Perguruan Silat Nasional Perisai Putih. Education of the National Silat White Shield.
[ in English ] [ in English ]Aug 21st, 2009 | By admin | Category: Aliran Silat Visited 1285 times, 4 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By admin | Category: Flow Silat Visited 1285 times, 4 today [ in English ]
Sejarah Singkat A Brief History
Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. National Silat White Shield college was founded by Professor R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara. Ahmad Boestami Barasoebrata Bangselok-he was born in Madura Sumenep precisely on Monday, December 4 1939.Beliau is the third son of nine children.
Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara. He learned from his grandfather Arts Pencak Silat Kyai Agus Salim called or known as Ki Lamet membelajari besides his martial arts with the martial arts warriors throughout the archipelago.
Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya. Then he trained the youth and his next of kin and their sympathizers, who ultimately make disciples - his growing number of students.
Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. So tercetuslah idea by him to establish an association named Silat YIUSIKA Yuiyitsu extension of Karate known as Silat Martial Arts School Without Arms. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya. rocks thanks to Captain Soeparman officially established on January 1, 1967, located in Surabaya.
Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih . At IPSI to the IV Congress of 1973 in the register as a member YIUSIKA IPSI but rejected on the grounds do not include the original martial arts of Indonesia because of the name used name of the foreign martial arts, thanks to the help of the father of William Maramis with the idea to add the name of the White Shield.
(YIUSIKA Perisai Putih). (YIUSIKA White Shield). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973. Finally, the IPSI officially defined as 10 universities Historically through IPSI kongses decision to IV in 1973.
Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. College emblem created by students beliu called FX. Siswadi. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. In the first Mukernas Changes in Surabaya have college emblem that reads Martial IPSI White Shield became the National College Silat White Shield known as the White Shield PSN on October 10, 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya. Not long after he passed away on December 27, 1987 at the age of 48 years and is buried in the city of Surabaya.
~ 0 ~ ~ 0 ~
Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap In studying the martial arts fighters have to have faith and confidence in the
Tuhan Yang Maha Esa. God Almighty.
Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah. Nothing extraordinary power that is higher than the power of God.
DKI Jakarta Establishments
Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. PSN development of the White Shield in Jakarta in 1971, precisely on August 16, 1971, a warrior named Silat from Surabaya S.Himantoro assisted by Joni Heru Riono established practice sites in the region of North Jakarta under the leadership of Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar. Soetedjo, then he has developed kewilayah East Jakarta set up a gym in the Mess of Statistics under the leadership of Umar Husin Daeng.
Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Continued development of training places under the leadership of South Jakarta kewilayah Soediono which further develop the college kewilayah Central Jakarta, assisted by Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno. Mahmoud Hadi, then under the leadership of the organization Hadi Prayitno.
Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. For the development of West Jakarta area PSN White Shield was set up in the gym under the leadership of Maxi Jelambar. With perseverance he educated cadres - cadre of trainers from each - each area of practice. Beliau Wafat karena sakit. He Died because of illness. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah. Further developments followed university students - the students who joined him in the container Swordsman Regional Council.
Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya : Swordsman Council Establishments including:
1. A. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar ) Drs.Icu Zukafril, MM, MSi (Chairman of the Board Swordsman)
2. 2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar ) Drs.Denny Herawan (Vice-Chairman of the Board Swordsman)
3. 3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar ) Sudirman Yan, ST (Secretary Home Swordsman)
Sekretariat DKI Jakarta Secretariat Jakarta
Jl. Jl. Batusari 4 No. Batusari 4 stars. 31A Kel. Ex 31A. Batu Ampar Batu Ampar
Telp.(021) 8001089-80878452 Tel. (021) 8001089-80878452
Fax : (021) 8095926 Fax: (021) 8095926
Pusat perguruan Education center
Jl. Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia 3 Asem Sulfate Petrochemicals
Tlp 031-982100-981811 Phone 031-982100-981811
Surabaya Surabaya
Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan. Excerpted from several sources, among others, Mr. Sudirman Yan.
Team Liputan SilatIndonesia.com Team Coverage SilatIndonesia.com
Yanweka Yanweka
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






