SUKOWINADI PENDIRI PERPI HARIMURTI. FOUNDER SUKOWINADI PERPI Harimurti.
[ in English ] [ in English ]Aug 21st, 2009 | By admin | Category: Figure Pesilat Visited 1151 times, 3 today [ in English ] Aug 21st, 2009 | By admin | Category: Figure fighters Visited 1151 times, 3 today [ in English ]
SUKOWINADI PENDIRI PERPI HARIMURTI FOUNDER SUKOWINADI PERPI Harimurti
TETAP PERKASA DI USIA TUA PERKASA REMAIN IN OLD AGE
Sumber : duel online Sources: online duel
Perguruan Pencak Silat Indonesia Harimurti atau disingkat PERPI Harimurti adalah salah satu dari sepuluh perguruan pencak silat historis IPSI. Pencak Silat Indonesia Harimurti college or abbreviated PERPI Harimurti is one of ten colleges IPSI historical martial arts. Proses berdirinya perguruan ini, mulai dari Pencak Tejokusuman, Perguruan Pencak Indonesia Mataram (PERPIM), Persatuan Pencak Indonesia (PERPI) sampai PERPI Harimurti, tidak lepas dari peran pendekar tua yang saat ini sudah berusia 86 tahun. The process of establishment of this college, ranging from Tejokusuman Pencak, Indonesian Pencak Mataram University (PERPIM), Association of Indonesian Pencak (PERPI) until PERPI Harimurti, not the role of an old warrior who is now 86 years old. Dialah Sukowinadi, yang akrab dipanggil Pak Suko. He is Sukowinadi, who fondly called Mr. Suko. Meskipun dilihat dari usia boleh dikatakan uzur, yang ditandai dengan rambutnya yang sudah memutih serta garis-garis ketuaan yang menghiasi wajahnya, namun penglihatan, pendengaran, serta daya ingatnya masih normal, bahkan luar biasa. Although it may be said to be of the age of senility, which is marked with white hair already and that aging lines on his face, but vision, hearing, and her memory is still normal, even exceptional. Fisiknya pun demikian, ia masih mampu membuat fotografer terpelanting terkena teknik guntingan kakinya yang sempurna. Physically too, he was still able to make a photographer bounced exposed perfect legs clipping technique.
Ditemui di Jl. Found at Jl. Veteran 13, Yogyakarta, dengan jelas dan gamblang ia menceritakan perkembangan pencak silat di Yogyakarta sebelum masa kemerdekaan, kronologis berdirinya perguruan PERPI Harimurti, dan proses terbentuknya Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di luar kepala, sungguh daya ingat yang mengagumkan. Veteran 13, Yogyakarta, clearly and plainly he recounted the development of martial arts in Yogyakarta before the time of independence, the founding college PERPI Harimurti chronologically, and the formation of Indonesian Pencak Silat Association (IPSI) in your head, it's an amazing memory. Pandangannya mengenai perkembangan pencak silat saat ini menunjukkan betapa kritisnya ia menanggapi berbagai hal, argumentasinya yang kuat membuat orang yang mendebatnya tidak mampu menyanggahnya. Views on the current development of martial arts shows how critical he was responding to a variety of things, a strong argument to argue with people who are not able to refute.
Pembawaannya yang ramah dan terbuka tidak menampakkan bahwa ia adalah seorang pendekar yang disegani, bahkan cara berbicaranya lebih mirip seorang kakek yang sedang menasihati cucunya. The friendly and open demeanor did not show that he was a respected warrior, even the way he talked more like a grandfather who was advising her grandson. Kalau kamu tinggal beberapa hari lagi di sini, saya akan kasihkan jurus-jurus praktis yang mudah dipelajari untuk penjagaan diri, ujarnya. If you stay a few days here, I would kasihkan practical moves are easy to learn for self-preservation, he said.
Ketika ditanyakan lebih jauh, bagaimana yang dikatakan jurus praktis itu, ia menerangkan sambil langsung memperagakannya. When asked further, what is said to be a practical stance, he explained with a straight memperagakannya.
Kata para pakar, pencak silat itu bisa dikategorikan sebagai salah satu cabang olahraga, sedangkan olahraga berhubungan erat dengan anatomi tubuh manusia. Experts say, martial arts can be categorized as one of the sport, while the sport is closely related to human anatomy. Maka seorang pesilat harus memahami ilmu anatomi. Then a fighter must understand the science of anatomy. Dengan ilmu ini, kita dapat mengolahnya agar menjadi sehat, serta dapat pula digunakan untuk mengetahui bagian tubuh lawan yang lemah. With this knowledge, we can process them in order to be healthy, and can also be used to find the body of a weak opponent. Ini khusus untuk penggunaan dalam beladiri, ujarnya sambil menunjukkan bagian-bagian tubuh mana yang bisa dijadikan sasaran pukulan, tendangan, atau bentuk serangan yang lain. This is specifically for use in self-defense, he said, pointing to body parts which can be subjected to punches, kicks, or other forms of attack.
Memang langsung dapat dirasakan bahwa setiap bagian tubuh yang dipegang, ditekan, atau dipukul dengan tenaga yang relatif lemah, namun efeknya menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. It can be felt that every part of the body is held, pushed, or hit with a relatively weak force, but its effects cause tremendous pain.
Bagaimana ia bisa mendapatkan kemahiran seperti itu? How could he get such proficiency? Ternyata jawabnya mudah sekali. Apparently he replied easily. Logis saja, saya sudah berlatih selama 67 tahun, maka instink saya sudah terlatih untuk bergerak mempertahankan diri pada saat yang diperlukan. Logical course, I've been practicing for 67 years, so my instinct has been trained to move to defend themselves when necessary. Jadi, intinya adalah berlatih! So, the point is to practice! Itu kan logis. It's logical. Belajar pencak silat itu yang logis saja.Tidak usah mistik-mistikan! Learning martial arts is a logical saja.Tidak have mystical-mistikan! Yang logis saja susah diterangkan, apalagi yang mistik! Which are difficult to be explained logically, let alone the mystic! kata mantan perwira penerangan itu menasehati. said the former officer was advised of lighting.
Keluarga saya dikaruniai umur yang panjang. My family is blessed with long life. Ayah meninggal pada usia sekitar 100 tahun, kakak meninggal pada usia 96 tahun. My father died at the age of about 100 years old, my brother died at the age of 96 years. Saya kan sekarang ini masih 86 tahun. Right now I'm still 86 years old. Jadi untuk beberapa tahun ke depan, saya masih kuat untuk melatih, jawabnya ketika ditanya tentang resep panjang umur. So for the next few years, I still powerful to train, he replied when asked about the longevity recipes.
Pada saat pengambilan foto, dapat disaksikan bahwa ia memang layak disebut pendekar. At the time of capturing images, can be seen that he does deserve to be called warriors. Ia seakan tidak merasa lelah sedikitpun ketika memperagakan berbagai macam jurus PERPI Harimurti, dari mulai gerak dasar, aplikasi jurus, permainan pisau, sampai teknik meditasi Padam Prana yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan ketentraman jiwa. He seemed to not feel tired at all when demonstrating various moves PERPI Harimurti, ranging from basic motion, moves application, blade play, until Padam Prana meditation techniques that are useful for maintaining a healthy body and peace of soul. Menurut penuturannya meditasi ini merupakan warisan dari eyangnya sendiri, Ronggowarsito. According penuturannya this meditation is the legacy of his own eyangnya, Ronggowarsito.
Beladiri itu kodrat makhluk hidup, termasuk manusia. That self-defense nature of living creatures, including humans. Namun karena manusia dibekali akal, maka harus digunakan. But because human beings equipped with intellect, it must be used. Demikian pula dengan pencak silat. Similarly, the martial arts. Kita jangan hanya nrimo saja apa yang diberikan oleh guru, namun harus diolah kembali dengan menggunakan akal pikiran agar lebih sempurna dari waktu ke waktu. We do not just nrimo only what is given by the teacher, but must be reprocessed using the mind to be more perfect over time. Bagi saya pencak silat adalah nomor satu, di mana saya berada, di situ saya harus melatih. For me martial arts is the number one, where I was, where I have to train. Itulah pengabdian, tuturnya mengakhiri perbincangan. That's dedication, he said ending the conversation. (Graspuzi) (Graspuzi)
Dengan menguasai anatomi, maka serangan menjadi lebih efektif. By mastering the anatomy, the attacks become more effective. Pak Suko membalas serangan dengan menotok urat syaraf di sekitar sikut membuat tangan lawan menjadi lumpuh. Mr. Suko menotok retaliated with the nerves around the elbow to the opponent's hand became paralyzed. (foto 1-3) (Photos 1-3)
Alamat Sukowinadi Address Sukowinadi
Jl. Jl. Veteran No. No veteran. 13, Yogyakarta 13, Yogyakarta
Telp. Tel. (0274) 382874 (0274) 382874
sumber : http://duel.melsa.net.id/04sukowinadi.html source: http://duel.melsa.net.id/04sukowinadi.html
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






