkin terbesar di dunia, karena hampir ditiap daerah Indonesia mulai dari tingkat profinsi sampai ke tingkat strata budaya paling kecil yaitu keluarga memiliki gaya dan seni Silat Tradisi sendiri. Extraction of interaction and understanding continues over time and through a process of deep reflection and even to this day, birth of Pain Sports, Sports and Physical Thought is the basis of tradition in the philosophy of Silat prateknya under different forms of understanding and basis implementasi.Selain philosophy is, Silat tradition also influenced by the character and culture of origin of Silat tradition is growing, this is what causes Indonesia to be one possible source of martial arts in the world, because almost in each area of ​​Indonesia starting from level to level profinsi smallest cultural strata the family has a tradition of style and art of Silat itself.

Besarnya jumlah dan ragam Silat Tradisi di Indonesia sebenarnya merupakan salah satu modal pembangunan (dari sisi mental dan spiritual) yang besar, dimana dengan perhatian yang sungguh-sungguh, perencanaan dan pengelolaan yang baik, Silat Tradisi dapat dijadikan sebagai pondasi pembangunan karakter bangsa (?National Character Building?), hal ini dikarenakan didalam Silat Tradisi sudah terkandung falsafah dasar yang dperlukan untuk membangun atau membentuk karakter manusia/ suatu bangsa (unsur rasa yang terkait dengan spritual/rohani, unsur raga yang terkait dengan jasmani dan unsur pikir yang terkait dengan intelektualitas/peradaban). The large number and variety of Tradition in Indonesian Silat is actually one of the capital development (in terms of mental and spiritual) are large, which with earnest attention, planning and good management, Silat tradition can serve as the foundation of character development of the nation (? National Character Building?), this is because the Silat tradition already contained in the basic philosophy that dperlukan to construct or form a human character / of a nation (elemental flavors associated with the spiritual / spiritual elements associated with the physical body and the elements of thought associated with intellectual / civilization). Selain sebagai salah satu alat untuk membangun karakter bangsa, Silat Tradisi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai suatu warisan budaya yang bernilai tinggi, yang apabila dikelola dengan menggunakan manajemen dan asas-asas perdagangan moderen, dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya Indonesia ke dunia yang dapat berujung kepada peningkatan posisi tawar dan nilai jual Indonesia di dunia (?Devisa?). Apart from being one of the tools to build a nation's character, Silat Tradition also has the potential to be developed as a valuable cultural heritage, which, if managed by using management and the principles of modern commerce, it can serve as a means of introduction of Indonesian culture to the world that can lead to to increase the bargaining position of Indonesia and the sale value of the world (? Foreign Exchange).

Berangkat dari kerangka berpikir seperti diatas, kami lalu tertarik untuk mencoba mengangkat Silat Tradisi dan pernik-perniknya dalam suatu bentuk artikel atau tulisan dimana tujuannya untuk lebih mengenalkan dan mencoba membantu pelestarian Silat Tradisi. Departing from the frame of mind as above, we are then interested in trying to lift Silat-perniknya traditions and artifacts in the form of articles or writings where the goal is to further introduce and try to help the preservation of tradition Silat. Setelah mempertimbangkan saran dan pendapat dari rekan-rekan kami serta mempertimbangkan fokus dan ketajaman penulisan, akhirnya kami memutuskan untuk mengangkat sebagai tulisan pertama kami, adalah salah satu Silat Tradisi dari daerah tengah Jakarta yaitu Tanah Abang yang dikenal dengan Silat Sabeni (nama berasal dari perumusnya yaitu Engkong Sabeni). After considering the suggestions and opinions from our colleagues and to consider the focus and sharpness of the writing, we finally decided to appoint as our first article, Silat is one of the central tradition of the Tanah Abang Jakarta, known as Silat Sabeni (the name comes from the perumusnya Engkong Sabeni). Seiring proses penulisan artikel tersebut (yang kemudian kami rencanakan untuk kami dokumentasikan dalam bentuk buku) guna lebih memperkaya dan melengkapi latar belakang penulisan, kami lalu melakukan proses pencarian informasi dan data tambahan melalui proses riset baik dokumentasi visual maupun cetak, salah satunya pencarian informasi melalui dunia maya (?Internet?). As the process of writing the article (which we plan for our later documented in book form) in order to further enrich and complement the background of writing, we then perform the search process information and additional data through the research process both visual and printed documentation, one of them through the world of information retrieval virtual (? Internet). Dalam proses mencari melalui dunia maya, kami menemui suatu hal yang menarik yaitu jumlah website asal Indonesia yang menampilkan Pencak Silat ternyata jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan website yang berasal dari negara asing (non asia tenggara), bahkan terkadang informasi mengenai Pencak Silat itu sendiri jauh lebih lengkap, up to date (website IPSI dan Persilat sendiri belum up to date dan belum selesai proses penyempurnaannya) dan sistematis website yang berasal dari luar Indonesia, suatu hal yang membanggakan tetapi sekaligus ironis karena menunjukkan seberapa besar tingkat kepedulian bangsa Indonesia atas budayanya sendiri. In the process of searching through cyberspace, we find it interesting that the original website featuring Pencak Silat Indonesia were fewer in number when compared with a website that came from foreign countries (non asia southeast), and even sometimes information about Pencak Silat itself is far more complete, up to date (IPSI and Persilat own website up to date and has not yet completed the process perfected) and systematic website from outside Indonesia, but a matter of pride as well as ironic as it shows how much the level of concern over its own culture of Indonesia.

Salah satu website yang kami kunjungi adalah kpsnusantara, silatindonesia.com dan milisnya [email protected] One website we visited was kpsnusantara, silatindonesia.com and milisnya [email protected] , yang lalu kami jadikan pilot project untuk penayangan artikel pertama kami dengan Judul ?MAEN PUKULAN? , Then we made a pilot project for the delivery of our first article with the title? Edited BLOW? SABENI dari Tenabang. SABENI of Tenabang. Respon atas artikel kami yang kami terima melalui milis [email protected] Response to our article that we received through the mailing list [email protected] , ternyata cukup apresiatif. , Were quite appreciative. Banyak diskusi-diskusi yang produktif dan mencerahkan yang kami lakukan dengan anggota milis [email protected] Many productive discussions and illuminating what we did with members of the mailing list [email protected] yang memang bertitik berat pada artikel kami. which is dotted heavily on our article. Diskusi tersebut lalu berlanjut pada pertemuan off line dengan tujuan untuk bersilahturahmi dengan Ahli Waris Sabeni dan berlatih Silat Sabeni bersama-sama. The discussion then continued at a meeting off line in order to bersilahturahmi with Sabeni Heirs and practicing Silat Sabeni together. Seiring dengan proses pertemuan-pertemuan off line dan latihan Silat Sabeni bersama-sama, proses diskusi di milis [email protected] Along with the off line meetings and training Silat Sabeni together, the discussion on the mailing list [email protected] semakin lama semakin sering kami lakukan dengan rekan-rekan milis, lingkup pembahasan pun semakin meluas bukan lagi bertitik berat di Silat Sabeni tetapi sudah kepada aliran-aliran lain di Indonesia (sungguh suatu proses diskusi yang mengesankan). more and more often we do with co-mailing, expanding the scope of the discussion was no longer the heavy dotted Silat Sabeni but had to other schools in Indonesia (it's an impressive process of discussion).

Dalam diskusi-diskusi yang kami lakukan dengan rekan-rekan melalui [email protected] In the discussions we had with colleagues via [email protected] , banyak ide, pemikiran dan wacana dari rekan-rekan tentang Pencak Silat yang menurut kami pada dasarnya lahir dari suatu dasar pemikiran yang sama yaitu keinginan untuk memperkaya dan melestarikan Pencak Silat/Silat Tradisi. , Lots of ideas, thoughts and discourse from colleagues about Pencak Silat that we think are basically born from a similar premise, namely the desire to enrich and preserve Pencak Silat / Silat Tradition. Dasar pemikiran tersebut lalu kami coba selaraskan dengan kerangka berpikir kami tentang Silat Tradisi yang lalu kami sampaikan kepada rekan-rekan milis, dari hasil kristalisasi pemikiran inilah muncul ide untuk membentuk suatu wadah informal yang tidak berafiliasi dengan organisasi manapun, dan bersifat cair (mewadahi semua golongan), wadah tersebut kami beri nama Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional (?FP2ST?) yang merupakan suatu wadah silahturahmi orang-orang yang berempati terhadap perkembangan Silat Tradisi. Conceptual basis and we try to align with the framework of our thinking about the past Silat tradition we say to colleagues mailing list, from the crystallization of this idea came the idea to establish an informal forum that is not affiliated with any organization, and are fluid (accommodating all classes of ), the container we named Lovers and Conservation Forum Traditional Silat (? FP2ST?) which is a container silahturahmi people who empathize with the development of Silat Tradition. Walaupun masih dalam bentuk yang prematur untuk dapat disebut sebagai suatu wadah, FP2ST telah berhasil melakukan suatu pertemuan yang bersejarah bagi FP2ST yaitu silahturahmi pertama yang diadakan di Ruang Latihan Terbuka Padepokan Pencak Silat Indonesia pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2006 yang berhasil diadakan berkat dukungan dan bantuan dari salah satu ikon Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Although still in a premature form to be called as a container, FP2ST have successfully performed a historic meeting for the first silahturahmi FP2ST is being held in Training Room Padepokan Pencak Silat Indonesia Open on Saturday, June 10, 2006 which was successfully held thanks to the support and assistance from one of the icons Pencak Silat Indonesia Mas Oong Maryono. Dalam pertemuan tersebut antara lain hadir beberapa tokoh Pencak Silat Indonesia antara lain Mas Suhartono, Bapak Edward, Bapak Haji Aziz dan Ki Sawung serta seorang tokoh dari SH, kehadiran para tokoh dan sesepuh membuat kami terharu dan tergugah semangatnya, untuk berusaha keras dengan segala daya yang kami miliki untuk membantu pelestarian Silat Tradisi. During the meeting, among others, present some figures Pencak Silat Indonesia, among others, Mas Suhartono, Mr Edward, Mr Haji Aziz and Ki Sawung as well as a figure of SH, the presence of the leaders and elders to make us deeply moved and inspired passion, to strive with all the we have to help the preservation of tradition Silat. Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal-hal pokok antara lain: During the meeting agreed on some basic things such as:
1. A. Dilakukannya proses pemetaan dan dokumentasi Silat Tradisi yang untuk tahap awal adalah di lingkup Jabodetabek; Doing process mapping and documentation of Silat tradition for the initial phase is in the scope of the Greater Jakarta;
2. 2. Promosi kepada generasi muda; Promotion to young people;
3. 3. Pelatihan Silat Tradisi; Tradition Silat training;
4. 4. Legalisasi Forum dalam bentuk badan hukum (Yayasan). Legalization Forum in the form of legal entity (Foundation).

Hal-hal pokok yang dihasilkan pada pertemuan FP2ST tersebut, pada dasarnya sudah selaras dengan Visi dan Misi FP2ST yang sebenarnya sederhana saja yaitu: Key points generated at the meeting FP2ST, basically already aligned with the Vision and Mission FP2ST that is simple, namely:
1.Visi: Silat Tradisional bisa menjadi Aset Budaya Bangsa Indonesia yang membudaya dan lestari di tengah-tengah bangsa Indonesia terutama generasi muda dan berfungsi sebagai alat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa; 1.Visi: Traditional Silat can be a Nation Cultural Assets Indonesia is entrenched and enduring in the midst of the Indonesian people, especially young people and serves as an educational tool and the formation of national character;

2.Misi: menumbuhkan kembali kecintaan dan pelestarian Silat Tradisional. 2.Misi: rekindled the love and preservation of traditional Silat.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut tentunya diperlukan jalan untuk menujunya dan arahan/strategi yang implementasinya dalam bentuk program kerja baik jangka panjang maupun jangka pendek serta proses bugeting/pendanaan. To achieve the vision and mission is of course necessary for the road towards him and the direction / strategy implementation in the form of both long-term work program as well as short term as well as the process bugeting / funding. Program kerja ini yang saat ditulisnya artikel, masih dalam tahap pembicaraan diantara rekan-rekan FP2ST yang harus dimaklumi terkesan lambat karena kesibukan dari rekan-rekan anggota FP2ST yang kebanyakan merupakan pekerja kantoran. This work program is currently writing articles, still under discussion among peers who have understandably impressed FP2ST slow because of the bustle of fellow members FP2ST which are mostly office workers. Tetapi sebagai program awal FP2ST adalah direncanakannya pertemuan bulanan off line dalam bentuk Diskusi tentang aliran-aliran Silat Tradisi, dimana dalam Diskusi bulanan tersebut suatu aliran Silat Tradisi akan dibedah dari segala aspek, mulai dari sejarah, falsafah, jurus-jurusnya sampai aplikasi sehari-hari. But as the initial program is planned monthly meetings FP2ST off line in a discussion about tradition Silat streams, where the monthly discussion Silat is a stream of tradition will be operated from all aspects, ranging from history, philosophy, stance-jurusnya to everyday applications .

Diskusi bulanan yang merupakan program awal FP2ST diharapkan dapat mempersingkat waktu pemetaan dan pengumpulan data apabila menggunakan sistem konvensional, selain itu juga bertujuan agar para peminat (generasi muda) dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga dapat menghilangkan distorsi-distorsi yang terjadi apabila proses penyebaran informasi dan promosi dilakukan secara tidak langsung. Which is a monthly discussion of the initial program is expected to shorten the time FP2ST mapping and data collection when using conventional systems, while also aiming to the applicants (young people) can interact directly with the speakers, so as to eliminate the distortions that occur when the process of information dissemination and promotion done indirectly.

Perjalanan FP2ST memang masih jauh dan apabila boleh kami mengibaratkan FP2ST adalah seperti bayi yang baru belajar melangkah, selalu diawali oleh langkah-langkah kecil terlebih dahulu diikuti oleh jatuh bangun sebelum bayi tersebut dapat melangkah dan berlari. FP2ST journey is still far away and if we can likens FP2ST is like a baby just learning to walk, always preceded by small steps first, followed by ups and downs before the baby can walk and run. Semoga saja langkah-langkah kecil yang dilakukan oleh rekan-rekan terutama para generasi muda melalui FP2ST kelak dapat menjadi langkah-langkah besar yang berarti bagi pelestarian Pencak Silat pada umumnya dan Silat Tradisi pada khususnya. Hopefully, small steps are carried out by colleagues, especially the younger generation through FP2ST later can be big steps that are meaningful to the preservation of Pencak Silat Silat tradition in general and in particular.

Jakarta 18 Juli 2006. Jakarta July 18, 2006.
By: Eko Hadi S By: Eko Hadi S
Anggota Milis SilatBogor Mailing List members SilatBogor

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel FORUM PECINTA DAN PELESTARI SILAT TRADISIONAL yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Articles FORUM AND LOVERS TRADITIONAL SILAT conservationists who 'might' be linked at other sites: