Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Silat Betawi – tempo doeloe dan masa depan. Silat Betawi - old days and the future.

[ in English ] [ in English ]

Aug 26th, 2009 | By | Category: Aliran Silat Visited 1795 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By | Category: Flow Silat Visited 1795 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Monday, October 09, 2006 01:09:24 Monday, October 09, 2006 01:09:24

Oleh : Yanweka By: Yanweka
Mengenang pencak silat betawi tidak terlepas dari sejarah perkembangan dan dinamika kota Jakarta tempo doeloe, sejak dahulu Jakarta sudah menjadi kota cosmopolitan tempat dimana pertemuan berbagai ragam budaya, suku bangsa, seperti suku-suku dari daerah ? Remembering betawi martial arts is inseparable from the history of the city and the dynamics of old days, long ago Jakarta has become a cosmopolitan city where the meeting a wide range of cultures, races, like the tribes of the area? daerah di Nusantara hingga bangsa lain seperti Arab, Melayu, India, Cina, Portugal, Belanda dan lain-lainnya. area in the archipelago to the other nations such as Arabic, Malay, India, China, Portugal, Netherlands and others.

Sejak Sunda kelapa (1527) dikuasai oleh pasukan Demak yang dipimpin Fatahillah, lahirlah Jayakarta, yang saat ini setiap tahun diperingati sebagai hari jadi kota Jakarta pada tanggal 22 Juni. Since coconut Sunda (1527) controlled by forces led Demak Fatahillah, White Rose was born, which now annually commemorated as the anniversary of the city of Jakarta on June 22. Perjalanan panjang sejarah Jakarta berimpilikasi pada masyarakat yang mendiaminya, menurut ahli Antroplog Universitas Indonesia, Dr Yasmin Zaki Shahab MA, memperkirakan etnis betawi terbentuk sekitar tahun 1815-1893. The long journey in the history of Jakarta berimpilikasi people who inhabit it, according to an expert anthropologist, University of Indonesia, Dr Yasmin Zaki Shahab MA, estimates that ethnic Betawi formed around the year 1815-1893. Oleh sebab itu orang betawi sebenarnya terhitung sebagai pendatang baru di Jakarta. Therefore Betawi people actually counted as a newcomer in Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lainnya yang sudah terlebih dahulu hidup di Jakarta seperti orang sunda, Jawa, Arab, Bali, Sumbawa, Ambon dan melayu. This ethnic group was born from a combination of various other ethnic groups who are already living in Jakarta such as the Sundanese, Javanese, Arabic, Bali, Sumbawa, Ambon and Malay.

Kemajemukan ini pula yang menyebabkan terjadinya pertukaran seni, budaya, adat istiadat hingga ilmu beladiri yang berkembang saat itu atau yang lebih popular dengan istilah ?Maen Pukulan? This pluralism also causes the exchange of art, culture, customs until the martial arts that developed at that time or are more popular with the term? Edited blow? (silat), Silat diperkirakan sudah ada sejak abad ke 16 dimana masyarakat setempat (Jayakarta) pada masa itu sering mempertunjukkan seni silat di saat pesta perkawinan atau khitanan(sunatan). (Silat), Silat is estimated to have existed since the 16th century where the local community (White Rose) at the time martial arts often perform at weddings or circumcision (circumcision). Hal ini memperkuat dugaan bahwa silat tidak hanya berfungsi sebagai ilmu beladiri namun sudah menjadi suatu produk sosial, seni budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari. This strengthens the notion that the arts not only serves as a martial arts but has become a product of social, cultural arts are rooted in everyday life.

Pencak Silat telah mewarnai kehidupan masyarakat betawi, dimana silat atau maen pukulan adalah hal yang wajib dipelajari, silat betawi terkenal dengan aliran-alirannya yang merunut pada asal kampung atau daerah perkembangannya. Pencak Silat betawi has colored people's lives, where the arts or maen punch is something that must be learned, famous Betawi arts-stream flows that trace the origin of the village or regional development. Hal ini menurut Prof Dr Parsudi Suparlan, ?bahwa masyarakat betawi dalam pergaulannya sehari-hari, lebih sering menyebut dirinya berdasarkan lokalitas tempat tinggal mereka, seperti orang Kemayoran, orang Senen, atau orang Rawabelong?. This is according to Prof Dr Parsudi Suparlan,? That the Betawi people in everyday interaction, more often called himself by the locality where they lived, as the Kemayoran, Senen people, or people Rawabelong?. Karena pada saat itu kesadaran sebagai masyarakat betawi pada awal pembentukan kelompok etnis itu belum begitu mengakar. Because at that time as a public awareness at the outset of the Betawi ethnic group was not so entrenched. Baru pada tahun 1923 Moh Husni Thamrin dan tokoh masyarakat betawi mendirikan Perkumpulan Kaum Betawi di masa Hindia belanda telah menyadarkan segenap orang betawi sebagai sebuah golongan (kelompok etnis sebagai satuan sosial dan politik yang lebih luas) sebagai golongan orang Betawi. New in 1923 Mohammad Husni Thamrin and community leaders founded the Society of The Betawi Betawi in the Dutch East Indies had been aware of all the Betawi people as a group (ethnic group as a social and political unit larger) as the Betawi group.

Dari penjelasan diatas terdapat relevansi, bila silat betawi dikenal dengan asal daerahnya seperti silat Kemayoran, silat Tanah Abang , silat Rawabelong dan masing banyak lainnya yang menjurus pada jago ? From the above explanation, there is relevance, when it silat Betawi region known as the origin of martial arts Kemayoran, Tanah Abang silat, silat Rawabelong and each other which leads to a lot of good? jago di setiap kampung. candidate in each ward. Bila menyelidik lebih jauh kedalam kampung betawi maka sejak jaman dahulu hampir di setiap kampung terdapat jagoan, mereka tidak hanya menjaga kampung, mereka juga cukup disegani karena tingkah lakunya yang terpuji. When probing further into the village since time immemorial betawi then almost in every village there is a hero, they not only keep the village, they are also well respected for his behavior is commendable. Pesilat atau jago ?maen pukulan? Fighter or champion? Maen blow? ini menggunakan ilmu beladiri untuk perbuatan amar ma?ruf nahi mungkar (mengajak manusia ke jalan yang benar dan menjauhi kezaliman). It uses martial arts to act amar ma? ruf nahi unjust (invite people to the right path and away from the tyranny). Menurut H. According to H. Irwan Sjafi?e, ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), keberadaan mereka sangat di hormati dan hubungan dengan alim ulama pun sangat erat, sehingga jagoan dan alim ulama adalah orang yang terhormat di dalam masyarakat betawi. Irwan Sjafi? E, chairman of the Betawi Cultural Institute (LKB), their existence is in that respect and relationship with the clergy were very close, so the master and scholars who are respected in the community betawi.

Cerita kepahlawanan para jago silat dimasa itu cukup menarik disimak, pada umumnya mereka membela rakyat kecil dan melindungi kampung dimana mereka tinggal, sebut saja ?Sabeni? Heroic story of the martial arts champion is quite interesting in that day listened to, in general they are defending the little people and protect the village where they live, you name it? Sabeni? pendekar legendaris dari Tanah Abang yang hidup sebelum perang dunia kedua, Sabeni lahir sekitar tahun 1860 di Kebon Pala Tanah Abang dari orang tua bernama Hannam dan Piyah. legendary warrior of Tanah Abang who lived before the second world war, Sabeni born around 1860 in Kebon Pala Tanah Abang from parents named Hannam and Piyah. Menurut Bang Izul (salah satu cucu Sabeni), ?Sabeni mulai dikenal namanya setelah Sabeni mampu menghadapi salah satu jago daerah Kemayoran yang berjuluk Macan Kemayoran ketika hendak melamar puteri si Macan Kemayoran untuk dijadikan isteri.? According to Bang Izul (one of the grandchildren Sabeni),? Sabeni has become a popular name after Sabeni able to deal with one local champion who was nicknamed Kemayoran Kemayoran Tigers when they wanted to apply for the Tiger Kemayoran daughter to be his wife.? Selain itu peristiwa-peristiwa lainnya seperti pertarungan di Princen Park (Lokasari) dimana Sabeni berhasil mengalahkan Jago Kuntau dari Cina yang sengaja didatangkan oleh pejabat Belanda bernama Tuan Danu yang tidak menyukai aktivitas Sabeni dalam melatih maen pukulan para pemuda Betawi dan yang sangat fenomenal adalah ketika Sabeni dalam usia lebih dari 83 tahun berhasil mengalahkan jago-jago beladiri Yudo dan Karate yang sengaja didatangkan oleh penjajah Jepang untuk bertarung dengan Sabeni di Kebon Sirih Park (sekarang Gedung DKI). Besides other events such as the fight in Princen Park (Lokasari) which managed to beat Jago Sabeni Kuntau accidentally imported from China by Dutch officials named Mr. Archer who does not like the activity in the train Sabeni maen and blows the young Betawi is phenomenal when Sabeni in more than 83 years old beat-master Judo and Karate martial arts whiz who accidentally imported by the Japanese invaders to fight with Sabeni in Kebon Sirih Park (now the Capital City). Sampai usia 84 tahun Sabeni masih mengajar maen pukulan (beliau mengajar hampir keseluruh penjuru jakarta bahkan untuk mendatangi tempat mengajar beliau biasanya berjalan kaki), sampai meninggal dunia dengan tenang didampingi oleh murid dan anak-anaknya pada hari Jumat tanggal 15 Agustus 1945 atau 2 hari sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dalam usia 85 Tahun, beliau dimakamkan di Jalan Kuburan Lama Tanah Abang. Until the age of 84 years of teaching maen Sabeni still blows (he taught almost all over the jakarta even teach him to come to a place usually on foot), to die in peace, accompanied by students and children on Friday, August 15, 1945 or 2 days before Proclamation of Independence of Indonesia at the age of 85 years, he was buried in the Old Tomb Jalan Tanah Abang. Kemudian atas perjuangan Bapak M. Then the struggle of Mr. M. Ali Sabeni salah satu putera beliau, Jalan Kuburan Lama Tanah Abang diganti oleh pemerintah daerah DKI menjadi Jalan Sabeni. Ali Sabeni one of his sons, Justin Long Jalan Tanah Abang Jakarta regional government was replaced by a road Sabeni.

Selain itu di ?Tanah Abang? Also in? Tanah Abang? masih terdapat pendekar silat lainnya yang cukup dikenal seperti, Rahmad, Ma?ruf, Derachman Djeni, Habib AM Akhabsji, Satiri dan tokoh lainnya. there are other martial arts warrior who was well known as, Rahmad, Ma? ruf, Derachman Djeni, Habib AM Akhabsji, Satiri and other figures. Kabarnya pendekar dari daerah lain kerap berkunjung ke tanah Betawi untuk memperdalam ilmu silatnya, selain belajar ilmu silat mereka juga saling bersilaturahmi, Menurut Bapak Oong Maryono (Pengamat Pencak Silat) kepada penulis menyebutkan bahwa ?Banyak pendekar dari Sunda yang berguru ke daerah Betawi?. Reportedly warriors from other areas often been to the ground to deepen knowledge silatnya Betawi, in addition to studying the martial arts they also stay in touch with each other, according to Mr. Oong Maryono (Observer Pencak Silat) the authors mention that? Many warriors of the studied Sunda to Batavia area?. Tokoh-tokoh pencak silat dari sunda turut mewarnai khasanah silat ditanah Betawi, misalnya Raden H. Martial arts figures from sunda helped paint the ground Betawi arts treasures, such as Raden H. Ibrahim (1816-1906) yang dikenal dengan Silat Cikalong pernah berguru dengan bang Kari dan bang Madi. Ibrahim (1816-1906), known as Silat Cikalong been studied with Karl and bang bang Madi. Bang Kari dan bang Madi (Karimadi) cukup tersohor sebagai sumber ilmu silat dari daerah betawi pada zamannya, Dalam dunia persilatan Madi dikenal pakar dalam mematah siku lawan dengan jurus gilesnya, sedangkan Kari dikenal sebagai pendekar asli Benteng Tangerang yang juga menguasai jurus-jurus silat dan ahli dalam teknik jatuhan. Bang bang Kari and Madi (Karimadi) is quite famous as a source of martial arts from the betawi in his day, In the world of martial Madi known expert on the opponent with the elbow broke gilesnya stance, while Kari native warriors known as the Citadel Tangerang who also mastered martial arts moves and Experts in the fall-out technique. Hingga saat inipun keduanya masih menjadi legenda yang tetap tercatat sebagai pendekar dari betawi. Until this very day is still the legend that they remain listed as a warrior of the Betawi. Raden H. Raden H. Ibrahim sebelum berguru dengan bang Kari dan bang Madi, ia pernah tercatat pula berguru dengan seorang pendekar Betawi yaitu bang Ma?ruf di daerah Karet, Tanah Abang. Studied with Ibrahim before the bang bang Kari and Madi, he had also studied with noted swordsman Betawi is a bang Ma ruf in the Rubber, Tanah Abang.

Tokoh pendekar lain yang cukup dikenal oleh masyarakat betawi adalah Pitung, Pitung berasal dari kampung Rawabelong Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, belajar silat dan mengaji dari H. Other warrior figures are well known by the public betawi is Pitung, came from the village Rawabelong Pitung Sukabumi Village North, West Jakarta, learning martial arts and study of H. Naipin. Naipin. Kepandaiannya bermain silat menjadikan Pitung cukup terkenal karena keberaniannya untuk membela rakyat kecil, dengan cara ?Merampok?, Pitung memberikan hasil rampasannya tersebut kepada orang-orang miskin yang membutuhkan. Versatility to play martial arts made famous for his courage Pitung enough to defend the little people, by the way? Rob?, Pitung give the spoils to the poor people in need. Demikian dikemukakan Margreet van Till (Belanda) dalam makalah/disertasinya, In Search of si Pitung, the History of an Indonesia Legend (1996). This statement was made Margreet van Till (The Netherlands) in a paper / dissertation, In Search of the Pitung, Indonesia's History of the Legend (1996). Sepak terjang Pitung menjadikan dia sebagai incaran belanda, kerena penghianatan kawan seperguruannya Pitung ditembak mati oleh Schout Van Hinne terjadi pada 16 Oktober 1893. Pitung football exploits made him a target of the Netherlands, because of the betrayal of a friend was shot dead by seperguruannya Pitung Schout Van Hinne occurred on October 16, 1893. Ia lalu dibawa ke rumah sakit dan esoknya meninggal dunia (17 Oktober). He was then taken to the hospital and died the next day (October 17). Beritanya dimuat dalam Hindia Olanda (edisi 18 Oktober 1893), pada usia yang muda, sehingga menurut cerita pitung belum sempat berkeluarga. The news was published in the Indian Olanda (issue of October 18, 1893), at a young age, so the story goes pitung not gotten married.

Betawi memang terkenal dengan tokoh ? Betawi is famous for its characters? tokoh persilatan hingga aliran jurus (maenan) yang digunakan seperti Cingkrik, Gie Sau, Beksi, kelabang Nyebrang dan merak ngigel, Naga ngerem dan masih banyak lainnya. figures to the flow of martial stance (maenan) used as Cingkrik, Gie Sau, Beksi, centipedes and the peacock cross the ngigel, brake Dragon and many others. Permainan silat Cingkrik dikenal dengan cukup khas sebagai silat betawi pada umumnya. Martial arts game with a fairly typical Cingkrik known as Betawi arts in general. Perkembangan silat cingkrik inipun telah membias ke pelosok-pelosok kampong betawi, sehingga aliran ini memiliki banyak turunannya (aliran). Development of the arts program has hade cingkrik to betawi village outposts, so that the flow has many derivatives (flow). Salah satu turunan antara cingkrik dan cimande adalah aliran Cingkrik Goning, yang merupakan silat betawi warisan dari Engkong Goning yg merupakan pejuang dari wilayah kedoya. One of the derivatives of the flow cingkrik and Cimande Cingkrik Goning, which is the legacy of the Betawi arts Goning Engkong who is a warrior of the Kedoya. Ilmunya kemudian diturunkan kepada Bapak Usup Utay, yang kemudian menurunkan kepada mantunya yaitu Bapak Tb. Knowledge later revealed to Mr. Usup Utay, which was then lowered to the Tb-in-law, Mr.. Bambang, Silat cingkrik secara umum terbagi 2 yaitu Cingkrik Goning dan Cingkrik Sinan. Bambang, cingkrik Silat are generally divided into two, namely Cingkrik Cingkrik Goning and Sinan. Perbedaannya ialah Cingkrik Sinan menggunakan ?ilmu kontak? The difference is Cingkrik Sinan use? Science of contact? sementara Cingkrik Goning hanya mengandalkan kelincahan fisik. Cingkrik Goning while relying only physical agility. ?Silat ini selalu berusaha untuk masuk dan mengunci lawan, jadi tidak banyak berlama-lama bertukar pukulan atau tendangan.? ? Silat is always trying to get in and lock the opponent, so not much to linger to exchange punches or kicks.? Ujur Pak Bambang pada penulis saat melatih di Padepokan beberapa waktu lalu. Ujur Pak Bambang at the time to train writers in Padepokan some time ago.

Keragaman aliran silat betawi turut diwarnai oleh latarbelakang silat dari daerah lain, seperti silat aliran Sahbandar, Kuntao (Cina) dan beberapa aliran silat dari Sunda. The diversity of arts stream also colored by the background of Betawi arts from other areas, such as martial arts Sahbandar flow, Kuntao (China) and some of the Sundanese arts stream. Proses Asimilasi mendapatkan nama aliran ataupun perkumpulan baru. The assimilation process of getting a name or a stream of new associations. Nampaknya ciri khas dan latarbelakang betawi tetap kuat mewarnai gerakan jurus-jurusnya. It seems characteristic and background color betawi remain strong-motion moment jurusnya. Seperti Mustika Kwitang yang berdiri Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, salah satu tokohnya adalah H Muhammad Djaelani, yang lebih dikenal dengan sebutan Mad Djaelani. As a stand-Mustika Kwitang Kampung Kwitang, Central Jakarta, one of the characters is H Djaelani Muhammad, who is better known as Mad Djaelani. Ilmu silat Mustika Kwitang, kini diwariskan pada cucunya, sekaligus muridnya, H Zakaria. Mustika Kwitang martial arts, now inherited by his grandson, as well as students, H Zakaria. Akulturasi Ilmu Silat dari Cina dengan betawi bukan hal yang aneh misalnya silat Beksi, atau bek (Pertahanan) dan Sie ( Empat) yang artinya pertahanan empat arah, Tiga pendekar Beksi ( H. Gozali, H. Hasbullah dan H. Nali) dan seorang cina bernama Ceng Ok, mengembangkannya di Betawi (Jakarta). Acculturation of the Chinese Science betawi Silat is not unusual for example silat Beksi, or defender (defense) and Sie (Four), which means the defense of four-way, three warriors Beksi (Gozali H., H. H. Hasbullah and Nali) and a Chinese named Ceng Ok, develop in Batavia (Jakarta). Diperkiraan Aliran Beksi merupakan Silat Betawi yang paling luas penyebarannya di Jakarta saat ini. The flow is estimated Beksi Silat Betawi the most widely spread in Jakarta today.

Tidak ketinggalan silat yang datang dari daerah Nusantara contohnya aliran Silat Sahbandar yang dibawa oleh Mamak Sahbandar atau yang lebih dikenal dengan nama H.Mohamad Kosim (1766-1880) yang berasal dari Pagaruyungan, Sumatra Barat. Do not miss the arts that come from the flow of Silat Nusantara example Sahbandar carried by Mamak Sahbandar or better known by the name H.Mohamad Kosim (1766-1880) who came from Pagaruyungan, West Sumatra. Sebenarnya Sahbandar diperkenalkan di Cianjur namun ilmu beladiri ini berkembang pesat pula Betawi. Sahbandar actually introduced in Cianjur but martial arts is growing rapidly as well Betawi. H. H. Mohamad kosim wafat pada usia 114 yang dimakamkan di daerah wanayasa, Purwakarta. Mohamad kosim died at age 114 is buried in the wanayasa, Purwakarta. Silat Betawi pada umumnya menonjolkan permainan menggunakan serangan tangan dan kaki yang sangat cepat, sekitar tahun 1896 terdapat satu perkumpulan silat yang didirikan oleh M. Betawi arts in general, highlighting the game using hand and foot attacks are very fast, around the year 1896 there is a martial arts association that was founded by M. Toha dan H. Toha and H. Odo yang bernama aliran Sin Lam Ba, aliran ini memperkenalkan Silat Tenaga Dalam dan Juga jurus-jurus silat pada umumnya, berkembang pesat di Jakarta hingga saat ini. Odo named Sin Lam Ba flow, the flow is introduced and also Silat Power In martial arts moves in general, is growing rapidly in Jakarta today. Sebenarnya masih terdapat banyak aliran silat lainnya seperti silat Serak, dan Gerak Rasa yang juga cukup terkenal di Jakarta. Actually there are many schools of martial arts such as Hoarseness, and Motion Sense is also quite popular in Jakarta.

Setelah jaman kemerdekaan (1945) Jakarta menjadi tujuan Imigran dari seluruh Indonesia, menurut data bapeda pada tahun 1961 suku betawi mencakup kurang lebih 22.9 persen dari 2,9 juta penduduk Jakarta pada waktu itu. After the era of independence (1945) Jakarta goal Immigrants from all over Indonesia, according to data in 1961 BAPEDA betawi tribe includes approximately 22.9 percent of the 2.9 million people in Jakarta at that time. Mereka semakin terdesak ke pinggiran Jakarta. They are increasingly pushed to the outskirts of Jakarta. Tidak mengherankan bila aliran-aliran silat betawi pun ada yang ikut tergusur yang dibawa oleh murid dari masing-masing aliran dan perkembangan pencak silat pun semakin semarak karena kesadaran dalam upaya mewariskan ilmu beladirinya secara turun menurun kepada keluarga, masyarakat setempat maupun di tempat lain. Not surprisingly, Betawi arts schools also have a part that was taken by pupils displaced from each stream and the development of martial arts was more lively because of the awareness in the effort to pass on knowledge beladirinya generation to the family, local community and elsewhere.

Pelestarian Silat Betawi Preservation Silat Betawi
Pencak silat merupakan kekayaan seni budaya bangsa yang penting artinya bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan sehingga perlu adanya proses pelestarian demi memupuk kesadaran jatidiri bangsa. Pencak silat is the nation's cultural wealth of art that is important for the development of science and culture so necessary to the preservation of national identity by fostering awareness. Gagasan membentuk wadah bagi silat aliran betawi muncul pada tahun 1972, yang bertujuan mempersatukan pesilat betawi ke dalam organisasi Persatuan Pencak Silat ?Putra Betawi? The idea of ​​forming a forum for arts stream betawi appeared in 1972, which aims to unite fighters betawi Pencak Silat Association in the organization? Son Betawi? pada tanggal 20 Januari 1972. on January 20, 1972. Susunan Pengurus pada waktu itu antara lain, H. The composition of the Board at that time, among others, H. Sa?ali SH terpilih sebagai Ketua Umum, Satiri (Sahbandar) ketua I, Machmud Marzuki (PS. Putra Utama) ketua II dan H. Sa? Ali SH elected as Chairman, Satiri (Sahbandar) chairman I, Machmud Marzuki (Ps. Son Main) chairman II and H. Sumarmin (Macan Beatwi) Ketua III. Sumarmin (Tiger Beatwi) Head III. Soekatma sebagai Sekretaris dan Sa?aman sendiri terpilih sebagai komisi teknik. Soekatma as Secretary and Sa? Secure himself elected as a technical commission. Guru Besar yang mewakili Perguruan yang mendukung wadah ini berjumlah hingga 20 lebih perguruan silat betawi antara lain, PS. Professor of Education representing the support of this container amounted to 20 more colleges Betawi arts, among others, PS. Putra Utama (Babe Oetama), PS. Major sons (Babe Oetama), PS. Putra Jakarta (Bang Sa?aman), PS. Son Jakarta (Bang Sa? Safe), PS. Sapu Jagat (Pak Endang Ms), PS. Sweep Jagat (Pak Endang Ms), PS. Sahbandar (TM Satiri), PS. Sahbandar (TM Satiri), PS. Sutera Baja (Olive), PS. Silk Steel (Olive), PS. Mustika Kwitang (Zakaria), PS. Mustika Kwitang (Zakaria), PS. Genta, PS. Genta, PS. Sikak Mas, dan perguruan lainnya. Sikak Mas, and other colleges. Persatuan Pencak Silat ?Putra betawi? Pencak Silat unity? Son betawi? pernah bersilaturahmi menghadap Presiden Suharto Pada tanggal 3 Januari 1973. stay in touch ever meet President Suharto On January 3, 1973.

Perjalanan PPS. PPS trip. Putra Betawi yang merupakan organisasi yang memberikan wadah bagi perguruan / aliran silat betawi tidak selalu berjalan mulus, organisasi ini pernah vakum selama 10 tahun, dan pada tanggal 24 Mei 1986 dilakukan konsolidasi guna kemantapan organisasi untuk meningkatkan dan mengembangkan kegiatan-kegiatan ?PPS. Betawi son who is an organization that provides a forum for college / flow Betawi arts are not always run smoothly, the organization has been a vacuum for 10 years, and on May 24, 1986 carried out in order to consolidate the stability of the organization to improve and develop the activities? PPS. Putra Betawi? Betawi son? oleh genarasi penetusnya, dan pada masa itu terpilih H. by genarasi penetusnya, and at that time elected H. Daong Makmur Zulkarnaen sebagai pemimpin ?PPS. Daong Makmur Zulkarnaen as a leader? PPS. Putra Betawi? Betawi son? pada masa itu. at that time.

Masuk pada tahun milinium, menurut data terdapat lebih 50 aliran atau perguruan silat yang bernafaskan silat betawi, dan memang tidak semua aliran silat ini bisa dijangkau seketika harus ada proses sosialisasi dan pendekatan yang berkelanjutan, inipun beberapa silat yang bernaung dibawah Putra Betawi mulai menghilang dari Jakarta. Entered the millennium year, according to data there are over 50 streams of breath or martial arts college betawi, and indeed not all of these arts stream can be reached immediately should any socialization process and a sustainable approach, even this couple who shelter under the son of martial arts began to disappear from Jakarta Betawi . Proses penelusuran guna menghidupkan beberapa perguruan dilakukan melalui beberapa cara, antara lain ?kejuaraan Internal Silat Betawi dan melalui Festival Silat Betawi? Search process in order to revive some of the colleges is done through several ways, among others? Championship Internal Silat Silat Betawi Betawi Festival and through? tujuannya adalah untuk memantau perkembangan silat betawi agar tetap hidup walaupun tidak sepopuler pada masa lalu. purpose is to monitor the development of martial arts in order to stay alive betawi although not as popular in the past.

Salah satu rencana Putra Betawi kedepan adalah ?mengadakan acara Kejuraan khusus silat aliran betawi, karena kami berusaha menjada ke unikan silat ini, bila dibandingkan kejuaraan yang dilakukan IPSI yang sifatnya lebih nasional untuk olahraga prestasi? Son of one of the Betawi future plans are? Held a special Kejuraan Betawi arts stream, because we try menjada to the uniqueness of this martial art, when compared championships conducted IPSI that is more national sports achievement? ujur Deddy Suryadi (Ketua Umum PPS. Putra Betawi). ujur Deddy Suryadi (Chairman of the PPS. Son Betawi). Putra Betawi, terus berupaya mengangkat silat sebagai salah satu kebanggaan warga betawi karena itulah pada senin (21/8/2006) lalu diselenggarakan Festival silat Betawi di Bawah organisasi Putra Betawi, tidak kurang sekitar 23 perguruan siat aliran betawi ikut hadir menyemarakkan acara tersebut. Betawi son, continues to lift the martial arts as one of civic pride that is why on Monday betawi (08/21/2006) and arts festival held in the Lower Betawi Betawi Putra organization, not less around 23 colleges in attendance betawi flow Siat graced the event. Kegiatan ini bertujuan mendokumentasikan melalui film dokumenter agar silat yang pernah ada dapat selalu terdata, dan diharapkan peran pemuda betawi khususnya dapat bersama-sama memperkenalkan kembali asset tersebut kepada generasi muda lainnya. This activity aims at documenting through martial arts documentary ever to be always recorded, and the expected role of youth in particular betawi together can reintroduce these assets to other young people.

Dokumentasi dan Internet Documentation and Internet
Mendokumentasikan silat tradisional dalam bentuk buku dan Video merupakan wacana yang sedang direalisasikan oleh Forum Pecinta dan Pelestari Silat Traddisonal yang beberapa waktu lalu dibentuk oleh kalangan pecinta ilmu beladiri tradisional, mereka saling berinteraksi melalui jalur internet untuk bertukar Informasi mengenai silat yang berkembang di Indonesia. Documenting traditional arts in the form of books and videos is a discourse that is being realized by lovers and Conservation Forum Silat Traddisonal that some time ago established by the lovers of traditional martial arts, they interact via the Internet to exchange information about the arts that developed in Indonesia.

Sebagai kegiatan awal Menurut Eko Hadi Selaku koordinator Forum ini mengatakan ?Diadaakan pendataan perguruan atau aliran yang masih terdapat diwilayah DKI Jakarta, dipilihnya Silat yang berada di Jakarta karena pada umumnya anggota forum tinggal diJakarta dan sekitarnya, mungkin untuk kedepannya kita akan memiliki wakil-wakil didaerah lain? As an initial activity According to Eko Hadi As coordinator of the Forum is to say? Diadaakan schools or styles of data collection that there is still a region of Jakarta, Silat chooses who was in Jakarta since most members of the forum live dijakarta and beyond, perhaps for the future we will have representatives from area other? ujurnya. ujurnya. Sebagai Pilot Project dipilh beberapa aliran Silat khususnya Betawi yang kondisinya cukup mengkwatirkan, contohnya Silat Cingkrik Goning, Silat Pahaman dan Silat Sabeni. As the Pilot Project's chosen some particularly Silat flow conditions are quite mengkwatirkan Betawi, for example Cingkrik Goning Silat, Silat and the Silat Sabeni unfamiliarity. Ketiga aliran silat ini telah di dokumentasikan, bahkan dibuka latihan untuk umum di Padepokan Nasional Pencak silat Indonesia Setiap hari sabtu pagi. These three streams of martial arts has been documented, even opened for the general practice in the National Pencak Silat Indonesia Padepokan Every Saturday morning. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan berpatisipasi langsung melalui latihan. This activity aims to introduce and participate directly through the exercise. Kegiatan lain yang cukup penting adalah mengadakan diskusi atau saresehan yang rencananya di adakaan setiap Bulan, diharapkan bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh dapat langsung ikut pada acara saresahan ini di Padepokan Nasioanl Pencak Silat TMII Jakarta. Another important activity is organizing a discussion or a plan in adakaan saresehan every month, is expected for people who want to know more can directly participate in this event in Padepokan Nasioanl saresahan Pencak Silat TMII Jakarta.

Forum ini terbuka untuk umum, sehingga diharapkan partisipasi masyarakat dapat ditampung dalam wadah tersebut, selain itu masyarakat dapat pula mengakses situs yang telah dikembangkan oleh forum ini di alamat www.silatindonesia.com , selain informasi silat tradisional terdapat ragam informasi kegiatan dari perguruan ditanah air. The forum is open to the public, so hopefully people's participation can be accommodated in the container, other than that the public can also access a site that has been developed by this forum at the address www.silatindonesia.com , in addition to the traditional martial arts information contained variety of information on the activities of the universities in the country. Ditambah kehadiran Mailinglist (milis) di alamat http://silat.4-all.org sebagai jembatan komunitas pencak silat di Indonesia. Plus the presence Mailinglist (mailing list) at the address http://silat.4-all.org martial arts community as a bridge in Indonesia.

Sepatutnya kita harus berbangga hati karena Pencak Silat sudah berkembang pesat di Negara lain yang saat ini mencapai lebih 20 Negara di 5 Benua, namun sayangnya perkembangan yang pesat di luar negeri tidak di imbangi dengan perkembangan didalam negeri yang kian hari kian menurun. We should be proud because of Pencak Silat is growing rapidly in other countries that currently reaches over 20 countries on five continents, but unfortunately the rapid development in foreign countries are not in Balance with developments in the country are increasingly declining. Semoga dengan kerja keras Masyarakat Pecinta Pencak Silat akan hadir image baru dalam dimensi yang memberikan citra terbaik bagi peninggalan nenek moyang kita. Hopefully with hard work Pencak Silat Lovers Society will present a new image in the dimensions that give the best image for the relics of our ancestors.

DATA ALIRAN SILAT BETAWI DATA FLOW SILAT Betawi
Al Fauziah Al Fauziah
Benteng Betawi Fort Betawi
Cemeti Utama Main whip
Dasa Budhi Dasa Budhi
Gerak Sakti Sakti movement
Gerak Saka Saka motion
ISKP ISKP
Kera Putih White Apes
Macan Betawi Tiger Betawi
Mustika Kwitang Mustika Kwitang
Putra Utama Son of Major
Pusaka Sapu Jagat Sweep heritage Jagat
Purbakala Ancient
Putra Condet Son Condet
Putra Jakarta Son of Jakarta
Pusaka Jakarta Heritage Jakarta
Sutera Baja Silk Steel
Sunda Kelapa Sunda Kelapa
Sinar Betawi Betawi ray
Sinh Lam Ba Ba Lam Sinh
PSRI Syahbandar PSRI Syahbandar
Permata Sakti Gems Sakti
Kancing7Bintang 12 Kancing7Bintang 12
Lembayung Senja Violet twilight
Waris Pusaka Kwitang Waris Heritage Kwitang
Tiga Berantai Three Chain
Sinar Paseban Paseban ray
Mutiara Pearl
Segara Mustika Segara Mustika
Papat Kalima Pancer Kalima papat Pancer
Rumpun Betawi Clumps Betawi
Jurus Berantai Kick Chain
Cingkring Goning Cingkring Goning
Selendang Putih White Shawl
Putra Jaya Putra Jaya
Siku siku hitam Black elbow elbow
Bunga Rampai Potpourri
Persahabatan Friendship
Beksi Simprug Beksi Simprug
Gerak Sanalika Motion Sanalika
RTI.Kartika Jaya RTI.Kartika Jaya
Tangan Kosong Empty Hand
Ayu Pusaka Ayu Heritage
MS.Jalan Enam Pengasinan Six MS.Jalan salting
Serasi Betawi Match Betawi
PS Simpu PS Simpu
Taqwa Betawi Taqwa Betawi

Penulis adalah anggota Forum Pecinta & Pelestari Silat Tradisional The author is a member of the Forum of Traditional Silat Lovers & Conservation

Disarikan dari beberapa sumber Excerpted from several sources

www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com



Artikel Silat Betawi – tempo doeloe dan masa depan yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Silat Betawi article - old days and the future of the 'probably' related to the other sites:


- Powered by BING [2012-05-16 03:15] - Powered by BING [2012-05-16 03:15]

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.