Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Warning : fopen(/home/silatind/public_html/id/wp-content/db-config.ini) [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied in /home/silatind/public_html/id/wp-content/plugins/db-cache-reloaded/db-module-wrapper.php on line 114 Warning: fopen (/ home / silatind / public_html / en / wp-content / db-config.ini) [ function.fopen ]: failed to open stream: Permission denied in / home / silatind / public_html / en / wp-content / plugins / db-cache-reloaded / db-module-wrapper.php on line 114
Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in Bahasa ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1142 times, 2 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1142 times, 2 today [ in Bahasa ]

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior from Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK which together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But since it only has simple tools their businesses fail, not even a little magic warrior who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later was appointed jacks (village chief).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior martial arts, but no one who knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of five of his children only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, in addition to inheriting a family martial arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno enhance science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts also studied at the ARTS DANCE TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so in 1962-he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And then to add insight, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo learn boxing at PAIJAN and in that year he also learning JUDO Defence on SUHITO GABRIEL.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at SALEH WASESO to learn THE ART OF JUDO or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped until the level of brown belt because there is no cost to participate in rising levels of black belt exam in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Years 1964-1965 he was invited to enter university warriors SAWALI JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And at this college he was taught by Pendekar KUSMIARTO Morangan Village.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is capital or tool to poke and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight science contacts, and able to fight the spiritual science and treatment resistant.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, TASTE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, TASTE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Science Panunggalan actually been around since the year 1625 a relic from SUPREME SULTAN MATARAM Panembahan Senopati.

Tahun 1965 FX. Year 1965 FX. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Sukirjo believed to train university Jugil Awar awar in the area Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. From only 3 of the pupils to 40 people, at that time he was studying at DI. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must go home to go Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the WE / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and in SCIENCE PERSONNEL FAMILY IN TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to waver and rare events, then on April 28, 1966 (HUT FLOW) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Silat Association of Catholic Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to hold a university consolidation Jugil Awar awar that almost broke up and he tested well as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by the three musketeers of SAWALI, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to train at the University Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is a flow of PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Jakarta and established Defence College SELF CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) at Jalan Sangidu Trikora with supervisors and PELTU MARTIN Sergeant MASIMAN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the builder and its members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973 trying to enter IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but was rejected on the grounds his name still smells strange and do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Taking the name GARUDA reasons:
1. 1. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national nature;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 entered as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student Rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White Belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team Guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue Belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown Belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Level Student / Coach Primary:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / And II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / And III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Swordsman Penapak / Teacher Young I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Swordsman Pamardi / Teacher Young II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Master Full.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Heritage Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main Swordsman / Professors:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar Swordsman / Professor of Martial Arts / Master of Self Defense and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defense and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Education articles Silat Garuda Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 04:10] - Powered by BING [2012-02-01 04:10]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1143 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1143 times, 1 today [ in English ]

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 04:10] - Powered by BING [2012-02-01 04:10]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1168 times, 7 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1168 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:

    atraksi seni beladiri PS. PS martial arts attractions. Garuda Jisai - YouTube Garuda Jisai - YouTube

    atraksi seni beladiri PS. PS martial arts attractions. Garuda Jisai diperagakan oleh : Asman, Mamay ... Garuda Jisai performed by: Asman, Mamay ... 2:07 Add to Perguruan Silat Tenaga Dalam JATIDIRI .AVI by MrSadam41 5,782 views 2:07 Add to universities Silat Power In IDENTITY. AVI by MrSadam41 5.782 views
    Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=NuCPxCuHB3o Sources: http://www.youtube.com/watch?v=NuCPxCuHB3o

    Perguruan Silat Garuda Jisai - Silat Indonesia Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia

    SEJARAH. HISTORY. Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan ... Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/perguruan-silat-garuda-jisai/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/perguruan-silat-garuda-jisai/

    KUNG FU 300: PRO PATRIA KUNG FU KUNG FU 300: PRO PATRIA KUNG FU

    ... ... Perguruan Kung Fu Naga Mas Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Kung Fu Dragon Mas University College Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah PERGURUAN SILAT AWAN PUTIH Perguruan Silat CUYUSIKA BANGAU PUTIH Perguruan Silat Garuda Jisai. WHITE CLOUD Hasbullah SILAT EDUCATION University College Silat Silat CUYUSIKA white stork Jisai Garuda.
    Sumber: http://kungfu300style.blogspot.com/2008/09/pro-patria-kung-fu.html Sources: http://kungfu300style.blogspot.com/2008/09/pro-patria-kung-fu.html

    Jurus-Jurus Perguruan Pencak Silat Mutiara Panca Rasa.wmv ... Kick-Kick Pencak Silat Mutiara Panca Education Rasa.wmv ...

    Perguruan Pencak Silat Mutiara Panca Rasa to build the young generation resources as ... Pearls Pencak Silat college Panca Rasa to build the young generation resources as ... 7:16 Add to Jurus Sabuk Putih PS Garuda Jisai by remikosasih 2,441 views 1:41 ... 7:16 Add to Kick Garuda PS White Belt Jisai by remikosasih 2.441 views 1:41 ...
    Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=Vq7gTD1fWD4 Sources: http://www.youtube.com/watch?v=Vq7gTD1fWD4

    tangan kosong Videos - Pakistan Tube - Watch Free Videos Online empty handed Videos - Pakistan Tube - Watch Free Videos Online

    Search and watch millions of latest online videos from Pakistan with latest videos on news politics, entertainment, cricket, showbiz, movies, songs along with popular ... Search and watch latest Millions of online videos from Pakistan with latest news videos on politics, entertainment, cricket, showbiz, movies, songs along with popular ...
    Sumber: http://pktube.onepakistan.com/tangan+kosong/ Sources: http://pktube.onepakistan.com/tangan+kosong/


- Powered by BING [2012-02-06 00:35] - Powered by BING [2012-02-06 00:35]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1188 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1188 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-14 02:50] - Powered by BING [2012-02-14 02:50]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1216 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1216 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-18 18:28] - Powered by BING [2012-02-18 18:28]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1242 times, 2 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1242 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-26 06:49] - Powered by BING [2012-02-26 06:49]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1258 times, 3 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1258 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-05 04:22] - Powered by BING [2012-03-05 04:22]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1270 times, 3 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1270 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-09 04:43] - Powered by BING [2012-03-09 04:43]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1304 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1304 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-21 00:44] - Powered by BING [2012-03-21 00:44]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1352 times, 3 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1352 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-02 02:40] - Powered by BING [2012-04-02 02:40]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1388 times, 2 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1388 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-10 00:50] - Powered by BING [2012-04-10 00:50]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1409 times, 4 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1409 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-14 04:19] - Powered by BING [2012-04-14 04:19]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1435 times, 3 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1435 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-26 02:46] - Powered by BING [2012-04-26 02:46]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1468 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1468 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-05-08 04:26] - Powered by BING [2012-05-08 04:26]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Silat college Jisai Garuda - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Perguruan Silat Garuda Jisai. Garuda Jisai Silat college.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1493 times, 3 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1493 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

SEJARAH HISTORY

Tahun 1825-1830 seorang pendekar dari Malang Kelurahan Caturharja Daerah Istimewa Yogyakarta bernama DEMANG DAWUK yang bersama-sama muridnya melawan penjajahan Belanda. Years 1825-1830 a warrior of Malang Village Caturharja Yogyakarta named Demat DAWUK together students against Dutch colonialism. Tapi karena hanya memiliki peralatan yang sederhana usaha mereka mengalami kegagalan, bahkan tidak sedikit pendekar sakti yang gugur dalam pertempuran itu. But because it has simple tools their businesses fail, not even a little magical warriors who died in the fighting.

Perjuangan mereka masih tetap diteruskan oleh salah seorang keturunan sekaligus murid Demang Dawuk yang bernama RADEN KARMENI yang kemudian diangkat menjadi Bekel (Lurah). Their struggle is still passed on by one of his descendants as well as student, Raden Demat Dawuk KARMENI who later became jacks (Ward).

Raden Karmeni adalah seorang pengajar agama, petani sekaligus pendekar silat yang tangguh, tetapi tak seorangpun yang mengetahui hal tersebut begitu juga anak-anak beliau. Raden Karmeni was a religious teacher, a farmer as well as a formidable warrior arts, but no one knows it so well as his children. Beliau tidak mau mengajarkan kepandaian beladirinya kepada orang lain bahkan kepada saudara-saudara dan anak-anaknya sendiri. He did not want to teach it to others beladirinya intelligence even to his relatives and his own children. Anak-anak beliau dibiarkan memilih bakatnya masing-masing. Children are allowed to choose his individual talents. Dari 5 orang anaknya hanya 2 orang saja yang mengikuti beliau yang mau belajar ilmu beladiri, yaitu J. Of the five children were only 2 people who follow him are willing to learn martial arts, J. SUKIRNO dan FX. Sukirno and FX. SUKIRJO (GURU BESAR PS. GARUDA JISAI). SUKIRJO (PS GREAT TEACHER. GARUDA JISAI).

J. J. Sukirno, sang kakak lebih dahulu belajar ilmu beladiri dari bermacam-macam aliran, misalnya Cimande dan Setia Hati, selain itu mewarisi silat keluarga. Sukirno, the elder brother first learned martial arts from various streams, such as Cimande and Faithful Heart, but it inherits the family arts. Dan mempunyai murid yang bernama BAYU MANUNGGAL pada tahun 1954. And has a student named BAYU MANUNGGAL in 1954.

Sedangkan sang adik, FX. While his brother, FX. Sukirjo belajar ilmu beladiri pada kakaknya pada umur 11 tahun dari tahun 1956 sampai dengan 1962, dan akhirnya berpisah mengikuti jalannya masing-masing. Sukirjo studying martial arts at his brother at the age of 11 years from 1956 to 1962, and eventually split up following the course of each. J. J. Sukirno menyempurnakan ilmu dan akhirnya menjadi paranormal. Sukirno improve science and eventually into the paranormal.

Pemuda Sukirjo selain belajar ilmu beladiri juga belajar SENI TARI pada GURU SOMO pada tahun 1958 sampai dengan tahun 1963, sehingga pada tahun 1962-beliau waktu itu masih duduk di bangku SMP-dapat mendirikan suatu perkumpulan yang dinamakan PORSETAM (Persatuan Olah Raga, Seni Tari dan Drama). Sukirjo youth than to learn martial arts are also learning to DANCE ARTS TEACHER SOMO in 1958 until 1963, so that in 1962, he was still in junior high, can set up an association called PORSETAM (Association of Sports, Arts and Dance Drama). Dari seni tari inilah beliau belajar FILSAFAT JAWA yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan seperti Buto Cakil, Gatot Koco, Hanoman dan lain-lain. From this he learned the art of dance PHILOSOPHY JAVA taken from figures such as Buto Cakil puppet, Billy Koco, Hanuman and others. Dan selanjutnya untuk menambah wawasan, beliau belajar FILSAFAT YUNANI di Perguruan Tinggi. And further to broaden the horizon, he studied at the Universities GREEK PHILOSOPHY.

Pada tahun 1963 FX. In 1963 FX. Sukirjo belajar tinju pada PAIJAN dan pada tahun itu juga beliau belajar JUDO DEFENCE pada GABRIEL SUHITO. Sukirjo PAIJAN and learn boxing in that year he also studied Judo at GABRIEL SUHITO Defence.

Pada tahun 1963-1964 akhir, beliau berguru pada SALEH WASESO untuk mempelajari THE ART OF JUDO atau lebih dikenal dengan JIUJITSU yang merupakan induk dari Judo dan Karate. At the end of the year 1963-1964, he studied at WASESO SALEH THE ART OF to learn Judo, or better known as JIUJITSU which is the parent of Judo and Karate. Tetapi beliau berhenti sampai tingkat sabuk coklat karena tidak ada biaya untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam di Jakarta. But he stopped to brown belt level because there is no fee to take the examinations increase the level of black belt in Jakarta.

Tahun 1964-1965 beliau diajak PENDEKAR SAWALI untuk masuk Perguruan JUGIL AWAR AWAR yang dipimpin oleh ROMO SUGENG sebagai Guru Besarnya. Year 1964-1965 he was invited to enter university Swordsman Sawali JUGIL Awar Awar led by FATHER SUGENG as Professor magnitude. Dan di perguruan ini beliau diajar oleh PENDEKAR KUSMIARTO di Desa Morangan. And in college he was taught by warriors in the village KUSMIARTO Morangan.

Nama Jugil Awar awar diambil dari sebuah goa di daerah Ungaran yang di sekelilingnya banyak ditumbuhi pohon awar awar. Name Jugil Awar awar taken from a cave in the area Ungaran a lot of trees around awar awar. JUGIL adalah modal atau alat untuk mencungkil dan AWAR AWAR adalah pohon yang rahasianya terletak pada bunganya, jadi secara keseluruhan JUGIL AWAR AWAR berarti memberantas rahasia kejahatan. JUGIL is the capital or the tools for gouge and Awar Awar is a tree whose secret lies in the flower, so the overall mean JUGIL Awar Awar secret combat crime.

Di perguruan inilah FX. In college this is the FX. Sukirjo belajar ilmu PERMOHONAN yang nantinya akan berkembang menjadi ilmu PANUNGGALAN yang hasilnya beliau mendapat ilmu WUTONGPAI, KUNTONGPAI, mampu melawan ilmu kontak, dan mampu melawan ilmu kebal serta pengobatan spiritual. APPLICATION Sukirjo studied which will evolve into a science whose results he gets PANUNGGALAN WUTONGPAI science, KUNTONGPAI, able to fight the science of contacts, and able to fight the immune science and spiritual treatment.

Perbedaan dari ilmu Permohonan dan ilmu Panunggalan adalah : Differences of science and science Panunggalan Application is:

Permohonan berdasarkan KARSA, RASA dan CIPTA, sedangkan Panunggalan berdasarkan CIPTA, RASA dan KARSA. Application pursuant to KARSA, SENSE and COPYRIGHTS, while Panunggalan based COPYRIGHTS, SENSE and KARSA.

Ilmu Panunggalan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1625 peninggalan dari SULTAN AGUNG MATARAM PANEMBAHAN SENOPATI. Panunggalan science has actually been around since the year 1625 the relics of MATARAM Panembahan Senopati SUPREME SULTAN.

Tahun 1965 FX. FX in 1965. Sukirjo dipercaya melatih Perguruan Jugil Awar awar di daerah Wirosari, Semarang. Universities train believed Sukirjo Jugil Awar awar in Wirosari, Semarang. Dari hanya 3 orang murid menjadi 40 orang, pada saat itu beliau sudah kuliah di DI. Of only 3 students to 40 people, at that time he was in college in IN. Yogyakarta, sehingga beliau harus pulang pergi Semarang-Yogyakarta setiap minggunya. Yogyakarta, so he must travel back and forth Semarang, Yogyakarta each week.

Tahun 1965-1966 pada saat pemberontakan G 30 S/PKI meletus, beliau melatih di KAMI/KAPI dan BATALYON V YOS SUDARSO. In 1965-1966 at the time of the rebellion G 30 S / PKI broke out, he trained at the U.S. / Kapi and the V Battalion Yos Sudarso. Dan di sela-sela semua kegiatan itu beliau berlatih KUNGFU dan ILMU TENAGA DALAM di KELUARGA TANG. And in between all these activities he practiced martial arts and the FAMILY SCIENCE IN LABOR TANG.

Setelah Perguruan Jugil Awar awar mulai goyah dan jarang kegiatan, maka pada 28 April 1966 (HUT ALIRAN) FX. After university Jugil Awar awar began to falter and rare events, then on 28 April 1966 (HUT OF) FX. Sukirjo mendirikan PASIKAT JUA (Persatuan Silat Katholik Jugil Awar Awar) di di Tromol Pos 29 Merican DI Yogyakarta yang didukung oleh Batalyon V Yos Sudarso. Sukirjo establish PASIKAT Jua (Association of Catholic Silat Jugil Awar Awar) in the Tromol Merican DI Yogyakarta post 29 which is supported by the V Battalion Yos Sudarso.

Tanggal 12 Desember 1967 beliau dipanggil Romo Sugeng untuk mengadakan konsolidasi Perguruan Jugil Awar awar yang hampir bubar dan sekaligus menguji beliau sebagai Guru Besar Pasikat Jua. Dated December 12, 1967 he was called Father Sugeng to consolidate the Universities Jugil Awar awar nearly broke and at the same time to test him as Professor of Pasikat Jua. Setelah mengalami ujian yang berat baik dalam ilmu beladiri maupun ilmu pengobatan spiritual oleh tiga pendekar yaitu SAWALI, SUWAJI dan PARDI, akhirnya beliau lulus dan mendapat restu dari Romo Sugeng. After experiencing a severe test in both martial arts and spiritual medicine by three warriors are Sawali, SUWAJI and Pardi, he finally graduated and received the blessing of Father Sugeng.

Tahun 1968-1969 beliau kembali melatih di Perguruan Jugil Awar awar dan juga melatih di Pasikat Jua. In 1968-1969 he returned to coaching at College Jugil Awar awar and also trained in Pasikat Jua. Pergruan Jugil Awar awar beraliran RELIGIUS sedangkan Pasikat Jua beraliran RASIONAL, gabungan keduanya adalah merupakan aliran dari PS. Pergruan Jugil Awar awar RELIGIOUS wing wing while Pasikat RATIONAL Jua, a combination of both is the flow of the PS. GARUDA JISAI yaitu RASIONAL RELIGIUS. GARUDA JISAI the RATIONAL RELIGIOUS.

7 Februari 1970 beliau hijrah ke Jakarta dan mendirikan Perguruan SELF DEFENCE GARUDA CLUB INDONESIA (SDGCI) di Jalan Sangidu Trikora dengan pembina SERMA MASIMAN dan PELTU MARTIN NAYOAN. February 7, 1970 he moved to Athens and founded the Self Defence College CLUB GARUDA INDONESIA (SDGCI) on the road with the builder Sergeant Sangidu Trikora MASIMAN and PELTU MARTIN NAYOAN.

Setelah dikonsultasikan dengan para pembina dan anggotanya pada 4 Agustus 1970 SDGCI diresmikan dan diganti namanya menjadi SODO JISAI (Silat Olah Judo Pengkajian Silat Amarta Indonesia) serta membakukan kurikulum. After consultation with the coaches and members on August 4, 1970 SDGCI inaugurated and renamed JISAI Sodo (Sports Silat Silat Judo Assessment Amarta Indonesia) as well as standardize the curriculum. Para pembinanya adalah MAYOR ERHAS dan MAYOR PANJI WIRANATA. The pembinanya is a MAJOR MAJOR PANJI ERHAS and Wiranata.

Tahun 1973 mencoba masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia), tapi ditolak dengan alasan namanya masih berbau asing dan tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. In 1973, trying to get IPSI (Association of Pencak Silat Indonesia), but rejected as alien and his name still smells do not reflect the culture of Indonesia.

Dan tahun 1976 kembali mencoba masuk IPSI dengan merubah namanya menjadi GARUDA JISAI dan diterima menjadi anggota tercatat. And back in 1976 trying to enter IPSI by changing its name to GARUDA JISAI and received into the record.

Pengambilan nama GARUDA dengan alasan : Decision with reasons GARUDA name:
1. A. Atas lahirnya yang bersifat nasional; Upon the birth of a national;
2. 2. Lambang negara/Pagar Udara; dan Coat of arms / Air Fence; and
3. 3. Kenangan pertama kali latihan di GEDUNG GARUDA Halim. Memories of the first exercise in BUILDING GARUDA Halim.

Dan akhirnya pada tahun 1979 masuk sebagai anggota terdaftar IPSI dan namanya menjadi IPSI GARUDA JISAI. And finally in 1979 came on as a registered member and his name became IPSI IPSI JISAI GARUDA.

TINGKATAN LEVELS

Tingkat Kesiswaan : Student rate:

a. a. Sabuk Putih (Sodo II/Siswa); White belt (Sodo II / Student);
b. b. Sabuk Kuning (Sodo I/Siswa); Yellow Belt (Sodo I / Student);
c. c. Sabuk Hijau (Jisai IV/Tim Penuntun); Green Belt (Jisai IV / Team guide);
d. d. Sabuk Biru (Jisai III/Asisten Pelatih); Blue belt (Jisai III / Assistant Coach);
e. e. Sabuk Coklat (Jisai II/Pelatih Muda); Brown belt (Jisai II / Coach Young);
f. f. Sabuk Hitam (Jisai I/Pelatih Madya); Black Belt (Jisai I / Associate Coach);

Tingkat Mahasiswa/Pelatih Utama : Rate Student / Coach Home:

a. a. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Putih (Cakar/Dan I); Belt Black / White Strip Red Shawl (Claw / And I);
b. b. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Kuning (Cakar/Dan II); Black Belt / Scarves Red Yellow Strip (Claw / and II);
c. c. Sabuk Hitam/Selendang Merah Strip Hijau (Cakar/Dan III); Belt Black / Red Scarves Green Strip (Claw / and III);

Tingkat Pasca/Pendekar/Guru : Post-/ Swordsman / Master:

a. a. Pendekar/Guru Sport. Swordsman / Master Sport.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Putih : 1) Shawl Red / Black Belt White Slop:
Pendekar Penapak/Guru Muda I/First Defence (Fs.Df)/Dan IV; Penapak warrior / Young Teacher I / First Defence (Fs.Df) / and IV;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Kuning : 2) Shawl Red / Black Belt Yellow Slop:
Pendekar Pamardi/Guru Muda II/Second Defence (Sc.Df)/Dan V; Pamardi warrior / Young Teacher II / Second Defence (Sc.Df) / and V;

b. b. Pendekar/Guru Madya. Swordsman / Teacher Associate.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Hijau : 1) Shawl Red / Black Belt Green Slop:
Pendekar Pusaran/Guru Madya I/Third Defence (Th.Df)/Dan VI; Swordsman Whirlpool / Teacher Associate I / Third Defence (Th.Df) / and VI;
2) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Biru : 2) Shawl Red / Black Belt Blue Slop:
Pendekar Pendada/Guru Madya II/Fourth Defence (Fr.Df)/Dan VII; Swordsman Pendada / Teacher Associate II / Fourth Defence (Fr.Df) / and VII;

c. c. Pendekar/Guru Purna. Swordsman / Full Professor.
1) Selendang Merah/Sabuk Hitam Slop Coklat : 1) Shawl Red / Black Belt Chocolate Slop:
Pendekar Pusaka/Guru Purna I/Fifth Defence (Ff.Df)/Dan VIII; Legacy Swordsman / Master Full I / Fifth Defence (Ff.Df) / and VIII;
2) Selendang Merah Slop Hitam: 2) Red Shawl Black Slop:
Pendekar Pambudi/Guru Purna II/Sixth Defence (Sx.Df)/Dan IX; Pambudi Swordsman / Full Professor II / Sixth Defence (Sx.Df) / and IX;

Pendekar Utama/Guru Besar : Main warrior / Professor:
a. a. Pendekar Ki Hajar/Guru Besar Beladiri/Master of Self Defence and Filosofice (MSDF); Ki Hajar warrior / Professor of Martial Arts / Master of Self Defence and Filosofice (MSDF);
b. b. Pendekar Ki Aji/Guru Besar Amarta Susilayama/Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF). Ki swordsman Aji / Professor of Amarta Susilayama / Grand Master of Self Defence and Filosofice (GMSDF).

Sumber : Sources:

http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html http://members.tripod.com/garuda_jisai/id1.html

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Perguruan Silat Garuda Jisai yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: College Silat Garuda article Jisai that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-05-16 05:22] - Powered by BING [2012-05-16 05:22]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.