Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History Ngabei Ki Ageng Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in Bahasa ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1233 times, 1 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1233 times, 1 today [ in Bahasa ]

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have keterunan line Batoro Katong in Ponorogo, he married the mother sarijati age 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) SR now he graduated elementary school and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and 1891, ie, just 15 years old participated in a controller dutch hired as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung parahyangan precisely in this area, he adds flair berksempatan martial arts science. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Pencak silat which followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi is only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts are:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time people in the followed (the netherlands) moved kesana.di bengkulu permainanya same as in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas of Ki Ageng Soerodiwirdjo also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: Minangkabau
* Permainan padang Pariaman * Fields Games Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * Fields Games Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * Fields Games sikante
* Permainan padang alai * Fields Games alai
* Permainan padang partaikan * Fields Games partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : The games can be from a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Festival
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. From the area one of the teachers is Datuk Rajo HB. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place to Ki Ageng Soerodiwirdjo studied several martial arts teachers, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * CIK Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of major police. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond area for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association founded originally named? Sedulur SINGLE intelligence? dan permainan pencak silatnya bernama ? and games Pencak silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in madison purpose of the assembly of them, so that its members (citizens) it has the flavor of the National Fraternity and strong personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Good Friday legi dated 10 november 1944 and was buried in the tomb Winongo madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:

    Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo - Silat Indonesia A Brief History Ngabei Ki Ageng Soerodiwirdjo - Silat Indonesia

    Friday, August 12, 2005 23:15:48. Friday, August 12, 2005 23:15:48. Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei ... Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ngabei Ki ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/riwayat-singkat-ki-ngabei-ageng-soerodiwirdjo/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/riwayat-singkat-ki-ngabei-ageng-soerodiwirdjo/

    Silat Palembang - Persaudaraan Setia Hati Terate Silat Palembang - Faithful Heart Brotherhood Terate

    SEJARAH PSHT RIWAYAT SINGKAT KI NGABEI AGENG SOERODIWIRDJO Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya ... BRIEF HISTORY OF HISTORY PSHT NGABEI KI Ki Ageng SOERODIWIRDJO Ngabei Ageng Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya ...
    Sumber: http://silatpalembang.multiply.com/reviews/item/8 Sources: http://silatpalembang.multiply.com/reviews/item/8

    ilmu pencak silat PSHT Pencak silat science PSHT

    situs informasi tentang dunia persilatan pencak silat sebagai warisan luhur seni beladiri bangsa indonesia khususnya ... site information about the world of martial arts persilatan as martial arts heritage Indonesian nation in particular ... Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo . A Brief History Ngabei Ki Ageng Soerodiwirdjo. ... ...
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Silat Indonesia » Figure Pesilat Silat Indonesia »Figure fighters

    Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo Aug ... A Brief History Ngabei Ki Ageng Soerodiwirdjo Aug. ... 2005 23:15:48 Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, ... 2005 23:15:48 Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo his first name is Mohammed Masdan, ... silat ki ontong 3; ki silat Ontong 3;
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/figure/ Sources: http://silatindonesia.com/category/figure/

    THS-THM - Forum Sahabat Silat - Index THS-THM - Friends of Silat Forum - Index

    Perguruan Silat yang khusus dilatihkan untuk para seminaris/calon pastor di seminari ... Silat college specifically trained for the seminarians / candidates priest in the seminary ... Riwayat Singkat Persaudaraan Sedulur ... A Brief History ... Brotherhood Sedulur Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo ... Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/ths-thm/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/ths-thm/


- Powered by BING [2012-02-01 07:34] - Powered by BING [2012-02-01 07:34]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1236 times, 2 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1236 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:

    Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo - Silat Indonesia A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia

    Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo - Silat Indonesia ... A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia ... Friday, August 12, 2005 23:15:48. Friday, August 12, 2005 23:15:48. Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad ... Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo his first name is Mohammed ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/08/riwayat-singkat-ki-ngabei-ageng-soerodiwirdjo/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/08/riwayat-singkat-ki-ngabei-ageng-soerodiwirdjo/

    Silat Palembang - Persaudaraan Setia Hati Terate Silat Palembang - Faithful Heart Brotherhood Terate

    SEJARAH PSHT RIWAYAT SINGKAT KI NGABEI AGENG SOERODIWIRDJO Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya ... BRIEF HISTORY OF HISTORY PSHT NGABEI KI Ki Ageng SOERODIWIRDJO Ngabei Ageng Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya ...
    Sumber: http://silatpalembang.multiply.com/reviews/item/8 Sources: http://silatpalembang.multiply.com/reviews/item/8

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    situs informasi tentang dunia persilatan pencak silat sebagai ... site information about the world of martial martial arts as a ... Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Silat Indonesia » Figure Pesilat Silat Indonesia »Figure fighters

    Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo Aug 21st, 2009 ... A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Aug 21st, 2009 ... August 12, 2005 23:15:48 Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo ... August 12, 2005 23:15:48 Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo ... pendekar - silat ki ontong 3; Final ... Warriors - Silat ki ontong 3; Final ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/figure/ Sources: http://silatindonesia.com/category/figure/

    THS-THM - Forum Sahabat Silat - Index THS-THM - Friends of Silat Forum - Index

    Riwayat Singkat Persaudaraan Sedulur Tunggal Kecer (PSTK) Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo (eyang Suro) ... A Brief History of the Brotherhood Sedulur Single intelligences (PSTK) Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo (Suro grandparent) ... kepandaian ilmu pencak silat. science of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo ... Ki Ageng Soerodiwirdjo ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/ths-thm/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/ths-thm/


- Powered by BING [2012-02-06 04:21] - Powered by BING [2012-02-06 04:21]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1279 times, 7 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1279 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-10 07:30] - Powered by BING [2012-02-10 07:30]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1293 times, 2 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1293 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-14 05:59] - Powered by BING [2012-02-14 05:59]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1307 times, 3 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1307 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-18 04:47] - Powered by BING [2012-02-18 04:47]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1333 times, 6 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1333 times, 6 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-22 00:51] - Powered by BING [2012-02-22 00:51]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1349 times, 3 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1349 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-26 07:56] - Powered by BING [2012-02-26 07:56]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1368 times, 2 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1368 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-01 02:24] - Powered by BING [2012-03-01 02:24]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1389 times, 7 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1389 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-05 03:10] - Powered by BING [2012-03-05 03:10]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1406 times, 2 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1406 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-09 07:26] - Powered by BING [2012-03-09 07:26]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1441 times, 5 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1441 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-13 04:11] - Powered by BING [2012-03-13 04:11]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1465 times, 4 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1465 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-17 22:11] - Powered by BING [2012-03-17 22:11]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1485 times, 2 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1485 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-21 04:59] - Powered by BING [2012-03-21 04:59]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1501 times, 5 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1501 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-03-25 11:24] - Powered by BING [2012-03-25 11:24]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1554 times, 6 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1554 times, 6 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-02 00:17] - Powered by BING [2012-04-02 00:17]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1595 times, 5 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1595 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-10 04:43] - Powered by BING [2012-04-10 04:43]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1633 times, 7 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1633 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-14 06:22] - Powered by BING [2012-04-14 06:22]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1660 times, 4 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1660 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-22 01:28] - Powered by BING [2012-04-22 01:28]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1685 times, 1 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1685 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-04-26 02:35] - Powered by BING [2012-04-26 02:35]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1702 times, 2 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1702 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games marshy back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-05-01 05:13] - Powered by BING [2012-05-01 05:13]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo. A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo.

[ in English ] [ in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure Pesilat Visited 1722 times, 5 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By | Category: Figure fighters Visited 1722 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Friday, August 12, 2005 23:15:48 Friday, August 12, 2005 23:15:48

Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo Masdan name was Mohammed, who was born in 1876 in Surabaya's oldest son Ki Ngabei Soeromihardjo (orderlies smallpox in ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo were cousins ​​RAA Soeronegoro (Kediri regent at the time). Ki Ageng soerodiwirdjo have Katong Batoro keterunan line in Roxburgh, he married the mother sarijati age of 29 years of marriage in Surabaya was awarded 3-2 boys and 2 girls but they all died as a child.

Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). At the age of 14 years (yr 1890) he graduated elementary SR now and then taken by pamanya son (wedono in Wonokromo) and in 1891 the 15-year-old just go dutch on a controller employed as a clerk but had to intern before (now capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. At the relatively young age of Ki Ageng Soerodiwirdjo Koran in the boarding school Tibu ireng jombang, and here he was studying martial arts in 1892 moved to Bandung Parahyangan precisely in this area, he adds berksempatan knowledge of martial arts skill. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Ki Ageng Soerodiwirdjo is a talented, strong-willed and able to think quickly and be able to collect the various steps of the game. Pencak silat yang di ikuti antar lain: Martial arts that followed among others:
* Cimande * Cimande
* Cikalong * Cikalong
* Cibaduyut * Cibaduyut
* Ciampea * Ciampea
* Sumedangan * Sumedangan

Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: In 1893 he moved to Jakarta, the city betawi only one year but can use the time to increase knowledge in learning martial arts, namely:
* Betawian * Betawian
* Kwitangan * Kwitangan
* Monyetan * Monyetan
* Toya * Toya

Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. In 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo moved to Bengkulu because at that time the people who followed him (the netherlands) moved kesana.di permainanya same Bengkulu in western Java, six months later moved to the desert. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. In both these areas Soerodiwirdjo Ki Ageng also deepen and increase knowledge about the world of martial arts. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau The game earned include: minangkabau
* Permainan padang Pariaman * The game field Pariaman
* Permainan padang Sidempoan * The game field Sidempoan
* Permainan padang Panjang * The game field length
* Permainan padang Pesur / padang baru * Games Pesur field / new field
* Permainan padang sikante * The game field sikante
* Permainan padang alai * Fields alai games
* Permainan padang partaikan * The game field partaikan

Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : Games that can be of a high hill that is:
* Permainan Orang lawah * Games People Lawah
* Permainan lintang * Games latitude
* Permainan solok * Games gift
* Permainan singkarak * Games Batur
* Permainan sipei * Games sipei
* Permainan paya punggung * Games paya back
* Permainan katak gadang * Games frogs gadang
* Permainan air bangis * Games Bangis water
* Permainan tariakan * Games tariakan

Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Of the area is one of the teachers Batuah Datuk Rajo. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. He taught science in addition to spirituality. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Where is the science of spirituality was given to his disciples at the level II.
Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : In 1898 he went to Banda Aceh perantuanya, in this place Soerodiwirdjo Ki Ageng apprenticed to a teacher of martial arts, among which:
* Tengku Achamd mulia Ibrahim * Tengku Ibrahim noble Achamd
* Gusti kenongo mangga tengah * Gusti kenongo middle mango
* Cik bedoyo * Cik Bedoyo

Dari sini diperoleh pelajaran ? Lessons gained from here? pelajaran, yakni: lesson, namely:
* Permainan aceh pantai * Games Aceh coast
* Permainan kucingan * Games kucingan
* Permainan bengai lancam * Games bengai lancam
* Permainan simpangan * Games deviation
* Permainan turutung * Games turutung

Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. In 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo returned home and worked as a police officer with the rank of police major. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ?SEDULUR TUNGGAL KECER? 1903 in the pond for the first time Gringsing Ki Ageng Soerodiwirdjo association originally founded in the name? Sedulur SINGLE intelligences? dan permainan pencak silatnya bernama ? and martial games silatnya named? JOYO GENDELO? JOYO GENDELO? . .

Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. In 1917 the name was changed, and stand up martial arts BROTHERHOOD FAITHFUL HEART, (SH), based in Madison purposes including the assembly, so that its members (citizens) it has a sense of brotherhood and a strong national personality because at that time Indonesia was in jajah by the Dutch. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Ki Ageng Soerodiwirdjo died on Friday the 10th of november 1944 legi and buried in the tomb Winongo Madison at the age of sixty-eight (68).

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Brief article Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-05-05 01:20] - Powered by BING [2012-05-05 01:20]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

A Brief History of Ki Ageng Ngabei Soerodiwirdjo - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL