Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in Bahasa ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1562 times, 1 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1562 times, 1 today [ in Bahasa ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. There are interesting things on the inauguration of the Secretariat Building Branch Scouts Kwartir Cianjur conducted by the Minister of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan March 18, 2010, in which event shown is the three pillars of culture in the region namely Ngaos Cianjur, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means chanting and daily review of the implementation can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of defense and resistance. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Associated with the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance scout from children to adults who demonstrates martial arts is a positive thing in seeking re-martial arts remain in the hearts of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment that view, it is beautiful and seems appropriate if every place which is a source of martial arts still proudly show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local government displays of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be a bit much influence on developments martial arts itself.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one of the area who proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in this event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invite Mr Eddie Marzuki Nalapraya who once gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, confusion enveloped us (Friends of Silat) because for some members of the event is far from expectations about the bailer bersambutnya martial arts promotion that we did before the officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Maenpo Cikalong interrupted breakfast Menpora entourage and entourage of West Java Governor achieving this target but I think personally is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. Perhaps this is because the limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it's a good thing surprising to us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Menpora, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had time to leave a message that has begun Silat Care Movement from this place on Menpora and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully justified by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM who have been told that the area Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to upper secondary school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the region really Cianjur in preserving maenpo not just a mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. In the event the Vice Regent also appeared to show his skill in playing the drums on Disabled bells and whistles that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, it becomes food for thought for us that much needed intelligence in martial arts conservation efforts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in ground water with martial arts is simply brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two apart as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love on the fatherland which certainly exist in both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia do so compact and at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival will definitely crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters will certainly be more and more various championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of flying hours jga expertise become athlete fighter ....'s Not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: which 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 05:08] - Powered by BING [2012-02-01 05:08]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1566 times, 1 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1566 times, 1 today [ in English ]

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-01 05:08] - Powered by BING [2012-02-01 05:08]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1591 times, 8 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1591 times, 8 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-09 13:33] - Powered by BING [2012-02-09 13:33]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1609 times, 5 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1609 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:


- Powered by BING [2012-02-13 07:11] - Powered by BING [2012-02-13 07:11]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1631 times, 8 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1631 times, 8 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-17 02:52] - Powered by BING [2012-02-17 02:52]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1654 times, 3 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1654 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-21 02:13] - Powered by BING [2012-02-21 02:13]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1674 times, 2 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1674 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-25 07:38] - Powered by BING [2012-02-25 07:38]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1699 times, 5 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1699 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-29 01:57] - Powered by BING [2012-02-29 01:57]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1718 times, 4 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1718 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-04 01:33] - Powered by BING [2012-03-04 01:33]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1731 times, 4 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1731 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-08 08:01] - Powered by BING [2012-03-08 08:01]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1767 times, 15 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1767 times, 15 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-12 07:44] - Powered by BING [2012-03-12 07:44]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1783 times, 5 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1783 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-16 03:04] - Powered by BING [2012-03-16 03:04]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1807 times, 4 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1807 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-20 02:47] - Powered by BING [2012-03-20 02:47]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1830 times, 6 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1830 times, 6 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Silat Indonesia » Featured Articles Silat Indonesia »Featured Articles

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Silat Paseban Silat Paseban

    Aliran Pencak Silat (Moderators: one, Jali Jengki) » ... Pencak Silat flow (Moderators: one, Jali dungarees) »... iseng liat Tv di Ochanel kalau tidak salah ada klub ... Tv on clay fun Ochanel I think it was a club ... Makanya sy jd hormat bener dan kagum sm guru2 dan silat ... So sy jd bener respect and admiration and silat guru2 sm ...
    Sumber: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/ Sources: http://sahabatsilat.com/forum/aliran-pencak-silat/silat-paseban/15/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-24 03:29] - Powered by BING [2012-03-24 03:29]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1891 times, 7 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1891 times, 7 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Featured Articles - Silat Indonesia » Pusat Informasi Pencak ... Featured Articles - Silat Indonesia »Pencak Information Center ...

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/

    www.sujiwotejo.com - Wayang Durangpo, Episode 97, "Doktor You Know ... www.sujiwotejo.com - Puppet Durangpo, Episode 97, "Doctor You Know ...

    Ada penonton yang bertepuk pramuka dan tepuk ... There are scouts and spectators clap clap ... diurus oleh persatuanpersatuan pencak silat. maintained by persatuanpersatuan martial arts. ... ... Suci juga banyak sekali tafsir dan versi...Kamu ikut yang mana? Scripture also many interpretations and versions ... you go where? Kenapa kamu ... Why do you ...
    Sumber: http://sujiwotejo.com/index.php?option=com_content&task=view&id=458&Itemid=40 Sources: http://sujiwotejo.com/index.php?option=com_content&task=view&id=458&Itemid=40


- Powered by BING [2012-04-05 03:21] - Powered by BING [2012-04-05 03:21]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1909 times, 3 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1909 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Featured Articles - Silat Indonesia » Pusat Informasi Pencak ... Featured Articles - Silat Indonesia »Pencak Information Center ...

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT? HOW WE RAISE PENCAK SILAT? - Forum Sahabat Silat - Index - Friends of Silat Forum - Index

    BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT? HOW WE RAISE PENCAK SILAT? ... ... Mulok Pencak Silat dalam kegiatan ke Pramuka-an ... Mulok Pencak Silat in the activities of the Boy Scout's ... Tidak cukup hanya miris dan sedih melihat keadaan yg BELUM ... Not enough just sad, and sad to see the dead-YET ...

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-04-09 07:54] - Powered by BING [2012-04-09 07:54]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1930 times, 5 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1930 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the achievement of this target I personally think is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Featured Articles - Silat Indonesia » Pusat Informasi Pencak ... Featured Articles - Silat Indonesia »Pencak Information Center ...

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/

    Pesantren Putra Putri ''An-Nuur'' Ponorogo Boarding Son Daughter'''' An-Nuur Ponorogo

    - Pramuka - Tim Futsal - Jurnalistik - Latpim 2 ... - Scout - Futsal Team - Journalism - Latpim 2 ... olahraga: lapangan Sepak Bola, Pencak Silat, Bulu Tangkis, Bola Voli, dan ... Sports: Football field, Pencak Silat, Badminton, Volleyball, and ... Allah tidak tuli. God is not deaf. kenapa dzikir Jahr ► ... why dhikr Jahr ► ...
    Sumber: http://pesantrenmasyarakat.blogspot.com/ Sources: http://pesantrenmasyarakat.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-04-17 02:21] - Powered by BING [2012-04-17 02:21]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.

Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak?. Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not?.

[ in English ] [ in English ]

Mar 22nd, 2010 | By | Category: Artikel Silat , Cover Story , Featured Articles , Liputan Khusus Visited 1977 times, 4 today [ in English ] March 22nd, 2010 | By | Category: Articles Silat , Cover Story , Featured Articles , Special Reports Visited 1977 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Menpora receive PIN embedding Silat Friend Ada hal yang menarik pada acara peresmian Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur yang dilakukan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Bale Kitri oleh Gubernur Jawa Barat H. It is of interest in the inauguration of the Secretariat Building Scouts Branch Kwartir Cianjur conducted by the Ministry of Youth and Sports, followed by a groundbreaking ceremony Bale Kitri development by the Governor of West Java, H. Akhmad Heryawan 18 Maret 2010 lalu, di mana acara yang ditampilkan adalah merupakan tiga pilar budaya yang ada di daerah Cianjur yakni Ngaos , Mamaos dan Maenpo . Akhmad Heryawan last March 18, 2010, in which the events shown are the three pillars of culture in the area Cianjur Ngaos, Mamaos and Maenpo.
Ngaos yang dalam bahasa Sunda berarti mengaji dan mengkaji yang dalam implementasi keseharian dapat diartikan sebagai mencari ilmu, sementara mamaos adalah tembang Cianjuran yang diartikan sebagai berkesenian dan maenpo adalah seni bela diri atau dapat juga diartikan sebagai bagian dari pertahanan dan ketahanan. Ngaos which in Sundanese means that in the Koran and reviewing the implementation of daily life can be interpreted as seeking knowledge, while the song Cianjuran mamaos is defined as the art and maenpo is a martial art or can also be interpreted as part of the defense and security. Ketiga pilar budaya ini adalah merupakan cerminan dari masyarakat daerah Cianjur. The third pillar of this culture is a reflection of society Cianjur area.

Berkaitan dengan pencak silat, sebagaimana kita ketahui daerah ini adalah salah satu tempat lahirnya beberapa aliran besar dalam percaturan pencak silat tanah air, maenpo sendiri adalah istilah setempat yang memiliki kesamaam arti dengan seni bela diri pencak silat. Related to the martial arts, as we know this area is one of the birthplace of several major streams in the martial arts arena homeland, maenpo itself is a local term that has meaning kesamaam with martial arts martial arts. Penampilan pramuka mulai dari anak hingga dewasa yang mempertunjukan pencak silat merupakan hal yang positif dalam mengupayakan kembali pencak silat tetap di hati masyarakat kita. Appearance of scouts ranging from children to adults who demonstrated martial arts is a positive thing in spearheading the return of martial arts remain at the heart of our society. Terlepas dari penilaian tampilan tersebut, merupakan hal yang elok dan pantas kiranya jika setiap tempat yang merupakan sumber pencak silat tetap dengan bangga memperlihatkan apa yang dimilikinya. Apart from the assessment of the display, is a lovely and would deserve if any place remains a source of martial arts is proud to show what they have. Keengganan pemerintah setempat menampilkan pencak silat baik secara utuh apa adanya maupun sebagai seni pertunjukan sedikit banyak dapat berpengaruh pada perkembang pencak silat itu sendiri. The reluctance of local governments display of martial arts as a whole it is good as well as performance art can be more or less effect on martial arts developments themselves.

Scouts Silat Cianjur adalah salah satu daerah yang dengan bangga mau memperlihatkan pada khlayak ramai bahwa daerah ini konsens pada usaha pelestarian budaya terutama pencak silat atau maenpo. Cianjur is one area that proudly want to show that this region is crowded khlayak konsens on cultural preservation efforts, especially martial arts or maenpo. Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur membuka pintu keleluasaan pada setiap usaha pelestarian pencak silat, ini dibuktikan dengan diberikannya porsi waktu dalam acara tersebut bagi para anggota dari Komunitas Sahabat Silat dan sahabat dari ESI ( Enslikopedi Silat Indonesia ) juga mengundang Bapak Eddie Marzuki Nalapraya yang sekaligus memberikan ucapan terima kasih atas usaha yang dilakukan PERSILAT dalam mempromosikan maenpo Cikalong ke luar negeri. Local Government Cianjur discretion opens the door on any attempt preservation of martial arts, is evidenced by the given portion of time in the event for members of the Community Friends of Silat and friends of ESI (Enslikopedi Silat Indonesia) also invited Mr Eddie Marzuki Nalapraya which also gave a thank thanks for the work done in promoting maenpo PERSILAT Cikalong abroad. Ketika awal acara, kebingungan menyelimuti kami (Sahabat Silat) karena bagi beberapa anggota acara ini jauh dari harapan tentang gayung bersambutnya promosi pencak silat yang kami lakukan dihadapan para pejabat. When the initial event, the confusion surrounding our (Friends of Silat) due to some members of the show is far from the expectations of the dipper bersambutnya martial arts promotion we did in front of officials. Meski diselingi pemutaran film dokumenter mengenai Maenpo Cikalong disela acara makan pagi rombongan Menpora dan rombongan Gubernur Jawa Barat namun target pencapaian ini menurut saya pribadi sangat minim dan tidak memuaskan. Although interspersed with documentary film about Cikalong Maenpo interrupted breakfast entourage entourage Affairs and the Governor of West Java, but the target of personal achievement in my opinion is very minimal and unsatisfactory. Mungkin ini terjadi karena sempitnya waktu dan urusan yang berkaitan dengan protokoler. This may occur because of limited time and matters relating to the protocol.

Pada saat di lapangan Gedung Sekretariat Pramuka Kwartir Cabang Cianjur, dan berbagai acara kesenian ditampilkan, sungguh suatu hal yang mengejutkan baik bagi kami dari anggota Komunitas Sahabat Silat maupun ESI, ternyata kami diberikan waktu yang lebih leluasa selain untuk menyematkan pin Sahabat Silat dan Gerakan Peduli Silat pada Menpora , Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menitipkan pesan bahwa telah dimulai Gerakan Peduli Silat dari tempat ini pada Menpora dan Gubernur Jawa Barat. At the time in the field Kwartir Scouts Branch Secretariat Building Cianjur, and various art events displayed, it was a good surprise for us from members of the Community Friends of Silat and ESI, we were given more free time than to pin a pin Friends of Silat and the Silat Care Movement on Affairs, Governor of West Java, the Regent and Vice Regent also had left a message that has begun Silat Care Movement from this place on the Affairs and the Governor of West Java. Ini bukanlah omong belaka, karena sepenuhnya gerakan ini ternyata diamini oleh Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM yang telah memberitahukan bahwa daerah Cianjur menjadi salah satu daerah yang akan memasukkan pencak silat atau maenpo dalam kurikulum muatan lokal dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. This is not mere talk, because this movement was fully shared by Vice Regent DR.H.Dadang Sufianto, Drs., MM had told him that the Cianjur be one area that will include martial arts or maenpo in the local curriculum from primary school to high school. Dan acara ini merupakan suatu penegasan bahwa daerah Cianjur sungguh-sungguh dalam melestarikan maenpo bukan sekedar slogan belaka . And this event is an affirmation that the Cianjur truly not merely in conserving maenpo mere slogan. Dalam acara tersebut juga tampil Wakil Bupati memperlihatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang penca yang disambut gegap gempita hadirin yang hadir. The event also featured the Vice Regent of his skill in playing the drums show on Disabled fanfare that greeted the audience in attendance.

Cikalong Ketika selesainya acara ini, menjadi bahan renungan bagi kita bahwa sangat diperlukan kecerdasan dalam usaha pelestarian pencak silat. When the completion of this event, to be food for thought for us that intelligence is indispensable in the preservation effort of martial arts. Mengkolaborasikan kegiatan kepanduan (Pramuka) di tanah air dengan pencak silat adalah ide sederhana cemerlang yang merupakan suatu simbiosis mutualisma. Collaborate on activities of scouting (Boy Scouts) in the country with martial arts is a simple brilliant idea that is a symbiosis mutualisma. Karena keduanya selain sebagai wahana pendidikan bagi anak bangsa juga untuk memperdalam rasa kecintaan pada tanah air yang sudah barang tentu ada pada kedua kegiatan ini. Because the two other than as a vehicle of education for children of the nation is also to deepen the sense of love of country which of course is on both of these activities. Tak pelak lagi memasukkan ide sederhana yang ada di depan kita dapat menjadikan begitu besarnya jumlah pesilat di tanah air yang kini dilanda krisis minat. Inevitably enter the simple idea that is in front of us can make such a large number of fighters in the homeland that is now an interest in crisis. Jika kabupaten Cianjur memiliki sekitar 143,853 personil yang tersebar pada 32 kwartir ranting dan 2894 gugus depan. If the district has about 143.853 personnel Cianjur scattered at 32 branches and 2894 Kwartir front group. Bisa kita bayangkan jika semua potensi kabupaten / kota di Indonesia kompak melakukannya dan minimal 25% keberhasilan, bukan hal yang mustahil jika dalam beberapa tahun kedepan baik jumlah, kompetisi, kejuaraan bahkan festival pencak silat sekalipun pasti akan ramai. Can we imagine if all the potential districts / cities in Indonesia compact and do it at least 25% of success, if not impossible in the next few years a good number, competitions, championships even though martial arts festival would be crowded. Dan dengan banyaknya pesilat tentunya akan semakin banyak berbagai kejuaraan, rotasi kejuaraan yang banyak tentunya akan menambah jam terbang jga keahlian pesilat menjadi atlit….bukan hal mustahil kejayan pencak silat yang terhempas akan dapat kita rebut kembali. And with so many fighters would have the more variety of championships, the rotation of the championship which will certainly add a lot of hours flying fighter jga expertise to athletes .... not impossible that slammed kejayan martial arts we will be able to reclaim.

Nah, bisakah Pencak Silat bergandeng tangan dengan Pramuka untuk kemajuan keduanya? Well, can Pencak Silat join hands with the Boy Scouts to advance both?
Kenapa Tidak …. Why not ....

Jakarta, 21 Maret 2010 Jakarta, March 21, 2010

Iwan Setiawan Iwan Setiawan
Anggota Komunitas Sahabat Silat dan ESI Community members of the Friends of Silat and ESI




Tags: , , , Tags: , , ,


Artikel Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Scout article, Why Not? yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: that 'might' be linked at other sites:

    Featured Articles - Silat Indonesia » Pusat Informasi Pencak ... Featured Articles - Silat Indonesia »Pencak Information Center ...

    Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Mar 22nd, 2010 | By iwan | Category: Artikel Silat, Cover Story, Featured Articles, Liputan Khusus March 22nd, 2010 | By iwan | Category: Articles Silat, Cover Story, Featured Articles, Special Reports
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/featured-articles/page/2/

    GERAK SAKA Bergerak Sesukanya dengan Rasa - Silat Indonesia MOTION SAKA Moving at will with Pain - Silat Indonesia

    GERAK SAKA Bergerak Sesukanya dengan Rasa; Pencak Silat dan Pramuka, Kenapa Tidak? MOTION SAKA Moving at will with flavor; Pencak Silat and Boy Scouts, Why Not? Pencak Silat Sebagai Jembatan Penghubung Antara Generasi Tua dan Generasi Muda Pencak Silat As Liaison Bridges Between Old and the Young Generation
    Sumber: http://silatindonesia.com/2009/12/gerak-saka-bergerak-sesukanya-dengan-rasa/ Sources: http://silatindonesia.com/2009/12/gerak-saka-bergerak-sesukanya-dengan-rasa/

    Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah ... State-Defense Education Solution Strategies Love Generation Land gives birth ...

    ... ... yang mirip dengan outbond, physical education, dan pramuka. similar to the outbound, physical education, and scouts. Hanya ... Just ... Kenapa tidak kita kembangkan sj Pencak silat ini.....warisan budaya yg luar biasa. Why do not we develop it ..... sj Pencak silat incredible cultural heritage.

    Dunia Persilatan "Bhakti Persada" Martial world "Bhakti Persada"

    Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung ... Why not use the "key moment" for Kung ... juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga ... also recognizes the university of martial arts and power ... - Pembina Pramuka SDN Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s/d ... - SDN Scoutmaster Purwojati 2 Ngoro (Th.2004 s / d ...
    Sumber: http://bhaktipersada97.blogspot.com/ Sources: http://bhaktipersada97.blogspot.com/

    Arsip Artikel "Pikiran Rakyat" Archived Articles "Mind"

    Menurut hemat penulis, mulok Pramuka dan Pencak Silat dapat diarahkan menjadi bidang ... According to the opinion of the writer, and Pencak Silat Mulok Scouts can be directed into the field ... LIBURAN KE MUSEUM, KENAPA TIDAK?, Pikiran Rakyat, ... HOLIDAY TO THE MUSEUM, WHY NOT?, Mind, ... MENGEMBANGKAN BUDAYA RISET ... DEVELOPING A RESEARCH CULTURE ...
    Sumber: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/ Sources: http://kebunbacaanajka.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-04-29 09:00] - Powered by BING [2012-04-29 09:00]

One comment One comment
Leave a comment » Leave a comment »

  1. berita terkait: Related news:
    http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/ http://silatindonesia.com/2010/03/pemerintah-dan-sahabat-silat-catatan-perjalanan/

Leave Comment Leave Comment

You must be logged in to post a comment. You must be logged in to post a comment.