TEKNIK TANDING PENCAK SILAT (1). ENGINEERING PENCAK SILAT duel (1).
[ in English ] [ in English ]Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Artikel Silat Visited 7568 times, 2 today [ in English ] Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Articles Silat Visited 7568 times, 2 today [ in English ]
TEKNIK TANDING PENCAK SILAT (1) ENGINEERING PENCAK SILAT duel (1)
MEMILIH DAN MENGAPLIKASIKAN JURUS Choose and apply tactics
SESUAI DENGAN PERATURAN PERTANDINGAN IN ACCORDANCE WITH REGULATION GAME
Kategori tanding adalah salah satu bentuk pertandingan pencak silat di samping kategori tunggal, ganda dan regu. Categories pile is one form of martial arts match in addition to the category of singles, doubles and teams. Jurus-jurus yang digunakan dalam kategori tanding semuanya berasal dari kaidah beladiri pencak silat, namun tidak semua jurus dapat digunakan karena dalam peraturan pertandingan ada batasan-batasan yang harus diperhatikan, di antaranya faktor keselamatan pesilat dan obyektivitas dalam penilaian. Moves that are used in sparring category all from martial arts martial rule, but not all the tricks can be used as the game rules there are limits that must be considered, among other factors fighter safety and objectivity in the assessment. Oleh karena itu dalam pertandingan pencak silat kategori tanding tidak akan ditemukan jurus-jurus yang membahayakan dan berakibat fatal bagi lawannya seperti mencengkram leher, menjambak rambut, menusuk mata, atau mematahkan sendi. Therefore, in the category of martial arts sparring match is not found moves are dangerous and fatal to his opponent as gripping the neck, the hair, piercing eyes, or broken joints. Jurus-jurus tersebut merupakan bentuk pelanggaran berat, padahal justru teknik seperti itulah yang sering diajarkan di perguruan pencak silat sebagai bagian dari teknik beladiri. Moves is a form of offense, when it is exactly like the technique that is often taught in universities as part of the martial arts self-defense techniques.
Definisi pertandingan pencak silat kategori tanding adalah pertandingan yang menampilkan 2 (dua) orang pesilat dari kubu yang berbeda. Definition of the category of martial arts sparring match is a match featuring 2 (two) fighters from different sides. Keduanya saling berhadapan menggunakan unsur pembelaan dan serangan yaitu menangkis/mengelak/mengena/menyerang sasaran dan menjatuhkan lawan, penggunaan taktik dan teknik bertanding, ketahanan stamina dan semangat juang, menggunakan kaidah dan pola langkah yang memanfaatkan kekayaan teknik jurus untuk mendapatkan nilai terbanyak. Both are facing each other using the elements of the defense and counter attack / dodge / hit / strike the target and knockdown, the use of tactics and techniques of playing, stamina and fighting spirit, using the rules and patterns of steps that take advantage of a wealth of engineering tricks to get the most value. Adapun yang dapat dijadikan sasaran sah dan bernilai adalah bagian tubuh kecuali leher ke atas dan dari pusat ke kemaluan, yaitu dada, perut (pusat ke atas), rusuk kiri dan kanan, dan punggung atau bagian belakang badan. As can be targeted is a legitimate and valuable part of the body except the neck up and from the center to the pubic, the chest, abdomen (center to top), left and right ribs, and back or the back of the body.
Di dalam praktek, suatu perguruan pencak silat yang memiliki teknik beladiri bagus, belum tentu menang dalam pertandingan pencak silat kategori tanding. In practice, a martial arts colleges that have good self-defense techniques, not necessarily win in martial arts sparring category. Mengapa? Why? Banyak faktor yang menyebabkannya, namun yang paling berperan adalah atlet dan pelatihnya kurang menguasai peraturan pertandingan, sehingga menyebabkan kecolongan dalam pengumpulan nilai, atau mendapat diskualifikasi karena melakukan pelanggaran berat, misalnya menyerang daerah terlarang. Many factors that cause it, but most athletes and coaches role is less regulatory control of the game, causing missed in the collection of values, or get disqualified for committing serious violations, such as attacking a restricted area.
Tentu saja hal tersebut sering mengakibatkan kesalahfahaman antara atlet/pelatih dengan juri/wasit yang memimpin pertandingan. Of course this often lead to misunderstandings between the athlete / coach with the judge / referee who led the match. Bukan suatu yang aneh apabila ada pesilat yang mengajukan protes karena merasa seharusnya dia yang menang, namun menurut keputusan juri ia dinyatakan kalah. Is not unusual when there is a fighter who had protested because they felt he should have won, but according to the jury he was declared lost. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi bila semua fihak di kalangan persilatan menguasai dengan benar peraturan pertandingan pencak silat yang berlaku. This should not have happened if all parties in the martial master correctly regulations applicable martial arts matches.
Ada beberapa hal yang bisa ditempuh oleh perguruan-perguruan pencak silat yang baru pertama kali akan mengikuti pertandingan pencak silat ketegori tanding: There are several things that can be reached by a martial arts colleges for the first time will follow the game of martial arts sparring categories:
1. A.
Pelatih harus menguasai dengan benar peraturan pertandingan yang berlaku, misalnya dengan mengikuti penataran-penataran yang biasanya diselenggarakan oleh IPSI. Coaches have to master the game properly applicable regulations, for example by following the inservice-inservice training is usually organized by IPSI.
2. 2.
Usahakan agar pengetahuan mengenai peraturan pertandingan pencak silat masuk ke dalam kurikulum latihan di perguruan, sehingga setiap pesilat/anggota dapat memahaminya dengan baik. Try to keep the knowledge of the game rules of martial arts into the curriculum of training in college, so that every fighter / member can understand it.
3. 3.
Usahakan agar ilmu kesehatan dan olahraga masuk ke dalam kurikulum latihan, karena selain kemahiran teknik faktor fisik memiliki peranan penting dalam pertandingan. Try to keep the health and sports science into the curriculum of training, because in addition to technical proficiency of physical factors have an important role in the game.
4. 4.
Pilihlah jurus-jurus yang paling memungkinkan dapat digunakan dalam pertandingan untuk mengumpulkan nilai sebanyak-banyaknya. Choose the best moves that could potentially be used in the game to collect as much value.
5. 5.
Sediakan peralatan yang menunjang dalam mempersiapkan diri mengikuti pertandingan, seperti sansak, target, body protector, dan lain-lain. Provide equipment support in preparing to follow the game, such as sansak, target, body protector, and others.
6. 6.
Adakan kejuaraan intern di perguruan yang menggunakan peraturan IPSI. Hold a championship in college intern who uses IPSI regulations.
7. 7.
Seringlah mengadakan sparring partner (latih tanding) di perguruan pada setiap latihan. Often held sparring partner (training match) in the college at every workout.
8. 8.
Adakan training center (pemusatan latihan) dalam waktu yang memadai sebelum menghadapi suatu event kejuaraan. Hold a training center (training camp) in sufficient time before the face of a championship event.
9. 9.
Seringlah menyaksikan pertandingan-perrtandingan pencak silat. Often the match-perrtandingan martial arts.
Apabila point-point tersebut di atas dapat dilaksanakan, maka suatu perguruan sudah bisa dikatakan siap untuk berpartisipasi mengikuti pertandingan pencak silat pada kategori tanding. If the points mentioned above can be implemented, then a college can be said following the match is ready to participate in martial arts sparring category. Pada edisi-edisi berikutnya akan dibahas mengenai peraturan pertandingan pencak silat kategori tanding, bentuk-bentuk latihan beserta beberapa teknik dan aplikasinya. In the subsequent editions of the game rules will be discussed on the category of martial arts sparring, forms of exercise, along with some techniques and applications. Namun sebelumnya akan diperinci materi yang akan diulas nanti seperti tertera pada bagan di bawah ini: But before going to specified material will be covered later as shown in the chart below:
www.silatindonesia.com www.silatindonesia.com






