Kejuaraan Pencak Silat Dunia Terancam Batal. Pencak Silat World Championship Threatened Cancel.
[ in English ] [ in English ]Apr 1st, 2010 | By repo | Category: Artikel Silat Visited 782 times, 2 today [ in English ] April 1st, 2010 | By repo | Category: Articles Silat Visited 782 times, 2 today [ in English ]
Kejuaraan dunia pencak silat kelas dunia bertajuk East Borneo Pencak Silat World Championship (EBPSWC) yang rencananya diselenggarakan di Kaltim terancam batal karena panitia tidak boleh menggunakan dana APBD dan harus menggunakan murni dana dari sponsor. Martial arts world championship show, world-class East Borneo Pencak Silat World Championship (EBPSWC) which is planned to be held in East Kalimantan are threatened canceled because organizers can not use budget funds and funds should be used purely from sponsors. Demikian disampaikan Sekretaris Provinsi Kaltim H Irianto Lambrie saat memimpin rapat panitia persiapan kejuaraan Pencak Silat East Borneo World Championship di Ruang Rapat Tepian Kantor Gubernur Kaltim, Senin (22/3). This was conveyed by the Secretary of the Province of East Kalimantan H Irianto Lambrie while leading the championship of the preparatory committee meeting of East Borneo Pencak Silat World Championship in Meeting Room Edge East Kalimantan Governor's Office, Monday (22/3).
“Kejuaraan pencak silat ini hendaknya dapat dicarikan dana dari sponsorship, jadi jangan hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah atau APBD Kaltim,” katanya. "This championship martial arts should be able to look for funds from the sponsorship, so do not just rely on the government budget or the budget of East Kalimantan," he said.
Saat ini lanjutnya, pemerintah sedang konsentrasi pembangunan terutama pembangunan yang bersifat pemberdayaan masyarakat, dengan kondisi tersebut pemerintah harus melakukan penggunaan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Currently he continued, the government is the concentration of development, especially development that is community empowerment, with the condition that the government should make use of the budget in accordance with the requirements that lead to increased social welfare.
Pemprov Kaltim pada dasarnya mendukung semua kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk promosi maupun prestasi bagi daerah, namun bukan berarti harus melakukan kegiatan yang mengarah pada penggunaan anggaran daerah yang besar tapi memberikan nilai positif yang kecil bagi masyarakat. East Kalimantan provincial government basically support all activities aimed at the promotion and achievement for the region, but not necessarily have to engage in activities that lead to a greater use of local budgets but provide a small positive value for society.
Kejuaraan ini rencananya akan diikuti sekitar 48 negara dengan 500 peserta. This event is planned to be participated by 48 countries with 500 participants. Sementara itu Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Kejuaraan Pencak Silat World Championship H Masri Hadi, yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mengatakan dana yang diperlukan untuk kejuaraan ini sebesar Rp4,6 miliar, karena Kaltim selaku tuan rumah yang berkewajiban mempersiapkan kegiatan penyelenggaran kejuaraan tersebut. Meanwhile, Vice Chairman of the Organizing Committee Pencak Silat Championship World Championship H Hadi Masri, who is also Head of Department of Youth and Sports (Dispora) Kaltim said the funds required for this championship Rp4, 6 billion, because of Kalimantan as the host is obliged to prepare for the delivery of championship events them.
“Dana untuk kejuaraan tersebut memang diharapkan mendapatkan dukungan dari sponsorship, sehingga tidak terlalu membebani penggunaan anggaran daerah. "The funding for the championship is expected to gain the support of sponsorship, so as not to burden the use of local budgets. Walaupun ada dukungan dari Pemprov Kaltim, namun hanya sekitar Rp500 juta atau Rp1 miliar saja,” katanya Although there is support from East Kalimantan province, but only about 500 million or Rp1 billion, "he said
sumber: vivaborneo.com source: vivaborneo.com






