Kejurda Silat Perisai Diri Sumatera Selatan. Self Silat Kejurda Shield of South Sumatra.
[ in English ] [ in English ]Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Artikel Silat Visited 1435 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Articles Silat Visited 1435 times, 1 today [ in English ]
Pada hari Jumat tanggal 1 Oktober 2004, pukul 16.00 WIB dilangsungkan upacara pembukaan Kejurda Silat Perisai Diri se-Sumsel di GOR Serasan Muara Enim yang dihadiri oleh Bupati, Komandan Kodim, Kepala Satpol PP, Sekretaris KONI dan beberapa pejabat lainnya. On Friday October 1, 2004, at 16:00 pm opening ceremony was held Kejurda Silat Self Shielding a GOR Serasan Sumatra in Muara Enim, which was attended by the Regent, commander, chief Satpol PP, KONI Secretary and other officials. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bupati Muara Enim. Acting as a mentor ceremony Muara Enim is Regent. Upacara dimeriahkan dengan peragaan dari masing-masing kontingen. Enlivened the ceremony with a show of their respective contingents. Dari PT Pupuk Sriwidjaja menampilkan gerakan tunggal (Solospel) tangan kosong, sedangkan dari Pertamina UP-III Plaju menampilkan gerakan tunggal (Solospel) dengan senjata toya dan Kerapian Teknik Berpasangan (serang hindar) tangan kosong. Of PT Pupuk Sriwidjaja displays a single movement (Solospel) bare hands, while Pertamina UP-III Plaju displays a single movement (Solospel) with weapons and Neatness Toya Pairing Technique (attack evasion) empty handed. Dari Departemen Keuangan menampilkan peragaan beladiri dengan senjata celurit. From the Department of Finance show a demonstration of martial arts weapons sickles. Dari Muara Enim menampilkan gerakan Tunggal Baku IPSI, Kerapian Teknik Beregu dengan senjata kipas serta atraksi lompat harimau melewati rintangan kayu runcing dan menembus lingkaran api. Showing the movement of the Muara Enim single IPSI Baku, Neatness Engineering Team with fan guns and tigers jumping through obstacles attractions tapered wood and penetrate the circle of fire.
Selama pertandingan, panitia merekrut berbagai pihak untuk dilibatkan sebagai Wasit – Juri. During the game, organizers recruited a variety of stakeholders to be involved as a referee - the jury. Dari pihak luar, didatangkan 3 orang wasit juri IPSI, yaitu dari SH Terate, HIMSSI dan Macan Dempo. From outside parties, the jury brought in 3 people referees IPSI, from SH Terate, HIMSSI and Tiger Dempo. Sedangkan dari Perisai Diri sendiri diambil dari kontingen yang mempunyai tingkatan Keluarga Strip Biru ke atas, jumlahnya ada sebelas orang, yaitu dua dari Cabang Palembang (Agung Maulana dan Sarpin Harun), dua dari PT Pupuk Sriwidjaja (M Yunus dan Edi Yanto), dua dari Pertamina UP-III Plaju (Benny David dan Dedi Armadi), satu dari Departemen Keuangan (Agus Winarno), satu dari SMKN 3 Palembang (Juhartono), satu dari Ranau (Mulyadi) dan dua dari Muara Enim (Musfan Pandu dan Isa Ansori) While the Shield Yourself from contingents that have taken family level to the top of the Blue Strip, there are eleven in number, namely two from Palembang Branch (Supreme Sarpin Maulana and Aaron), two of PT Pupuk Sriwidjaja (M Yunus and Edi Yanto), two of Pertamina UP-III Plaju (Benny David and Matthew Armadi), one of the Ministry of Finance (Agus Winarno), one of SMKN 3 Palembang (Juhartono), one of Ranau (Mulyadi) and two from Muara Enim (Musfan Pandu and Isa Ansori)
Perolehan Medali : Medals:
1. A. Muara Enim A (9 emas, 4 perak, 7 perunggu) Muara Enim A (9 gold, 4 silver, 7 bronze)
2. 2. PT Pupuk Sriwidjaja (7 emas, 2 perak, 3 perunggu) PT Pupuk Sriwidjaja (7 gold, 2 silver, 3 bronze)
3. 3. Pertamina UP-III Plaju (3 emas, 8 perak, 7 perunggu) Pertamina UP-III Plaju (3 gold, 8 silver, 7 bronze)
4. 4. Muara Enim B (3 emas, 5 perak, 7 perunggu) Muara Enim B (3 gold, 5 silver, 7 bronze)
5. 5. Ranau (1 emas, 2 perak, 2 perunggu) Ranau (1 gold, 2 silver, 2 bronze)
6. 6. Dep. Dep. Keuangan Palembang (1 emas, 1 perak, 2 perunggu) Finance Palembang (1 gold, 1 silver, 2 bronze)
7. 7. SMKN 3 Palembang (1 emas, 0 perak, 3 perunggu) SMK 3 Palembang (1 gold, 0 silver, 3 bronze)
8. 8. SMP YKPP 1 Palembang (0 emas, 3 perak, 2 perunggu) SMP YKPP 1 Palembang (0 gold, 3 silver, 2 bronze)
9. 9. SMPN 30 Palembang (0 emas, 0 perak, 0 perunggu) SMP 30 Palembang (0 gold, 0 silver, 0 bronze)
Kontingen Depkeu Palembang meraih sebuah medali emas oleh Muhammad Yahya di Kelas A Dewasa Putra setelah di babak final berhasil mengalahkan Risdian Saputra dari Pertamina UP-III Plaju. MOF Palembang contingent won a gold medal by Muhammad Yahya in Class A Adult Son after the final round to beat Risdian Saputra of Pertamina UP-III Plaju. Satu medali perak disabet oleh A Halim di Kelas E Anak-anak Putra. Disabet a silver medal by the Class E A Halim Children Son. Pada babak semifinal, Halim berhasil mengalahkan atlet tuan rumah dari Muara Enim, sedangkan di babak final Halim dapat dikalahkan oleh Febi, atlet dari Ranau. In the semi-finals, Halim defeated host athletes from Muara Enim, while in the final round can be defeated by Febi Halim, athletes from Ranau.
Dua medali perunggu masing-masing berhasil didapatkan oleh Zaenal Chamami di Kelas C Dewasa Putra dan Devi Komaria di Kelas A Dewasa Putri. Two bronze medals respectively acquired by Zaenal Chamami in Class C Adult Son and Devi Komaria in Class A Adult Princess. Zaenal pada babak semifinal dihadang oleh Bambang Guntoro dari kontingen PT Pupuk Sriwidjaja, sedangkan Devi di babak semifinal dihadang oleh Rika dari kontingen Pertamina UP-III Plaju. Zaenal in the semifinal was blocked by Bambang Guntoro of PT Fertilizer Sriwidjaja contingent, while the Devi in the semifinals of the contingent confronted by Rika Pertamina UP-III Plaju.
Kita memang cuma mengirimkan empat orang atlet saja. We are only sending four athletes only. Jadi sama sekali tidak ada target untuk mengejar juara umum. So there is absolutely no targets for the overall championship chase. Tapi kepuasan kami ya itu tadi, empat dari empat atlet kami pulang membawa medali semua, komentar Agus Winarno, Manajer Tim dan Official kontingen Departemen Keuangan Palembang. But yes it was our satisfaction, four of our athletes came home with four medals all, Agus comments Winarno, Team Manager and the Finance Ministry Official contingent Palembang.
Pada Kejurda ini hanya dipertandingkan kategori Pertarungan Bebas (Versi IPSI), sedangkan kategori Serang Hindar (Versi PD) tidak jadi diadakan sebagaimana pada Kejurwil di Palembang tahun lalu. In the only contested category Kejurda Battle Free (Version IPSI), while the category of attack evasion (PD Version) is so organized as to Kejurwil in Palembang last year. Pelaksanaan Kejurda yang diperkirakan berkahir pada hari Senin tanggal 4 Oktober menjadi lebih cepat sehari, yaitu selesai pada hari Minggu tanggal 3 Oktober 2004. Implementation expected Kejurda ends on Monday October 4, a day sooner, which completed on Sunday, October 3, 2004.
Upacara penutupan dan penyerahan piala dilaksanakan di Kantor Kabupaten Muara Enim. Closing ceremony and handover the trophy held at Muara District Office Enim. Bertindak selaku pembina upacara adalah Wakil Bupati Muara Enim didampingi beberapa kepala dinas di lingkungan Pemkab Muara Enim. Acted as adviser ceremony was accompanied by Vice Regent Muara Enim some agency heads in the Muara Enim regency. Pemkab Muara Enim turut memberikan penghargaan kepada atlet yang berprestasi dengan menyerahkan uang pembinaan bagi Juara Umum I, II dan III serta Pesilat Terbaik Putra dan Putri. Muara Enim regency also give awards to athletes who excel in coaching for the champion handed General I, II and III as well as the Best fighter Sons and Daughters. Untuk Pesilat Terbaik Putra dianugerahkan kepada Febi, atlet dari Ranau di Kelas E Anak-anak Putra. For the Son was awarded the Best fighter Febi, athletes from Ranau in Class E Children Son. Sedangkan Pesilat Terbaik Putri dianugerahkan kepada Eni Sandri, atlet dari Muara Enim di Kelas B Remaja Putri. While the Princess was awarded the Best fighter Eni Sandri, athletes from Class B Muara Enim in Young Women.
Bupati dan pihak Pemkab Muara Enim sangat menyambut gembira even-even seperti ini. Regent and the Regency Muara Enim very welcome events like this. Dengan adanya even olahraga seperti ini diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Muara Enim. With the existence of such a sporting event is expected to bring the seeds of Muara Enim outstanding athlete. Dan pada saat ini, GOR yang dipakai untuk Kejurda ini sedang dalam proyek pengembangan untuk dijadikan sebuah Sport Centre di Muara Enim yang menyediakan berbagai fasilitas olah raga. And at this moment, GOR Kejurda used for the project is currently in development to become a Sport Centre in Muara Enim which provides a range of sports facilities. Bupati Muara Enim juga siap mendukung rencana penyelenggaraan Kejurwil Silat Perisai Diri se-Sumatera di Muara Enim mendatang. Regent Muara Enim also ready to support the implementation plan as Kejurwil Silat Self-Shielding in Muara Enim Sumatra future. Dan Muara Enim juga akan mempersiapkan diri untuk mengirimkan atletnya bergabung ke kontingen Sumatera Selatan pada Invitasi Internasional Silat Perisai Diri yang direncanakan akan diadakan dalam rangka memperingati HUT Perisai Diri ke-50 di Yogyakarta pada bulan Juli 2005 nanti. And Muara Enim will also send athletes to prepare themselves to join the contingent of South Sumatra in the invitational International Silat Self Shielding planned to be held in commemoration of the anniversary 50th Self-Shielding in Yogyakarta in July 2005 later.
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






