Pelopor Perkembangan Pencak Silat di Jepang. Pencak Silat pioneer developments in Japan.
[ in English ] [ in English ]Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Artikel Silat Visited 1114 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Articles Silat Visited 1114 times, 1 today [ in English ]
Saya akan bercerita lebih dahulu, mengapa saya membuka pencak silat di Jepang, hal ini disebabkan karena saya mempunyai latar belakang atau hobby pencak silat, ujarnya mengawali percakapan dengan reporter sambil duduk bersila di podium Balai Indonesia di Jepang. I'll tell you first, why do I open a martial arts in Japan, it is because I have a background or hobby of martial arts, he started a conversation with a reporter while sitting cross-legged on the podium Balai Indonesia in Japan. Awal tahun 1960, ketika masih duduk di SMA di Surabaya, Both remaja masuk Perisai Diri dan dibimbing langsung oleh RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, Pendiri Kelatnas Indonesia Perisai Diri. Beginning in 1960, when he was sitting in high school in Surabaya, Both teens into Self Shield and tutored by RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, founder of Self-Shielding Kelatnas Indonesia. Tahun 1963 Both pindah ke Bandung, membuka Perisai Diri Cabang Bandung pertama tahun 1964 yang berpusat di Institut Teknologi Bandung. Both in 1963 moved to London, opened the first Shield Yourself Bandung in 1964, based in Bandung Institute of Technology. Ketika meninggalkan kota Bandung tahun 1974, Perisai Diri telah berkembang di semua universitas besar di seluruh kota Bandung dengan jumlah anggota kurang lebih 2000 orang. When leaving the city of Bandung in 1974, Self Shielding has evolved in all major universities throughout the city of Bandung with a membership of approximately 2000 people. Both pernah menjabat sebagai salah seorang Pengurus Bidang Pembinaan Pencak Silat Olahraga di PB IPSI (Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia) selama dua periode. Both had served as a Board of Development of Sports in PB Pencak Silat IPSI (Executive Board of the Association of Pencak Silat Indonesia) during the two periods.
Sejak bulan Mei 1996 ia mendapat kepercayaan pemerintah sebagai Atase Perhubungan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, Jepang. Since May 1996 he won the trust of government as an attache of Transportation at the Indonesian Embassy in Tokyo, Japan. Setelah empat bulan keberadaannya di Jepang, tanggal 28 Nopember 1996 ia pun mendirikan Japan Pencak Silat Association atau disingkat JAPSA yang diresmikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Bapak Wisber Louis. After four months of its existence in Japan, on 28 November 1996 he founded the Japan Association of Pencak Silat or abbreviated JAPSA which was inaugurated by the Ambassador of the Republic of Indonesia to Japan, Mr. Wisber Louis. Both Sudargo yakin seni budaya tradisional Indonesia ini akan mampu berkembang di negara yang dikenal sebagai pusat beladiri dunia. Both traditional cultural arts Sudargo sure Indonesia will be able to thrive in a country that is known as a center of martial arts world. Ini dibuktikan pada saat pertama kali dibuka 65 orang langsung ikut berlatih, sebagian besar diantaranya adalah orang Jepang. This was evidenced when it first opened 65 people directly participate in practice, most of whom were Japanese.
Ayah empat orang anak ini pada awalnya membawa tiga pelatih pencak silat Indonesia ke Jepang. Father of four children in the first three martial arts coaches bring Indonesia to Japan. Mereka adalah Soesilo Soedarmadji (Perisai Diri), Yulie Purwanto (Merpati Putih) dan Djaja (Panglipur). They are Soesilo Soedarmadji (Self Shield), Yulie Purwanto (White Pigeon) and Djaja (Panglipur). Mereka bersama-sama mengembangkan pencak silat di Jepang, walaupun untuk itu Both mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk keperluan ketiga orang pelatih itu selama mereka berada di Jepang. They jointly developed the martial arts in Japan, although for that Both the cost is not small for the men's coach during their stay in Japan. Dalam perkembangannya ternyata salah seorang pelatih, yaitu Djaja yang sudah berkeluarga, pada suatu saat kembali ke Indonesia dan tikda kembali lagi. In the development was one of the trainers, the Djaja who are married, at some point return to Indonesia and back again tikda. Alhamdulillah, Soesilo sekarang sudah dapat membawa keluarga untuk mendampinginya di sini, sedangkan Yulie masih bujangan, katanya. Alhamdulillah, Soesilo now be able to bring the family to be with him here, while Yulie still a bachelor, he said.
Ternyata usaha Both tidak sia-sia. Both the effort was not wasted. Pertama kali diperkenalkan, hanya terdapat dua tempat latihan, yaitu Sasana Pencak Silat Indonesia di Balai Indonesia dan di Hirasuka. First introduced, there are only two points of the exercise, namely Sasana Pencak Silat Indonesia in Indonesia and in Hirasuka Hall. Kini akan ditambah satu sasana lagi di Osaka dengan tempat latihan beranggotakan 30 – 40 orang. Now be added one more in the gym with the gym-member Osaka 30-40 people. Saya mengembangkan pencak silat ini di Jepang karena dulu belum ada, ujarnya lagi. I developed this martial arts in Japan because it had not been there, she said. Berdasarkan pengalaman di negara-negara lain dan di Indonesia sendiri, pencak silat ini terlalu banyak ragamnya dan lebih banyak menonjolkan perguruan atau aliran daripada pencak silatnya sendiri. Based on experiences in other countries and in Indonesia itself, martial arts is too much variety and more show than schools or styles of martial silatnya own. Kadang-kadang secara tidak sadar mereka lebih bangga terhadap perguruan daripada pencak silatnya sendiri. Sometimes unconsciously they are more proud of the college rather than martial silatnya own. Alasan inilah yang menyebabkan Both selalu menekankan kepada murid-muridnya bahwa yang nomor satu adalah pencak silat, baru perguruan, walaupun nantinya akan kembali juga ke perguruannya masing-masing untuk memperdalamnya. Both for this reason that the cause is always stressed to his students that the number one martial arts, the new college, though will be back as well to perguruannya each to deepen it. Karena itu dalam JAPSA tidak ada yang menonjolkan nama perguruan, semuanya menjadi kesatuan Pencak Silat Indonesia. Therefore there is nothing in JAPSA highlight the name of college, everything becomes unity Pencak Silat Indonesia. Falsafah Palem Raja yang diperoleh dari hasil renungannya selama ini mengandung arti pohon yang indah dan kuat. King Palm philosophy derived from the results of his thoughts during this means beautiful and strong tree. Walaupun diterpa berbagai macam cobaan, pohon itu tetap tegar dan kokoh. Although buffeted by other trials, the tree was still strong and sturdy. Saya seratus persen yakin, suatu saat bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan menjadi panutan dunia, asalkan bergantung kepada yang Satu, ujarnya mengakhiri perbincangan dengan reporter. I am one hundred percent sure, one day Indonesia will be a great nation and a role model of the world, provided that depending on which one, he concluded the conversation with a reporter.
Sumber : Sources:
Majalah Jurus No.11 Th.I Kick magazine No.11 Th.I
08 Nopember 1999 November 08, 1999
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






