mempopulerkan Pencak Silat. Pencak Silat popularize.
[ in English ] [ in Bahasa ]Aug 27th, 2009 | By admin | Category: Artikel Silat Visited 1105 times, 2 today [ in English ] Aug 27th, 2009 | By admin | Category: Articles Silat Visited 1105 times, 2 today [ in Bahasa ]
Assalamualaikum wr wb Assalamualaikum wr wb
masalah mempopulerkan PSseperti yang kita kehendaki memang sulit karena pada bulan rahmadan kemarin ini saya menyempatkan diri ke pusat sarana PSKumango di Batusangkar problem of popularizing PSseperti we want is difficult because in this last rahmadan I took to the center means PSKumango in Batusangkar
dan pusat sarana PSSetarlak di Tiku bertemu guru besar Seterlak yangpernah berdabuih di istana negara pada waktu zaman sukarno ,sempat saya meminta buah pikiran beliau mengapa and the central facilities at Tiku PSSetarlak met professors Seterlak yangpernah berdabuih in state court at the time of Sukarno, had I asked for his thoughts on why
Pencak Silat Minangkabau pada saat ini sulit berkembang secara international,jawaban beliau semuanya sama tidak lah lain masalah dana karena pada zaman Ordebaru pencak silat sangat Pencak Silat Minangkabau currently difficult to develop internationally, he is all the same answer was no other funding problems since the New Order era martial arts are very
dimanjakan sehingga setiap tahun selalu ada GSB ( Gelanggang Silih Baganti ) tapi delapan tahun terakhir ini tidak ada sama sekali sedangkan di daerah AGAM saja sudah tidak ada GSB antar spoiled so every year there is always a GSB ( Venues Reparation Baganti ) but the last eight years did not exist at all while in the area AGAM GSB alone had no inter-
kecamatan.karena perguruan2 pencak silat tardisionel tidak mempunyai suatu organisasie tersusun baik nasional maupun internasional karena para pendekar tua tidaklah mungkin harus juga kecamatan.karena perguruan2 tardisionel silat does not have a structured organisasie both nationally and internationally because of the old warriors might not be too
menyusun suatu badan pengurus organisasie sedangkan untuk mengurus kalifah (anak asuhan ) sudah susah yang mana adalah tugas ninik mamak menurut secara adat tapi bila saat ini establish a governing body to take care of the caliphs organisasie while (child care) which is already difficult task according to customary ninik mamak but if the current
ninik mamak sudah menjadi ninik nganga tidaklah lagi memikirkan anak kemenakan bagaimanalah nasib anak kemenakan dimasa yang akan datang apa lagi nasip perguruan2 silat tradisionel. ninik mamak has become ninik agape is not stopped thinking about the fate of children bagaimanalah niece nephew son will be the future what else nasip perguruan2 tradisionel silat.
Hal yang sangat penting sekali karena PEMDA (pemerintah daerah0 saat ini sama sekali tidak ada perhatian dan begitu pula IPSI daerah tidak berbuat apa2 untuk mendukung ke PEMDA. It is very important because local government (government daerah0 currently there is absolutely no attention and so did not do apa2 IPSI areas for support to local government.
Kesimpulan saya ada lah kita harus membantu mereka memberi saran dalam membentuk organisasi secara profesionel, dan memohon bantuan dari Bagindo Aminuzal sebagai ninik mamak di Pagaruyung My conclusion is there we must help them to give advice in the form profesionel organization, and solicits the help of Bagindo Aminuzal as ninik mamak in Pagaruyung
agar mendapat perhatian dari PEMDA semua ini harus juga didukung oleh kalifah2 yang berada di Luar Nagari. to the attention of all local government must also be supported by Foreign kalifah2 in Nagari.
Selanjutnya saya bersedia bertukar pikiran dengan siapapun demi memajukan dan mempopulerkan Pencak Silat. Furthermore, I am willing to exchange ideas with anyone for the promotion and popularization of Pencak Silat.
Wabillahi Toufiq wal Hidayah wassalamualaikum wr wb Toufiq Wabillahi Hidayah wal wassalamualaikum wr wb
Salam Pesilat Regards fighters
H.Masfar. H. Masfar.
Posted by O'ong Maryono on October 24, 19101 at 19:08:45: Posted by O'ong Maryono on October 24, 19101 at 19:08:45:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by E. In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by E. St. St. Panduko on May 29, 19101 at 13:07:07: Panduko on May 29, 19101 at 13:07:07:
Assalamualaikum Assalamualaikum
Yang terhormat Bp E.St.Panduko Dear Mr. E.St.Panduko
Karena tekanan Koni Thailand untuk ikut dalam pertandingan pencak silat olahraga di Seagames di Malaysia bulan yang lepas dan mempersiapkan pertandingan pencak silat di peringkat ASIAN Games Oktober nanti di Fusan Korea, pada hal Silat di Thailand Selatan(Gayong Fatani) dikampungnya hanya tinggal nama belaka. Because the pressure Koni Thailand to participate in sport martial arts match in Seagames in Malaysia in the loose and prepare martial arts match in the Asian Games in October next rank in Fusan Korea, in terms of Silat in Southern Thailand (Gayong Fatani) dikampungnya only a mere name. Disana tidak ada perguruan yang mengajarkan silat, awalnya karena memang tidak diperbolehkan oleh kerajaan Thailand, karena mereka dari ethnic Melayu, takut dikwatirkan akan memberontak dikemudian hari. There is no college that teaches martial arts, first because it is not allowed by the kingdom of Thailand, because they are from ethnic Malays, fear dikwatirkan will rebel in the future. Masa ke masa berkelanjutan generasi mudanya nya pun tak tahu lagi. Sustained period of time to the younger generation did not know her anymore. Thailand hanya mengenal mudaya Thai Boorang dari ethnic Siam, yang sekarang diolahragakan dikenal dg nama Muay Thai/Kick Boxing. Thailand recognizes only mudaya Boorang of ethnic Thai Siam, now known diolahragakan dg name Muay Thai / Kick Boxing. Karena ketidak adaan pesilatnya, pengurus pencak di Bangkok mencoba menarik penggemar dengan mengadakan pertandingan pencak silat open di adakan ditengah-tengah Mall Shoping Center Ramchamheng Bangkok. Due to the absence pesilatnya, martial board in Bangkok trying to attract fans by holding a martial arts matches held open in the middle of the Mall Shoping Center Ramchamheng Bangkok. Ternyata berhasil, peminatnya terdafrar sebanyak 300 peserta, yang keseluruhannya berasal dari Muay Thai. It worked, as many as 300 participants terdafrar interested persons, all of which came from Muay Thai. Yang repotnya mempersiapkan mereka sebagai petanding pencak silat, harus merubah kebiasaan-kebiasaan mereka yang banyak tidak boleh digunakan dalam peraturan pencak silat yang banyak batasan-batasan seperti sikut kekepala, dengkulan ke muka, pukulan tangan ke muka dan mendengkul dengan merangkul. Are busy preparing them as petanding martial arts, should change their habits that many may not be used in martial arts rules that many constraints such as elbows kekepala, dengkulan to face, hand punch to the face and mendengkul to embrace.
Menarik juga pertandingan ini, setiap hari dipenuhi penonton. This game is also interesting, every day filled with spectators. Karena kurangnya informasi tentang apa itu pencak silat, penonton pikir, ini pertandingan Thai Boorang, karena bajunya hitam-hitam, sama dengan baju petani dipedesaan. Due to the lack of information about what is martial arts, the audience thought, this game Boorang Thai, because her dress in black, together with clothes farmers in the countryside. Media menulis juga pencak silat adalah berasal dari Thai Boorang . Media writing also comes from the martial arts is Thai Boorang. Sama dengan kejadian dinegeri sendiri karena sangat keterbatasan informasi, kesuruhannya tidak sesuai apa dg yang kita inginkan. Same with the incidence in the land itself because it is very limited information, kesuruhannya not fit what we want dg.
Kejadian ini mengingatkan kepadaa saya, awal mula Taek Won Do di perkenalkan di Tanjung Priok, dengan nama Karate Korea, lamakelamaan orang mengenal Taek Won Do. This incident reminds me kepadaa, beginning in Taek Won Do introduced in Tanjung Priok, with the name of Korean Karate, lamakelamaan Taek Won Do people know. Kembali tugas saya dan kawan-kawan disini memberikan banyak informasi apa itu pencak silat……. Return my job and my friends here can give a lot of information what it is martial arts ... ....
Kesulitan yang saya hadapi keterbatasan Bahasa Thai dan masih buta hurup, mereka tidak mengerti bahasa lain kecuali bahasa Thai, maklum mereka belum pernah dijajah seperti kita. The difficulty I faced the limitations of Thai language and letters are still blind, they do not understand any other language except Thai language, knowing they have never colonized like us.
Doa kan saya berhasil memperkenalkan budaya kita di negeri gajah putih ini. My prayers I was able to introduce our culture in the country this white elephant.
Wassalam Yours respectfully
Posted by Faizal on December 08, 19100 at 08:00:49: Posted by Faizal on December 08, 19100 at 08:00:49:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by O'ong Maryono on December 07, 19100 at 09:48:37: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by O'ong Maryono on December 07, 19100 at 09:48:37:
Salam Sejahtera… Prosperous Regards ...
Mungkin kalau dari segi skills, pesilat-2x Indonesia bisa menandingi kemahiran biksu-2x Shaolin…tapi latihan Kung Fu itu buat biksu adalah bagian dari agama mereka. Maybe if in terms of skills, fighters can match Indonesia-2x-2x Shaolin monk skills ... but the practice of Kung Fu that create a monk is part of their religion. Kali sama aja kayak orang Islam Sholat…biksu-2x latihan Kung Fu. Same time wrote like a Muslim prayer ...-2x monk Kung Fu exercises. Karena adanya kaitan erat itu, dedikasi biksu-2x Shaolin itu sangat besar. Because of the close links, the dedication-2x Shaolin monks were very large.
Mungkin salah satu cara lain mengembangkan Silat adalah melalui filem. Perhaps one way to develop Silat is through film. Saya inget baca..waktu filem Shaolin Temple (Jet Li) keluar..anak-2x muda di Cina pada mau tinggalin sekolah dan pergi ke Shaolin utk jadi biksu. Inget time .. I read the film Shaolin Temple (Jet Li) out-2x .. young children in China would lef and go to school to be a Shaolin monk.
Sampai saat ini saya belum pernah liat filem Silat Indonesia yang bagus baik tekhnik silatnya, tekhnik perfilemannya, dan tekhik actingnya. To date I have never clay films both good Silat Indonesia silatnya techniques, techniques perfilemannya, and tekhik actingnya.
Biasanya filem-2x silat Indonesia dibintangin ama aktor-2x spt. Normally martial arts films Indonesia-2x-2x dibintangin ama actor like. Advent Bangun (Karate), Barry Prima (Taekwondo dll). Advent Build (Karate), Barry Prima (Taekwondo, etc.). Filemnya juga yang gak masuk akal..spt bisa terbang..bisa berubah wujud jadi harimaulah…pokoknya banyakan unsur mistiknya daripada faktanya. Filemnya also who do not make sense .. .. can fly like a shapeshifter so harimaulah ... mystical element than the most basic facts.
Udah saatnya dibuat filem Silat Indonesia spt. Time've made films such as Silat Indonesia. Fist of Legend, Shaolin Temple…mungkin salah satu pesilat nasional yang ganteng gitu (dgn sedikit acting lessons) bisa jadi jagoannya (beralih ke Acting kan bukan model aja…pesilat juga boleh dong) terus difilem itu ngelawan Karateka Jepang atau Pegulat Belanda dimasa penjajahan Indonesia. Fist of Legend, Shaolin Temple ... probably one of the national fighter so handsome (with a little acting lessons) can be a champion (switched to Acting'm not a fighter ... aja model also allowed dong) continue difilem it ngelawan Japanese Karateka or future wrestlers Dutch colonial Indonesia . Kalau buat filem kemahalan…buat aja sinetron dulu yang ttg. If you make films overpriced ... for the first soap opera wrote about. Silat. Silat. Deru Debu atau jalan Membara lumayan sih but masih banyak unsur bela diri asingnya. Dust or the roar of a burning road quite still but there are still many elements of foreign martial arts.
Secara enggak langsung kan bisa naikan kebanggaan kita thd identitas kita sebagai orang Indonesia. In baseball it can direct us to Non pride Raise our identity as an Indonesian.
Saya rasa kalau Silat udah sangat populer di Indonesia..tentunya spt. I think if Silat already very popular in Indonesia .. of course like. ripple effect jatuhin batu di danau..dgn sendirinya akan berkembang keluar negri. ripple effect on the lake .. jatuhin stone itself will evolve with abroad.
Ya gitu aja deh…gimana menurut yang lain ?!!? Aja deh ya so ... how to think of others?!!?
WSS WSS
FD FD
Posted by O'ong Maryono on December 09, 19100 at 22:34:24: Posted by O'ong Maryono on December 09, 19100 at 22:34:24:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by Faizal on December 08, 19100 at 08:00:49: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by Faizal on December 08, 19100 at 08:00:49:
Salam sejahtera, Peace,
Ngomong-ngomong puasa enggak nih……ente kemern waktu puasa di Belanda di enak sama ken dg di Seatel, saur jam 7 pagi dan buka jam 4 sore, eh….sekarang ydah sampai di Manila jadi balik sama di tanah air. Speaking of baseball fasting nih ... ... ente kemern fasting time in the Netherlands in the same delicious ken dg at Seatel, saur open at 7 am and 4 pm, uh .... Now ydah up in Manila to be behind the same in the ground water.
Memang film media yang sangat mudah dicerna oleh masyarakat banyak dan informasinya dengan cepat pula ditiru openontonnya. Indeed the film media is very easily digested by many people and information quickly imitated openontonnya anyway. Pencak silat sudah mencoba untuk memperkenalkan diri melalui layar lebar ini, memang betul actornya kemampuan pencak silatnya sangat terbatas alias paspasan, tetap ti tidak semuanya kok. Pencak silat has been trying to introduce myself through this big screen, it is correct actornya martial abilities are very limited silatnya aka paspasan, still did not all really. Sahabat saya Benny Raharja, guru suhunya Mas Ekki juga bintang film, tehniknya pencak silat bagus, eh….penampilan di film jadi jelek, tauk enggak kenapa ?????? My friend Benny Raharja, teachers temperature Ekki Mas also a movie star, martial arts tehniknya good, uh .... Appearance in the movie so bad, why ?????? baseball tauk Kemampuan sutradaranya,cameraman, cameranya dan fighting instrukturnya juga paspasan. The ability of the director, cameraman, and fighting cameranya paspasan instructors as well.
Ilmu cenematografinya masih seperti jaman bahelak. Science cenematografinya still like bahelak era. Produser film membuat ceritera film sesuai dengan pasar di Tanah Melayu. Film producers make movies story line with the market in Tanah Melayu.
Bukankah kita bangsa yang masih tidak terlepas dengan magic dan hantu-hantu. Are not we a nation that still can not be separated with magic and ghosts.
Masyarakat pencak silat masih ngibulin orang-orang dengan ilmu tenaga dalam yang menjajnjikan kesehatan jasmani dan rohani, ilmu kebal dan laku lagi…..banyak pengikutnya, khusunya jaman sekarang keributan sering terjadi dimana-mana. Martial arts community still ngibulin people with knowledge workers in the menjajnjikan physical and spiritual health, immune and behavioral sciences again ... .. a lot of followers, especially nowadays often scene happening everywhere. Jadi film kita masih dinikmati oleh masyarakat kalangan bawah dimana masyarakat pencak silat berada. So we still enjoyed the movie by the grassroots communities in which martial arts are. Bagaimana film kita akan menembus pasar international, la… wong…. How can our film will penetrate international markets, la ... wong .... badgetnya saja sangat pas-pasan. badgetnya just very mediocre. Perhatikan saja film silat diDKI diputar hanya dipinggiran kota. Just look at the martial arts film diDKI played only suburban.
Sulit sepertinya film silat akan menembus pasar international jika tujuanya hanya untuk masyarakat Krawang-Bekasi. Martial arts films would seem difficult to penetrate the international market if only for the community Krawang tujuanya-Bekasi.
Bagaimana yah……. How well ... .... baiknya mengembangkan pencak silat ini The good martial arts to develop this
Wassalam Yours respectfully
O'ong Maryono O'ong Maryono
Posted by E. Posted by E. St. St. Panduko on May 29, 19101 at 13:07:07: Panduko on May 29, 19101 at 13:07:07:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by O'ong Maryono on May 29, 19101 at 01:08:00: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by O'ong Maryono on May 29, 19101 at 01:08:00:
salam bp oong greetings bp Oong
waah saya sangat salut dengan anda,, dan adalah suatu kejutan kalau anda telah bertemu dgn bp syafri kamal,, yang kebetulan adalah mitra kerja saya di sanggar saayun salangkah,,, waah I was very impressed by you, and is a surprise if you've met with bp Syafri Kamal, who happened to be my partner in the studio saayun salangkah,,,
tapi sayangnya seperti yang anda katakan karena panjangnya persyaratan dan birokrasinya untuk mempelajari ini,, sebetulnya tidak bp oong,, sebab dalam hal ini bp syafri kamal hanya sebagai ketua dalam organusasi sanggar,, sebab beliau adalah pendiri untuk sanggar seni ini ,, karena semua beliau yang mendanai,, dan bagi turis yang ingin belajar tentang kesenian ini kami sudah sejak lama menerimanya tanpa persyaratan 2X yang membingungkan ,, saya rasa pada sa'at sekarang ini pendekar 2X tua tidak mempermasalahkan soal mempopulerkan PS bahkan didaerah 2X pedesaan di sumatewra barat pun pernaha saya dengar ada beberapa turis yang belajar silat,, menurut saya kesalahan disini bukan mutlak pada pendekar-pendekar tuanya saja,, ini juga berpulang kepada generasi penerus yang kurang memberi penjelasan kepada para pendekar tua tentang kemajuan tekhnologi dalam mempopulerkan silat juga terpulang kepada wadahnya sendiri yaitu pengcab IPSI ,, dimana pada sa'at sekarang ini pengurus cabang IPSI bukittinggi menganggap hal ini tidak begitu penting,, sebab saya lihat sendiri ,, hanya ada beberapa aliran yang tergabung dalam IPSI bukittinggi,, sementara masih ada puluhan lebih sasaran-sasaran silat yang ada di bukittinggi sekitarnya yang belum tergabung dalam IPSI,, saya sempat waawancara dengan beberapa tuo silat ,dari sasaran sasaran tersebut,, dimana mereka sendir belum begitu paham tentang keberadaan IPSI ini,, saya rasa ini adalah suatu tugas yang harus dijalani IPSI khususnya bukittinggi untuk merangkul mereka dan memberikan penjelasan tentang manfa'at dari keberadaan IPSI itu sendiri ,, tentang masalah yang sapinjik digenggam' itu hanyalah pameo yang dibesar-besarkan oleh para pendekar pada sa'at sekarang ini,, pada masa dahulu memang sangat dikenal dengan yang sapinjik di genggam ,, tapi pada sa'at sekarang ini dimana komunikasi dan berita 2X tentang kemajuan zaman sudah mencapai pelosok desa ,,saya sangat yakin dengan budaya yang sapinjik digenggam itu sudah tidak ada lagi,, yaaa, seandainya masih ada yang berpikiran peperti itu saya kira itu hanya sekitar 5% saja,, but unfortunately as you say because of the long and bureaucratic requirements for this study,, bp Oong actually not, because in this case bp Syafri kamal organusasi only as chairman of the studio, because he is the founder of art galleries for this, because all he the fund, and for tourists who want to learn about this art we have long been accepted without the requirement of 2X is confusing, I think in today's warriors 2X sa'at parents are not concerned about 2X the popularization of PS even rural areas in western sumatewra never have any I hear there are some tourists who learn martial arts,, I think the error here is not absolute in his old warrior warrior-only,, it also passed away the next generation who are less briefed the old warriors of technological progress in popularizing martial arts also is up to the container itself, which is pengcab IPSI,, which at present is the branch sa'at IPSI Bukittinggi assume this is not so important, because I see, only a few streams belonging to the IPSI Bukittinggi, while there are dozens more targets that silat there is in London around that have not been incorporated in the IPSI, I had tuo waawancara with some martial arts, from the target goal, which their own natural existence has not so knowledgeable about this IPSI, I think this is a task that must be lived IPSI particularly Bukittinggi to embrace them and provide an explanation of IPSI manfa'at of existence itself, about the problems that sapinjik grasped 'slogan is just exaggerated by the warriors on sa'at now,, in ancient times is well known to those sapinjik in handheld, but at present sa'at where communication and 2X news about the progress of time has reached the remote village, I am very confident with a culture that sapinjik grasped it is not there anymore,, ya, if there are those who think that I think peperti It is only about 5% only,,
dan tentang sistim promosi yang telah dilakukan oleh muay thai bangkok ,saya rasa kita patut menirunya,, ini berpulang lagi kepada pengurus PB. and about the promotion system that has been done by muay thai bangkok, I think we should imitate him,, it passed away again to the board PB. IPSI, IPSI,
wassalam yours respectfully
E. E. St. St. Panduko Panduko
Posted by O'ong Maryono on December 07, 19100 at 09:48:37: Posted by O'ong Maryono on December 07, 19100 at 09:48:37:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by Ekki on December 06, 19100 at 00:45:58: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by Ekki on December 06, 19100 at 00:45:58:
Salam Sejahtera, Prosperous Regards,
Terima kasih atas kepercayaannya ke pada saya dapat melobi ke Bp Eddy Nalapraya.Saya sudah mencoba untuk membicarakan hal ini kepada Bp Rustadi Effendi(Pak Tatak), beliau sangat tanggap sekali dengan idea yang seperti inginkan. Thank you for your trust in me to be able to lobby to Mr. Eddy Nalapraya.Saya've tried to talk about this to Mr. Rustadi Effendi (Pak Tatak), he is very responsive at all with the idea that such desire.
IPSI mencoba membuat team GARDA yaitu team persilat yang sehari-hari berlatih pencak silat untuk olahraga dan peragaan. IPSI GARDA team that is trying to make the team persilat everyday practice martial arts to sports and demonstration. Tetapi saya perhatikan bahwasanya pesilat itu hidupnya bukan untuk pencak silat, sekali mendapat bekerjaan dan kuliah kembali, pelatihan tadi ditinggalkan.IPSI harus mencari penggantinya yang baru. But I noticed that the fighter's life is not for martial arts, once again got bekerjaan and lectures, training was ditinggalkan.IPSI must find a new successor.
Sampai saat ini IPSI belum dapat menjanjikan masa depan pesilatnya. Until now IPSI can not promise future pesilatnya. Berdeda dengan biku muda yang hidup dan matinya hanya untuk sang Budha, tidak memikirkan duniawi, mereka hari hari berlatih selama 6 jam. Berdeda with young monks who live and die only to the Buddha, not thinking about earthly, their days practicing for 6 hours a day. Tentu hasilnya pun nyata benar bedanya. Of course the results are real true difference. Saya datang khusus ke saolin bagaimana untuk melihat bagaimana mereka berlatih dan sejauh mana motivasi berlatih. I came specifically to saolin how to see how they practice and the extent of motivation to practice. Tidak dapat saya bayangkan …….Hasil tournya di Europa dan Amerika yang sukses itu, se cent pun biku-biku tidak mendapat bagian, seluruhnya untuk temple. I can not imagine ... .... The tour in Europe and America were successful, a cent even monks have no part, entirely for the temple. Hebat ,,,,, itu tidak ada rasa untuk memiliki. Great ,,,,, there is no sense to have.
Kita dapat membuat team peraga pencak silat tetapi akan berbeda. We can make a martial arts demonstration team but will be different.
Saya akan coba membicarakan dengan IPSI iming-iming anda, memang peragaan seperti itu sangat diharapkan. I will try to discuss with the IPSI your lure, it is expected to show like that.
Terima kasih atas ideanya Thank you for ideanya
Wassalam Yours respectfully
O'ong Maryono O'ong Maryono
Posted by Ekki on December 06, 19100 at 00:45:58: Posted by Ekki on December 06, 19100 at 00:45:58:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by O'ong Maryono on November 30, 19100 at 04:57:31: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by O'ong Maryono on November 30, 19100 at 04:57:31:
Assalamu Alaikum Wr.Wb. Assalam Alaikum Wr.Wb.
Mas O'ong yth… Dear O'ong Mas ...
Saya ada saran utk mengembangkan pencak silat di mancanegara.Saya pikir mas O'ong bisa melakukan saran saya ini karena terus terang saran saya ini hanya bisa dilakukan melalui lobby2 yg dilakukan oleh orang2 sekaliber Mas O'ong. I have a suggestion to develop the martial arts in mancanegara.Saya O'ong mas thought I could make this suggestion because frankly my advice can only be done through vicarious lobby2 by Mas O'ong orang2 caliber.
Saya pernah nonton peragaan kungfu di Amerika yg dilakukan oleh pendeta2 dari biara shaolin.Pendeta2 shaolin ini melakukan atraksinya keliling kota2 besar di Amerika.Yg hebat…atraksi ini diback up sepenuhnya oleh pemerintah RRC.Dari segi keilmuan…percayadech…peragaan silat gak bakal kalah rame…tapi yg bagus…atraksi ini dikemas secara profesional.seperti seakan2 kita berada di biara shaolin itu sendiri..lengkap dgn sound effect,dekorasi,alur cerita,drama.dsb.pokolnya saya gak rugi dech nonton acara tb.Oh ..iya,,,mereka juga membagikan sebuah booklet yg berisi siapa saja yg mnelakukan peragaan lengkap dgn foto2 dan kehebatan silat yg mereka punyai.Jadi pendeta2 shaolin yg peragaan itu benar2 diperlakukan kayak superstar.hebat ya..?? I once watched show in America's kung fu by shaolin shaolin.Pendeta2 pendeta2 of the monastery is doing great attractions around kota2 Amerika.Yg great ... attractions are backed up fully by the government in terms of science ... RRC.Dari percayadech martial arts demonstrations ... never going to lose rame jim-dandy ... ... but this attraction is packaged in profesional.seperti seakan2 we are in the Shaolin monastery itself .. complete with sound effects, decorations, plot, drama.dsb.pokolnya I am not watching the show tb.Oh dech loss .. yes, ,, they also distributed a booklet that contains anyone who mnelakukan foto2 and show complete with martial prowess that they may punyai.Jadi pendeta2 shaolin show who was treated like superstar.hebat benar2 ya ..?
nah..saran saya…hal yg sama bisa kita lakukan buat mempopulerkan pencak silat ke dunia.Mas O'ong bisa melobby ke Pak Eddy Nalapraya ato tokoh2 pengusaha yg bisa memodali atraksi pencak silat TSB.Bayangkan aja..kalo misalnya..kita bisa bawa satu perguruan saja buat keliling Amerika or Eropa. nah .. my advice ... same thing we can do for popularizing martial arts to dunia.Mas O'ong can lobby to Mr. Eddy Nalapraya ato tokoh2 entrepreneurs who can capitalize martial arts attractions TSB.Bayangkan aja .. for example .. if we can take a college course for American or European tour.
Gimana Mas O'ong….?? How O'ong Mas ....??
wassalam, yours respectfully,
Ekki Ekki
Posted by O'ong Maryono on November 30, 19100 at 04:57:31: Posted by O'ong Maryono on November 30, 19100 at 04:57:31:
In Reply to: Mempopulerkan Pencak Silat posted by Faizal on November 27, 19100 at 10:23:59: In Reply to: Popularize Pencak Silat posted by Faizal on November 27, 19100 at 10:23:59:
Salam sejahtera, Peace,
Saya setuju dengan pendapat anda untuk memperkenalkan pencak silat didunia dengan pro aktif ikut serta dalam pertandingan beladiri open, hal ini sudah diupayakan dengan IPSI dengan mempersiapkan team pesilaga ditingkat international dengan memilih pesilat terbaik dan mendapat pelatihan setiap hari di Padepokan pencak silat Taman Mini Indonesia dengan pimpinan proyek Jeneral Prabowo dg mendapat dana proyek dari Bimantara. I agree with your opinion to introduce martial arts world by pro-actively participating in competitive martial arts open, this has been attempted with the IPSI in preparing the team pesilaga international level by choosing the best fighters and trained every day in Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia with the leaders General of Prabowo dg project received project funding from Bimantara. Sayangnya semenjak sesepuk pencak silat Indonesia, Presiden Suharto dan General Prabowo jatuh dari posisipercaturan politiek di Indonesia. Unfortunately since sesepuk Pencak Silat Indonesia, President Suharto and General Prabowo from posisipercaturan Politiek fall in Indonesia. Proyek ini jalannya tersendatsendat dan belum pernah mengirimkan pesilatnya, ke mancanegara. The project is running and has not been sent tersendatsendat pesilatnya, to foreign countries.
Tetapi juga perlu diingat masik ada jalan lain untuk memperkenalkan pencak silat, seperti perbaikan menegement, promosi, seminar dll But also keep in mind masik no other way to introduce martial arts, such as repair menegement, promotions, seminars, etc.
Tergantung dimana pencak silat itu sendiri akan diperkenalkan. Depending on where the martial arts itself will be introduced.
Wassalam Yours respectfully
O'ong Maryono di Amsterdam O'ong Maryono in Amsterdam
Posted by O'ong Maryono on May 29, 19101 at 01:08:00: Posted by O'ong Maryono on May 29, 19101 at 01:08:00:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by E. In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by E. St. St. Panduko on May 28, 19101 at 12:07:03: Panduko on May 28, 19101 at 12:07:03:
Salam sejahtera, Peace,
Saya salut kepada perkumpulkan seni tari Minangkabau di Bukit Tinggi dalam upaya memperkenalkan seni tari pencak silat, sudah mendahului pendekar-pendekar silat yang setiap hari sibuk ngurusin silat di Taman Budaya Jalan Diponogoro Padang. I applaud perkumpulkan Minangkabau dance in Bukit Tinggi in an attempt to introduce martial arts dance, have preceded the warrior-warrior martial arts ngurusin busy every day at the Cultural Park Jalan Padang Diponogoro.
Sewaktu saya mengadakan penelitihan pencak silat di Sumatra Barat saya sempat bertemu dengan Bp.Syafri Kamal Ketua Sanggar Tari Saayun Salangkah yang sudah memulai upaya seperti diatas. As I entered penelitihan silat in West Sumatra, I was met with Chairman Kamal Bp.Syafri Dance Studio Saayun Salangkah already begun efforts as above. Setiap turis datang ke Bukittinggi selalu melihat pertunjukannya, sangat menarik. Every tourist coming to the United Kingdom has always seen the show, very interesting. Sayangnya sewaktu turis bertanya untuk belajar silat atau tari piring dengan diahiri berguling-guling di atas pecahan piring, Bp.Syafri sempat berhenti bernafas dan berpikir, karena mengingat panjangnya persaratan dan birokrasi untuk mempelajarinya, belum lagi nanti persoalan dengan sang sapinjik digenggam. Unfortunately, when tourists ask to learn martial arts or dance with diahiri plate rolling over broken plate, Bp.Syafri had stopped breathing and thinking, because given the length persaratan and bureaucracy to learn, not to mention the later problems with the sapinjik grasped.
Menurut saya terpulang kepada pendekar-pendekar tua yang sepertinya belum ihlas untuk penyebaran silat itu sendiri. I think it is up to the warrior-old warrior who seems not to spread martial arts ihlas itself. Melihat promosi Muay Thai di Bangkok, sudah merupakan program kementrian pariwisata, dimana tiket masuk untuk melihat pertandingan Muay Thai sudah menjadi satu ticket dengan ticket kunjungan masuk ke dalam King Palace, Nasional Musium, Galary Nasional dan Pagoda. Seeing the promotion of Muay Thai in Bangkok, it is a program of the ministry of tourism, where the entrance ticket to see the match of Muay Thai has become one trip ticket with a ticket into the King's Palace, National Museum, National Galary and Pagoda. Disana diberikan brosur bagi yang berminat untuk mempelajar Muay Thai dalam waktu singkat(sekedar pendidikan dasar dan filosofi)selam 3 hari dan dikenakan bayar sekitar 10$US per latihan. There is given a brochure for those interested to learn the Muay Thai in a short time (just a basic education and philosophy) dive 3 days and subjected to pay about $ 10 U.S. per workout. Ternyata dengan keterbukaan dan agenda yang menyatu Muay Thai sangat cepat tersebar dan dikenali di mancanegara. It turned out that the openness and the agenda that integrates Muay Thai very quickly spread and recognized in foreign countries.
Bagaimana jikalau PB.IPSI yang berkantor di Padepokan Pencak Silat Indonesia yang bersebelahan dengan TMII melakukan hal yang serupa di Thailand. What happen if PB.IPSI based on Padepokan Pencak Silat Indonesia adjacent to the TMII doing something similar in Thailand.
Dimana turis sesudah berkeliling di Taman Mini dengan duduk minum teh dingin dan disanjikan pencak silat seni beladiri dengan iringan musik. Where a tourist after traveling in Taman Mini to sit drinking tea cold and disanjikan silat martial arts with music.
Disatu sisi ikut mempromosikan pencak silat pada turis asing/lokal, disisi lain gedung yang gagah dan sangat luas itu terlihat banyak memiliki kesibukan setiap hari. On one hand participate in promoting martial arts in foreign tourist / local, the other side of the building is handsome and very spacious it has seen a lot of activity every day.
Bagaiamana menurut anda ???????? How come you think ????????
Wassalam Yours respectfully
O'ong Maryono di bangkok O'ong Maryono in bangkok
Posted by E. Posted by E. St. St. Panduko on May 28, 19101 at 12:07:03: Panduko on May 28, 19101 at 12:07:03:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by O'ong Maryono on December 14, 19100 at 19:41:46: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by O'ong Maryono on December 14, 19100 at 19:41:46:
salam pak oong,, hello sir Oong,,
untuk mempopulerkan PS memanglaah suatu permasalahan yang tidak gampang,,,akan tapi didaerah saya sendiri yaitu dibukittinggi,, saya melihat suatu cara yang bagus dari perkumpulan (sanggar seni di bukittinggi) dalam mempromosikan PS,, dimana di bukittinggi ada penampilan kesenian tradisional yang diselenggarakan khusus buat tamu-tamu manca negara yang datang ke bukittinggi,, dalam materi acara tersebut dapat kita saksikan pertunjukan silat yang sangat bagus,, karena dalam hal ini mereka memoles disana sini gerakan_gerakan silat tersebut,,dan hasilnya sangat indah sekali untuk dipertontonkan,, PS memanglaah to popularize an issue that is not easy,,, my own will but the area is dibukittinggi, I saw a great way of assembly (art gallery in New York City) in promoting PS,, where in the United Kingdom there is the appearance of traditional arts, held a special for overseas visitors who come to Bukittinggi,, in the event of material can we see a very good martial arts performances, because in this case they polish here and there the gerakan_gerakan martial arts, and the result is very beautiful for reassembly,,
saya pikir dengan pertunjukan kesenian seperti ini dapat membantu dalam usaha mempopulerkan P,S . I think with art performances such as this can help in the effort popularize P, S.
dan ini tidak hanya untuk kebudayaan suatu daerah saja,, ini bisa saja bergabung dengan budaya-budaya daerah lain yang berada di indonesia,, tapi sebagai usaha dari daerah nutuk mempopulerkan PS ,, daerah Lain dapat meniru apa yang telah dilakukan oleh para pesilat dari bukittinggi ,,terutama sekali untuk daerah-daerah wisata,, and this not only for the culture of an area alone, this could have joined the cultures of other regions in Indonesia, but as an attempt by the popularization nutuk PS,, Other regions can replicate what has been done by the fighters from the United Kingdom ,, especially for tourist areas,,
wassalam yours respectfully
E. E. St. St. Panduko Panduko
Posted by O'ong Maryono on December 14, 19100 at 19:41:46: Posted by O'ong Maryono on December 14, 19100 at 19:41:46:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by Faizal on December 10, 19100 at 01:12:35: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by Faizal on December 10, 19100 at 01:12:35:
Assalamualaikum dan Salam sejahtera , Assalamualaikum and Peace,
Mudah-mudahan puasanya masih terus berlanjut, di Manila udara enggak begitu panas, habis hujan terus terusan. Hopefully the fast continues, the Manila air baseball is so hot, the rain continued up the canal.
Bagaimana dengan udara di sini, bukannya semakin dingin, tahun depan pertengahan bulan Maret saya akan datang ke New York selama 10 hari. What about the air here, instead of getting a cold, mid-March next year I will come to New York for 10 days.
Yah….. Well ... .. kembali ke topik pembicaraan kita, selama ini memang pencak silat juga dikembangkan oleh staf KBRI, pengelihatan saya juga begitu bahwasanya KBRI juga tidak mendukung dengan sepenuhnya. back to the topic of our conversation, for this is martial arts also developed by the Embassy staff, seeing I am also so that the Embassy is also not supported fully. Seperti yang saya lihat di KBRI Manila, KBRI Belgium pencak silat tumbuh dan matipun tak mau, yang merepotkan lagi Merpati Putih yang banyak mengajarkan di KBRI-KBRI tidak menerima anggota orang asing, mereka hanya mengajar keluarga KBRI dan Mahasiswa Indonesia. As I see it at the Embassy Manila Embassy in Belgium martial arts and matipun not want to grow, the more trouble a lot of White Pigeon teaches at the Embassy, the Embassy does not accept members of foreigners, they only teach families and students Embassy in Indonesia.
Tidak adanya kesungguhan Atase Kebudayaan untuk menyebarkan pencak silat, karena tidak adanya instruksi dari Jakarta untuk hal itu. The lack of seriousness Cultural Attache to spread the martial arts, in the absence of instructions from Jakarta to it.
Informasi yang saya dapat kumpulkan dari Departement Kebudayaan bahwasanya memang IPSI tidak pernah datang kepadanya untuk meminta dan menitipkan pencak silat agar dikembangkan melalui KBRI. Information I can gather from the Department of Culture that is IPSI never came to him to ask and entrust martial arts to be developed through the Embassy. Menurutnya IPSI berjalan sendiri tampa mau bergandeng tangan dengan pemerintah. According to IPSI walk by himself without going to join hands with the government. Ini menurut saya memang ada betulnya juga, yang saya tahu IPSI memenuhi kebutuhannya dengan uang sendiri, bukan uang pemerintah. This in my opinion there betulnya too, which I know IPSI-sufficient with its own money, not government money. Sebenarnya ini hanya merupakan arogansi kekuasaan pemerintah saja. Actually this is just an arrogance of power of government alone.
Bukankak pencak silat sama dengan tari Bali dan tari Jawa yang seharusnya sama-sama diperkenalkan.Saya enggak tahu siapa yang arogan dalam hal ini, yang jelas KBRI tidak bersungguh-sungguh untuk hal itu. Bukankak martial arts with dance Balinese and Javanese dance is supposed to be equally diperkenalkan.Saya baseball know who is arrogant in this regard, the Embassy obviously not meant for it.
Terkecuali KBRI Denhaag, mereka secara bersungguh-sungguh mengembangkan pencaksilat, karena masyarakat Belanda selalu meminta kegiatan itu ditampilkan setiap ada kegiatan di Belanda. Except Embassy in the Hague, they are serious about developing pencaksilat, because Dutch society has always asked that activity is displayed whenever there is activity in the Netherlands.
Kita lagi yang jadi korban ke aroganan …. We again a victim to the arrogance ....
Wassalam Yours respectfully
O'ong Maryono O'ong Maryono
Posted by Faizal on December 10, 19100 at 01:12:35: Posted by Faizal on December 10, 19100 at 01:12:35:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by O'ong Maryono on December 09, 19100 at 21:59:56: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by O'ong Maryono on December 09, 19100 at 21:59:56:
Salam Sejahtera.. Prosperous Regards ..
Assalam Mu'alaikum .. Assalam Mu'alaikum ..
Apa kabar Mas O'ong ? How are O'ong Mas? Gimana puasanya ? How fast? Saya Alhamdulillah asik-2x aja soalnya imsak jam 6 dan buka jam 4:30 Thank God I wrote because cool-2x Ruling at 6 and opening hours of 4:30 ![]()
Mungkin salah satu jalur yang bisa dipakai dalam keadaan spt. Perhaps one of the pathways that can be used in such circumstances. sekarang ini adalah mempergunakan KBRI atau KJRI utk menyebarkan pencak silat. right now is to use the Embassy or Consulate to spread martial arts. Bisa saja staff kebudayaan KBRI atau KJRI itu pelatih silat atau mempromosikan Silat. It could be cultural embassy or consulate staff that coach or promote Silat martial arts. Saratnya tentu Silat itu dijadikan salah satu cabang atao kegiatan KBRI atau KJRI seperti Gamelan, Tari Bali, dsb. Saratnya of Silat was identified as one branch of the Embassy or Consulate atao activities such as Gamelan, Balinese Dance, etc..
Saya ingat di New York dulu Perisai Diri sempat berlatih disitu selama ampir 4thn. I remember in New York Self Shielding was practicing there during ampir 4thn. Cuman gitu deh lama-2x kurang dapat dukungan juga dari KJRI. Cuman so long deh-2x less able to support also from the Consulate General. Akhirnya seolah-2x di KJRI kita cuman numpang latihan aja..pengenai promosi, perkenalan, dsb enggak terlalu di sponsor sama KJRI. Finally as 2x passengers at the consulate we cuman aja .. pengenai promotion exercises, introductions, etc. sponsor baseball too in the same consulate. Apalagi kalau konsulnya ganti peraturannya ganti. Moreover, if the consul change the rules change. Cuman saya rasa cara ini bisa berlangsung baik asal diformalitaskan dalam bentuk Pencak Silat salah satu cabang kebudayaan yang diajarkan spt. Cuman I think this could go either way diformalitaskan origin in the form of one of Pencak Silat is taught like subculture. Gamelan, Tari Bali, dan kesenian tradisionil lainnya di KJRI/KBRI. Gamelan, Balinese dance, and other traditional arts at the consulate / embassy.
Segitu aja deh tanggapan saya… Aja much for my response ...
Pingin juga denger pendapat yang lain bagaimana ? Pingin denger also another opinion how?
Wasalam, Wasalam,
Faizal Faizal
Posted by O'ong Maryono on December 09, 19100 at 21:59:56: Posted by O'ong Maryono on December 09, 19100 at 21:59:56:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by Ekki on December 09, 19100 at 00:07:41: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by Ekki on December 09, 19100 at 00:07:41:
Alaikumsalam, Alaikumsalam,
Terima kasih bener atas ide-idenya, benar memang bagus apa yang sudah dilakukan Mbak Tutut,saya setuju itu cocok untuk memperkenalkan pencak silat di mancanegara. Bener Thanks for the ideas, it really was good what has been done Tutut Ma'am, I agree it is appropriate to introduce martial arts in foreign countries. Upaya seperti itu perlunya berkesinambungan, tidak cukup hanya sekali, perlu diulang kali. Efforts such as the need for continuous, not just once, needs to be repeated once. Untuk jaman seperti sekarang di tanah air sangat sulit sekali mencari cukong yang benar-benar mencintai pencak silat, sepeninggal Bimantara tentu IPSI berjalan setengah ter-engah-engah untuk menjalankan programnya. For times like now in the ground water is very hard to find financiers who really loves martial arts, after the death of IPSI Bimantara walk half gasping for breath to run the program.
Mungkin jikalau negara kita sudah stabil politiek dan ekonominya methode ini bisa dilakukan. Maybe if our country is stable and its economy Politiek this method can be done.
Menurut saya pada saat ini, jangan terlalu berharap banyak dari IPSI, mereka juga enggak ada cukup banyak tenaga yang berkemampuan untuk itu.Kembali ke basic saja, semua perguruan yang mampu mengirimkan pelatihnya keluar negeri atau pelatihnya sudah berada di luar negeri, seperti anda……..mengembangkan pencak silat alirannya. I think at this point, do not expect too much from the IPSI, they are also baseball there are quite a lot of energy that is enabled for itu.Kembali to the basic course, all colleges are able to send coaches out of the country or the coach was out of the country, like you ... ... .. develop the martial arts flow.
Persilat belum pernah mengirimkan pelatihnya untuk jangka waktu lama ke luar negeri, yang ada negara lain meminta pelatih untuk dikontrak dalam jangka waktu tertentu. Persilat had never sent his coach for a long period abroad, which no other country to ask the coach to be signed within a certain timeframe. Seperti Hartono di Vietnam, Hadimulyo di Filipinas dan pelatih yang lain karena secara kebetulan, sekolah atau tinggal diluar negeri. As Hartono in Vietnam, Hadimulyo in Filipinas and other coaches because by chance, school or lived abroad.
Program pengembangan pencak silat ke luar negeri secara terpadu belum pernah dilakukan. Pencak silat development programs abroad in an integrated manner has never been done.
Coba tolong pikirkan methode apa yang paling pas…dengan keadan dan kemampuan kita yang terbatas. Will you please think about what is most fitting method with the objec ... and our limited ability.
Saya tunggu lo……jika ada teman-yeman yang lain coba dihubungi, biar semakin ramai diskusi ini. I lo ... wait ... if there is another friend yeman trying to connect, let the more crowded this discussion.
Wassalam. Wassalam.
O'ong Maryono O'ong Maryono
Posted by Ekki on December 09, 19100 at 00:07:41: Posted by Ekki on December 09, 19100 at 00:07:41:
In Reply to: Re: Mempopulerkan Pencak Silat posted by O'ong Maryono on December 07, 19100 at 09:48:37: In Reply to: Re: Pencak Silat Popularize posted by O'ong Maryono on December 07, 19100 at 09:48:37:
Assalamu Alaikum Wr.Wb. Assalam Alaikum Wr.Wb.
Salam silat,… Regards martial arts, ...
Mas O'ong masih inget 6 or 7 tahun yg lalu sewaktu Mbak Tutut dgn yayasan Tiaranya keliling dunia memperkenalkan kebudayaan Asmat..?? Mas O'ong still remember 6 or 7 years ago when Mbak Tutut tiara with foundations around the world to introduce the Asmat culture ..?
Nah…saya pikir kalo Mas O'ong bisa melobi pengusaha2 nasional yg mau menjadi penyandang dana sehingga IPSI bisa membentuk tim khusus peragaan buat keliling dunia seperti biksu2 Shaolin tsb. Well ... I think if Mas could O'ong pengusaha2 lobbying national funders who want to become so IPSI could form a special team for demonstrations around the world such as Shaolin biksu2 TSB.
Adapun tim ini harus benar2 profesional dalam arti kata memang pekerjaannya hanya latihan silat saja dan segala kebutuhan hidupnya( dan keluarga kalo sudah menikah ) ditanggung plus uang saku yg memadai. The team must benar2 professionals within the meaning of martial arts training just does his job alone, and all the necessities of life (and family if married) paid plus an allowance adequate reply.
Kalo sudah kita bisa membentuk tim yg seperti itu…percaya dech…cita2 Mas O'ong utk memasyarakatkan pencak silat di dunia akan tercapai. If we can form a team like that ... who believe dech ... cita2 Mas O'ong to popularize martial arts in the world will be achieved.
dan bukan hal yg mustahil kalo nantinya pencak silat akan mendominasi dunia. and is not impossible if eventually will dominate the world of martial arts.
any comments..?? any comments ..?
Wassalam, Wassalam,
Ekki Ekki
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






