Aspek seni pencak silat Tari & Ibing Pencak Silat. Aspects of Dance & the art of Pencak Silat Pencak Silat Ibing.
[ in English ] [ in Bahasa ]Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Artikel Silat Visited 2836 times, 1 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Articles Silat Visited 2836 times, 1 today [ in Bahasa ]
spek seni pencak silat Pencak silat art spec
Tari & Ibing Pencak Silat Dance & Ibing Pencak Silat
Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam pencak silat adalah aspek seni pencak silat, yang lebih populer di Jawa Barat dengan sebutan ibing namun tidak sedikit orang menyebut aspek seni pencak silat ini dengan istilah tari pencak silat padahal dalam kenyataan yang sebenarnya bahwa istilah ibing pencak silat dengan istilah tari pencak silat mempunyai pengertian yang berbeda. One aspect that is important in martial arts is the art aspect of martial arts, which is more popular in West Java as ibing but not a few people mention this aspect of the art of Pencak Silat Pencak silat dance terms, when in actual fact that the term martial arts ibing dance with the terms of martial arts have different senses. Ibing Pencak Silat mempunyai pengertian yang lebih mendalam dibanding tari pencak silat, karena dalam ibing pencak silat selain ada unsur keindahan gerak di dalamnya, mempunyai tujuan akhir menjatuhkan lawan, sehingga dalam ibing pencak silat unsur beladirinya lebih menonjol. Pencak Silat Ibing have a deeper understanding of dance than martial arts, because in ibing martial arts there is an element other than the beauty of motion in it, has the ultimate goal knockdown, resulting in the martial arts ibing beladirinya more prominent element. Sedangkan istilah tari lebih ditekankan pada unsur keindahannya saja tidak ada unsur beladirinya, seperti tari-tarian yang sering kita lihat. While the term is more emphasis on the elements of dance beauty course no beladirinya elements, such as the dances that we often see. Oleh karena itu rasanya kurang tepat apabila pencak silat disebut sebagai tari pencak silat, sebab pada umumnya para ahli pencak silat di Jawa Barat menyebut seni pencak silat dengan sebutan ibing pencak silat bukan tari pencak silat. Therefore, it seems less appropriate when the martial arts called silat dance, because in general, martial arts experts in West Java art called Pencak Silat Pencak Silat as ibing not martial arts dance.
Pada mulanya pencak silat lahir karena kebutuhan masyarakat untuk mempertahankan diri, dapat dipahami kalau aspek yang menonjol adalah aspek beladiri. At first martial arts community was born out of necessity to defend themselves, it is understood that the aspect that stands out is the aspect of martial arts. Namun pada kurun waktu tertentu, disebabkan situasi politik pada saat itu (zaman penjajahan Belanda) yang tidak begitu respek terhadap beladiri pencak silat, maka pengembangan pencak silat beralih dari aspek beladiri ke aspek seni. But at a certain time, due to the political situation at that time (the Dutch colonial era) which is not so in respect for the martial arts martial arts, the development of martial arts to move from the aspect of martial arts aspect. Hal ini merupakan salah satu taktik dari para pendekar pencak silat untuk tetap melestarikan pencak silat. This is one of the tactics of martial arts warriors to continue preserving the martial arts. Padahal jika diperhatikan lebih seksama, justru dalam seni pencak silat tersembunyi kaidah beladiri pencak silat. In fact, if considered more carefully, precisely in the art of Pencak Silat Pencak silat martial hidden rules.
Di Jawa Barat, di samping dikenal dengan aspek beladirinya, yang lebih dikenal dengan sebutan buah atau eusi, dikenal pula aspek pencak silat seni yang disebut kembang atau ibing pencak silat, sehingga apabila mendengar kata pencak yang terbayang oleh masyarakat Jawa Barat bukanlah suatu sistem pembelaan diri, melainkan suatu seni ibing pencak silat yang diambil dari gerak serangan dan belaan. In West Java, in addition to known aspects beladirinya, better known as fruit or eusi, also known aspect of martial arts called flower art or ibing martial arts, so when hearing the word martial is imagined by the people of West Java is not a system of self defense , but an art of silat ibing taken from the motion of attack and defense.
Ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam ibing pencak silat, antara lain: There are several elements to consider in ibing martial arts, among others:
Pertama, unsur kekayaan gerak (wiraga) yaitu kekayaan gerak atau jurus-jurus yang dimiliki oleh seorang pesilat selama belajar di perguruannya, sehingga penampilannya menjadi tidak monoton atau membosankan apabila tampil di atas pentas (terutama dalam pertandingan seni pencak silat), tetapi apabila dalam kaulan (spontanitas) pada acara hajatan unsur kekayaan geraknya tidak begitu diperhatikan pesilat yang penting pesilat mampu memperagakan gerakannya dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah pencak silat karena tidak terikat oleh sistem penilaian dari juri seperti dalam pelaksanaan pertandingan pencak silat seni. First, the element of motion of wealth (wiraga) the property or moves the motion which is owned by a fighter while studying in perguruannya, so the appearance becomes monotonous or boring when performing on stage (especially in the art of martial arts games), but if in kaulan (spontaneity) in the event a celebration of wealth element motion is not so considered important fighters fighters be able to demonstrate its movement well and correctly in accordance with the rules of martial arts because it is not bound by the judgments of the jury system as in the implementation of martial arts game art.
Kedua, unsur irama (wirahma) atau musik, unsur inilah yang membedakan aspek seni dengan aspek yang lain dalam pencak silat. Second, elements of rhythm (wirahma) or music, this is the element that distinguishes artistic aspect with other aspects of martial arts. Gendang Pencak adalah merupakan sejenis alat musik tradisional yang biasa dipakai mengiringi pesilat yang tampil di atas panggung atau pentas dan alat tradisional ini sering digunakan dalam pertandingan pencak silat seni dan acara khitanan atau acara kesenian daerah lainnya, daerah ? Pencak drum is a kind of traditional musical instruments commonly used to accompany fighter who appeared on the stage or the stage and traditional tools are often used in martial arts game art and circumcision ceremony or any other area arts events, area? daerah yang masih mempergunakan peralatan tradisional ini di antaranya, daerah Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Garut, dan banyak lagi daerah lainnya di Jawa Barat. areas that are still using traditional tools is in between, Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Garut, and many other areas in West Java.
Seperangkat peralatan pengiring seni pencak silat atau lebih dikenal dengan nama kendang pencak silat adalah: A set of companion art equipment martial arts, better known by the name of martial arts drums are:
1. 1. Gendang induk, (Kendang indung) Drum master, (Kendang ovaries)
2. 2. Gendang anak, (kendang anak) Drum of children, (children drums)
3. 3. Kulanter (kendang kecil) Kulanter (small drums)
4. 4. Terompet (tarompet) Trumpet (tarompet)
5. 5. Goong (Gong) Goong (Gong)
Gendang pencak dimainkan oleh 4 (empat) orang penabuh (nayaga/wiyaga). Martial drums played by 4 (four) musicians (nayaga / wiyaga). Mereka mempunyai tugas masing-masing dalam pelaksanaannya sehingga gendang pencak silat mempunyai nilai seni kedaerahan yang khas dan selain itu mempunyai nilai keindahan, etika, dan estetika. They have their respective duties in the implementation of martial arts so that the drum has a distinctive regional art value and in addition has a value of beauty, ethics, and aesthetics. Adanya keserasian dari irama gendang, terompet, dan gong yang mengeluarkan bunyi tersendiri membuat orang yang mendengarnya menjadi kagum apalagi apabila irama ini sambil dihayati, dinikmati, dan dirasakan akan memiliki nilai seni yang sangat tinggi. The existence of the harmony of rhythm drums, trumpets, and gongs which emits its own make the people who heard him was amazed especially when this rhythm as he lived, enjoyed, and felt will have a very high artistic value. Ada beberapa kelebihan dari penabuh kendang pencak silat yang sudah berpengalaman selain mampu mengiringi ibing pencak silat yang sudah dirancang sebelumnya, ia mampu mengiringi gerakan-gerakan lain yang tidak dirancang sebelumnya atau gerakan beladiri lain diluar pencak silat yang ingin mencoba diiringi oleh tabuhan kendang pencak silat, biasanya penabuh mempergunakan irama padungdung karena irama ini dianggapnya lebih mudah bila dibandingkan dengan irama paleredan atau tepak dua. There are several advantages of drums drummers who have experienced martial arts besides ibing able to accompany the martial arts that have been designed before, he was able to accompany the other movements that are not designed previously or other martial arts movements outside the martial arts who want to try accompanied by a drum beat of martial arts, musicians usually use padungdung rhythm because rhythm is considered much easier when compared with the rhythm or slap paleredan two. Apabila pesilat yang sedang tampil di atas pentas tiba-tiba melakukan kesalahan maka iramanya tidak akan cocok dengan gerakan yang ditampilkan, dan yang melihat akan menilai bahwa penampilan pesilat tadi belum paham dengan irama gendang pencak yang mengiringinya. If the fighter who was performing on stage suddenly made a mistake then the rhythm will not match the displayed movement, and which saw fighters will assess that the appearance had not been familiar with martial drum rhythms that go with it. Oleh karena itu, seorang pesilat seni sebelum tampil di atas pentas perlu latihan lebih dahulu dengan tekun dan serius serta harus peka terhadap gerakan ? Therefore, an arts fighter before appearing on stage first need to exercise more diligently and seriously and to be sensitive to the movement? gerakan yang akan ditampilkannya di atas pentas serta diwajibkan memperhatikan patokan-patokan irama ibing pencak silat yang sudah ada, misalnya ibing paleredan, tepak dua, tepak tiga, padungdung, dan lain sebagainya. movement that will display on stage as well as the required notice standards rhythm ibing existing martial arts, for example ibing paleredan, two slap, slap three, padungdung, and so forth.
Ketiga, unsur penjiwaan gerak (wirasa) yaitu salah satu unsur yang sangat penting dimiliki oleh seorang pesilat karena penjiwaan gerak ini sulit dipelajari dan dipahami pesilat di samping memerlukan waktu yang cukup lama. Third, the element of inspiration motion (wirasa) which is one very important element is owned by a fighter because of inspiration of this movement is difficult to learn and understand fighters in addition to requiring a long time. Penjiwaan gerak merupakan salah satu unsur yang mempunyai nilai seni beladiri tinggi dalam aspek pencak silat seni. Dedication of motion is one element that has high value in the martial arts martial arts aspect of art. Oleh karena itu, pesilat dituntut harus menguasai arti dan makna gerak pencak silat yang sebenarnya, serta mengerti maksud dan tujuan dari jurus-jurus dan teknik-teknik pencak silat yang dipelajarinya. Therefore, the fighters are required to master the significance and meaning of the actual motion of martial arts, as well as understand the intent and purpose of the moves and techniques he learned martial arts.
Di samping unsur-unsur tersebut di atas, ada faktor pendukung lainnya yang tidak bisa dipisahkan dari aspek seni pencak silat, antara lain pakaian pencak silat, pakaian pencak silat di Jawa Barat umumnya disebut pangsi, pangsi dipakai oleh seorang pesilat pada waktu pentas (tampil) dalam pertandingan, latihan, ujian kenaikan tingkat, dan pada upacara-upacara tertentu. In addition to the elements mentioned above, there are other supporting factors that can not be separated from the art aspect of martial arts, including martial arts clothing, martial arts clothing in West Java is commonly called pangsi, pangsi used by a fighter at the time of the stage (performing) in games, exercises, exam level rise, and at certain ceremonies. Tokoh-tokoh pencak silat biasanya memakai pangsi warna hitam dengan ikat kepala barangbang semplak atau peci, ikat pinggang kulit atau kain sarung, namun sekarang pakaian pencak silat sudah dikemas sedemikian rupa disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk warna pakaian tidak selalu hitam-hitam, begitupun dalam sabuk (ikat pinggang) disesuaikan dengan tingkatan masing-masing, terutama dalam pertandingan pencak silat seni. The characters usually wear pangsi martial arts black with a headband or cap barangbang semplak, leather belt or sarong, but now already packed martial arts clothing in such a way tailored to the needs, including the color of clothing is not always black, as are the belt (belt) adjusted to the level of each, especially in the martial arts game art.
Peraga: Agus Irwan Suherman SH (HPS. Panglipur) Exhibit: Irwan Agus Suherman SH (HPS. Panglipur)
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






