Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Ages art Silat Diponegoro.

[ in English ] [ in Bahasa ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 397 times, 1 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 397 times, 1 today [ in Bahasa ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in the sense of scholarly Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Niti Yudha who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Krida Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling 'means' No hurt Birth Mind and Will not Hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through words) from the ancestral Sinalika until the MPU R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. Science is created from the experience of dealing with the hue of life where ancient forests are still very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With the forest cover is also a lot of wild animals that roam and still hard to deal with and fight because guns are still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve offspring from danger fierce jungle, war, sickness and to face the life that once only in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing scientific "Pattern unwilling" to children and grandchildren be able to explicitly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Science Sinalika was then handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) who was buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas Niti berputrakan Hadiwijoyo the MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is as Sole Heir, Great Teacher, and founder of PPS Krida YUDHA SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since the year 1974 was officially established MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Art Times article Silat Prince Diponegoro who 'might' be linked at other sites:

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia Age art Silat Diponegoro - Silat Indonesia

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia ... Age art Silat Diponegoro - Silat Indonesia ... Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni ... Historically most likely written in the sense of scholarly Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Art ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/ Sources: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/

    ilmu pencak silat PSHT Pencak silat science PSHT

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; Artikel-artikel lainya . Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles.
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Silat Bungo - salah satu aliran silat Minang yang menekankan gerak pada aplikasi seni pencak silat, ... Silat Bunge - one stream of martial arts that emphasizes Minang motion on the application of art martial arts, ... Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Age art Silat Diponegoro;
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of Struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman perang ... this since the days of colonialism until the time of war ... penaset spiritual Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap oleh ... penaset spiritual Diponegoro successfully captured by the ... silat seni dan ibingan, guna ... martial arts and ibingan, to ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang ... Pencak Silat is a martial art ... ditemukan di Riau pada jaman kerajaan Sriwijaya di ... found in Riau on Srivijaya kingdom era in ... spiritual Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap oleh ... Diponegoro spiritual successfully captured by the ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-01 05:32] - Powered by BING [2012-02-01 05:32]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 398 times, 1 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 398 times, 1 today [ in English ]

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia ... Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia ... Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni ... Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Art ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/ Sources: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; Artikel-artikel lainya . Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles.
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Silat Bungo - salah satu aliran silat Minang yang menekankan gerak pada aplikasi seni pencak silat, ... Bunge arts - one that emphasizes the flow of Minang martial art application of motion in martial arts, ... Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Age art Silat Diponegoro;
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman perang ... this since the days of colonialism until the time of war ... penaset spiritual Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap oleh ... Diponegoro spiritual penaset captured by ... silat seni dan ibingan, guna ... martial arts and ibingan, to ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang ... Pencak Silat is a martial art ... ditemukan di Riau pada jaman kerajaan Sriwijaya di ... found in Riau in the era of Srivijaya kingdom in ... spiritual Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap oleh ... spiritual Diponegoro was captured by ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-01 05:32] - Powered by BING [2012-02-01 05:32]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 410 times, 2 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 410 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia ... Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia ... Social Buttons by Linksku. Social Buttons by Linksku. Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha ... Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/ Sources: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/

    Silat Indonesia » Aliran Silat Silat Indonesia »Silat Flow

    Permaenan silat Ki ... Permaenan silat Ki ... Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.
    Sumber: http://silatindonesia.com/category/aliran/page/2/ Sources: http://silatindonesia.com/category/aliran/page/2/

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-06 08:14] - Powered by BING [2012-02-06 08:14]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 425 times, 5 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 425 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc


- Powered by BING [2012-02-10 02:53] - Powered by BING [2012-02-10 02:53]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 439 times, 4 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 439 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia. Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia. ilmu pencak silat PSHT. PSHT science of martial arts. Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 ... Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-14 04:09] - Powered by BING [2012-02-14 04:09]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 456 times, 3 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 456 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-19 02:50] - Powered by BING [2012-02-19 02:50]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 472 times, 2 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 472 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-23 08:36] - Powered by BING [2012-02-23 08:36]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 496 times, 6 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 496 times, 6 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-02-27 01:10] - Powered by BING [2012-02-27 01:10]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 508 times, 5 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 508 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-02 04:02] - Powered by BING [2012-03-02 04:02]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 518 times, 2 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 518 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-03-06 08:47] - Powered by BING [2012-03-06 08:47]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 535 times, 3 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 535 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Pencak Silat | Sejarah Pencak Silat | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/tag/pencak-silat Sources: http://sejarah.info/tag/pencak-silat

    Perguruan | Sejarah Education | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/tag/perguruan Sources: http://sejarah.info/tag/perguruan


- Powered by BING [2012-03-14 10:37] - Powered by BING [2012-03-14 10:37]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 555 times, 3 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 555 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Pencak Silat | Sejarah Pencak Silat | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/tag/pencak-silat Sources: http://sejarah.info/tag/pencak-silat

    Perguruan | Sejarah Education | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/tag/perguruan Sources: http://sejarah.info/tag/perguruan


- Powered by BING [2012-03-18 10:47] - Powered by BING [2012-03-18 10:47]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 579 times, 3 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 579 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Pencak Silat | Sejarah Pencak Silat | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/tag/pencak-silat Sources: http://sejarah.info/tag/pencak-silat

    Perguruan | Sejarah Education | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/tag/perguruan Sources: http://sejarah.info/tag/perguruan


- Powered by BING [2012-03-22 00:36] - Powered by BING [2012-03-22 00:36]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 594 times, 6 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 594 times, 6 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc


- Powered by BING [2012-03-26 08:08] - Powered by BING [2012-03-26 08:08]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 612 times, 1 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 612 times, 1 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc


- Powered by BING [2012-03-30 06:28] - Powered by BING [2012-03-30 06:28]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 638 times, 5 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 638 times, 5 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc


- Powered by BING [2012-04-03 01:06] - Powered by BING [2012-04-03 01:06]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 649 times, 3 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 649 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    Wanita perlu belajar beladiri ? Women need to learn martial arts? - Silat Indonesia - Silat Indonesia

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/ Sources: http://silatindonesia.com/2008/12/wanita-perlu-belajar-beladiri/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Sejarah Pencak Silat | Sejarah Pencak Silat History | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/2012/01/sejarah-pencak-silat.html Sources: http://sejarah.info/2012/01/sejarah-pencak-silat.html


- Powered by BING [2012-04-07 04:38] - Powered by BING [2012-04-07 04:38]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 674 times, 2 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 674 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Sejarah Pencak Silat | Sejarah Pencak Silat History | History

    Seni. Arts. Musik; Tradisional; Suku. Music: Traditional; Tribe. Batak; Betawi ... Batak; Betawi ... sejarah belum ada istilah pencak silat, namun pada jaman ... no history of martial arts term, but at the time ... Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Ditiro, Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior.
    Sumber: http://sejarah.info/2012/01/sejarah-pencak-silat.html Sources: http://sejarah.info/2012/01/sejarah-pencak-silat.html

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-04-19 01:20] - Powered by BING [2012-04-19 01:20]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 696 times, 2 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 696 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc


- Powered by BING [2012-04-28 00:31] - Powered by BING [2012-04-28 00:31]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 708 times, 4 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 708 times, 4 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc


- Powered by BING [2012-05-02 00:27] - Powered by BING [2012-05-02 00:27]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 722 times, 2 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 722 times, 2 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...

    SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT HISTORY OF PENCAK SILAT

    Pada jaman penjajahan pencak silat dipelajari oleh ... In the colonial era of martial arts studied by ... Imam Bonjol, Fatahillah, Pangeran Diponegoro, adalah pendekar silat. Imam Bonjol, Fatahillah, Diponegoro, is a martial arts warrior. ... ... Palestine Association of Seni Silat ... Palestine Silat Association of Art ...
    Sumber: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc Sources: http://eprints.uny.ac.id/2422/1/Sej_Perkemb_PS_Menuju_Asean_Beach_Games.doc

    Asyiknya belajar bela diri Fun learning martial arts

    Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun ... Pencak Silat is a martial art that is rooted in the family ... Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman ... Silat was first discovered in Riau at the time ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ...
    Sumber: http://abhex-pho2.blogspot.com/ Sources: http://abhex-pho2.blogspot.com/


- Powered by BING [2012-05-06 09:03] - Powered by BING [2012-05-06 09:03]

Comments are closed. Comments are closed.

Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia
Silat Indonesia - Auto Translate by Google Translate - Original URL

Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro. Diponegoro Age art Silat.

[ in English ] [ in English ]

Jul 24th, 2010 | By | Category: Aliran Silat , Artikel Silat Visited 742 times, 3 today [ in English ] July 24th, 2010 | By | Category: Flow Silat , Silat article Visited 742 times, 3 today [ in English ]
Social Buttons by Linksku Social Buttons by Linksku

Age art Silat Diponegoro Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni perang, Sinalika = Naluri) dapat ditelusuri dari jaman Pangeran Wiryowilogo Niti Yudha yang hidup pada jaman Pangeran Diponegoro. Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = art of war, Sinalika = instinct) can be traced from the time of Prince Wiryowilogo Yudha Niti who lived at the time Diponegoro.

Keilmuan Krida Yudha Sinalika dahulunya merupakan “Ilmu Polah Emoh” artinya “Tidak Mau Disakiti Lahir Batin dan Tidak Mau Menyakiti. Scientific Activities of Yudha Sinalika was once a "Science doings unwilling" means "Do Not Want Your Inner Birth hurt and not want to hurt. Ilmu Polah Emoh yang diturunkan secara lisan (melalui sabda) dari leluhur Sinalika sampai kepada Mpu R. Science doings unwilling derived orally (through the Word) from the ancestral to the MPU Sinalika R. Samiadji Niti Yudha Negara. Niti Samiadji Yudha State.
Ilmu ini tercipta dari pengalaman menghadapi rona hidup di mana pada jaman dahulu hutan masih sangat lebat. This knowledge is created from the experience of dealing with the hue of life in which the ancient forest is very dense. Dengan lebatnya hutan berarti juga banyak binatang buas yang berkeliaran dan masih sulit dihadapi dan dilawan karena senjata juga masih sangat tradisional. With forest cover means also many wild animals that roam and still hard to deal with and fought for the weapon is still very traditional.

Maka diciptakanlah seni bela diri untuk dapat mempertahankan diri dan melestarikan anak cucu dari mara bahaya ganasnya hutan rimba, peperangan, sakit penyakit dan untuk menghadapi hidup ini yang hanya sekali saja sesuai dengan fitrahnya. Thus were created the martial art to be able to defend itself and preserve the descendants of the fierce jungle danger, war, sickness and to deal with this life only once in accordance with nature.

Beratnya medan hidup yang harus dihadapi pada jaman itu membuat leluhur Krida Yudha Sinalika merancang keilmuan “Pola Emoh” agar anak cucu mampu dan secara tegas menghadapinya. The rough terrain of life that must be faced in that era ancestors with Krida Yudha Sinalika designing science "Pattern unwilling" to our children and grandchildren are able and strictly deal with it.

Ilmu Sinalika saat itu masih diwariskan turun temurun khusus untuk keluarga keraton secara lisan dan dapat ditelusuri dimulai dari Pangeran Wiryowilogo (Niti Yudha) yang di makamkan di Pagerluhur, beliau adalah Adipati Ngayoeda Mataram, beliau mempunyai putra Pangeran Wiryohatmaja yang berputrakan Raden Mas Niti Widjoyo yang berputrakan Raden Mas Niti Hadiwijoyo yang berputrakan Mpu Raden Samiadji Niti Yudha Negara, saat ini adalah sebagai Pewaris Tunggal, Guru Besar, dan pendiri PPS KRIDA YUDHA SINALIKA. Sinalika science when it was handed down specifically to the family court orally and can be traced starting from the Prince Wiryowilogo (Niti Yudha) are buried in Pagerluhur, he was the Duke of Ngayoeda Mataram, he has a son who berputrakan Wiryohatmaja Prince Raden Mas Niti Widjoyo the berputrakan Raden Mas of Niti Hadiwijoyo berputrakan MPU Raden Samiadji Niti Yudha State, now is the sole heir, the Great Teacher, and founder of PPS Krida Yudha SINALIKA.

Semenjak tahun 1974 secara resmi Mpu R Samiadji mendirikan perguruan pencak silat SINALIKA yang dibuka untuk umum di Pacrabaan Lamuk Putih Dusun Pagerluhur, Desa Pagerejo, Kec. Since 1974, formally established the MPU R Samiadji SINALIKA martial arts college that opened to the public at the White Lamuk Pacrabaan Pagerluhur Hamlet, Village Pagerejo, district. Kertek, Kab. Kertek, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah (lereng Gunung Sindoro). Wonosobo, Central Java (the slopes of Mount Sindoro).

Dan pada tahun 1986 Mpu R Samiadji membuka dan mengembangkan lagi di Jakarta dengan Nama Krida Yudha Sinalika. And in 1986 MPU R Samiadji open and develop again in Jakarta with the name Krida Yudha Sinalika. ( Sumber kutipan PPS Krida Yudha Sinalika ) (Source of quote Krida Yudha Sinalika PPS)

sumber: kasakusuk.com source: kasakusuk.com




Tags: , Tags: ,


Artikel Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro yang 'mungkin' berkaitan di situs lain: Age art Silat article Diponegoro that 'might' be linked at other sites:

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro - Silat Indonesia ... Diponegoro Age art Silat - Silat Indonesia ... Secara historis dalam arti tertulis kemungkinan besar keilmuan Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Seni ... Historically most likely written in terms of scientific Krida Yudha Sinalika (Krida Yudha = Art ...
    Sumber: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/ Sources: http://silatindonesia.com/2010/07/seni-silat-jaman-pangeran-diponegoro/

    ilmu pencak silat PSHT science of martial arts PSHT

    aspek seni pencak silat ; saatnya kembali ke jati diri bangsa ; Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera art aspect of martial arts; time to return to the national identity; Arts Silat Diponegoro Ages: Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans
    Sumber: http://www.ilmusilat.co.cc/ Sources: http://www.ilmusilat.co.cc/

    daftar perguruan silat arts colleges list

    Seni Silat Jaman Pangeran Diponegoro ; Wanita perlu belajar beladiri; Figure 5 Benua, 4 Samudera ; Kendala Penyebaran Pencak Silat; artikel lainya Daftar perguruan silat Age art Silat Diponegoro; Women need to learn self-defense; Figure 5 Continents, 4 Oceans; Obstacle Deployment Pencak Silat; other articles arts colleges list
    Sumber: http://ilmusilat.co.cc/Daftar%20perguruan%20silat.html Sources: http://ilmusilat.co.cc/Daftar% 20perguruan% 20silat.html

    .:: NAGA PASA ::. . :: DRAGON :: Pasa. - Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat ... - History of Silat and Role as a Tool ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni ... this reason, the martial arts began to be developed ...

    HUT RI 63 – Sejarah Silat dan Peranannya Sebagai Alat Perjuangan ... HUT RI 63 - History of Silat and Role as a Tool of struggle ...

    ... ... ini dari sejak jaman kolonialisme sampai jaman ... this since the days of colonialism until the time of ... merupakan guru sekaligus penaset spiritual Pangeran Diponegoro ... a teacher and spiritual penaset Diponegoro ... ini pulalah, maka mulailah di kembangkan silat seni dan ... this reason, they begin to develop arts in art and ...


- Powered by BING [2012-05-14 00:01] - Powered by BING [2012-05-14 00:01]

Comments are closed. Comments are closed.